DREAM [Oneshoot]

COVER 12

Author : Kwon Yong Rim

Cast : Sandara Park

         Kwon Jiyong

Other cast

  • Park Chanyeol (Pangeran Flame)
  • Byun Bekhyun (Raja Sun)
  • Oh Sehun (Raja Oh)
  • Jenny Aini Farikhah (Putri Wind –Oh Jenny-)
  • Kurnia Santi Dewi (Putri Shine –Byun Nana-)

Genre : Fantasy

Kwon family baru saja pindah dari seoul ke sebuah desa kecil di dekat hutan, putra tunggal keluarga ini –Kwon Jiyong- yang awalnya menolak untuk pindah akhirnya luluh dan menerim kediaman mereka yang baru.

“Mom, Dad aku mau jalan-jalan” Teriak Jiyong menggema di seluruh rumah yang tergolong sederhana namun mewah.

“Ne, hati-hati, jangan lupa jam 6 sore nanti kita ada pertemuan penting” balas teriak sang eomma dari arah dapur. Jiyong melirik arlojinya, sekarang pukul 01.00, jadi artinya dia punya waktu 5 jam untuk berjalan-jalan.

****

Jiyong sampai disebuah hutan kecil yang berjarak 200 meter dari rumahnya. Seolah hutan itu telah memanggilnya, jiyong masuk ke dalam hutan melalui dua buah pohon besar bak gerbang yang megah. Dia berputar di tempatnya sekarang berdiri, semuanya sungguh indah semilir angin musim semi menerpa tubuhnya, suara gesekan daun yang berguguran menyambut gendang telinganya. Jiyong duduk di sebuah pohon besar sambil mendengarkan MP3, lama-kelaman semua kenyamannan di hutan itu menyuruhnya untuk jatuh di alam mimpinya.

XXXX

Dragon membuka matanya saat merasa tubuhnya digoyang-goyangkan oleh seseorang, perlahan Dragon tersadar dari tidurnya dan melihat sosok bidadari berada di depannya dengan tertawa kecil.

“Ugh butterfly” Erangnya kesal.

“Dragon ayo bangun” butterfly kembali menggoyangkan tubuh Dragon.

“Huh” Dragon kembali mengerang lalu menarik tubuh butterfly kepelukannya.

“dragon lepaskan, bagaimana jika ada rakyat kita yang melihatnya ?” Butterfly menggeliat mecoba melepaskan diri dari pelukan sang suami.

“Ah baiklah” Dragon melepaskan pelukannya pada butterfly. Mereka berdua duduk berhadapan saling melempar senyum satu sama-lain. Membiarkan kesunyian mendera mereka berdua.

“ayo pulang, kita sudah terlalu lama berada di sini” ajak Butterfly yang kemudian berdiri.

“Arraseo Ratu Butterfly” Dragon ikut bangkit dan langsung memeluk butterfly dari belakang. “Butterfly ku!” panggil Dragon dalam posisi masih memeluk butterfly.

“Waeyo ?” Butterfly menoleh ke kanan dan bertatapan dengan Dragon dekat, sangat dekat hingga butterfly merasakn hembusan nafas Dragon menerpa wajahnya. Butterfly menutup matanya dan Dragon medaratkan bibirnya ke bibir butterfly dan melumtnya pelan.

“Eomma, appa ini bukan saatnya berciuman” Teriak seorang namja, membuat dragon dan butterfly melepaskan ciuman mereka. Dragon juga melepaskan peluknnya dari tubuh Butterfly.

“ah Chanyeol waeyo ?” Tanya butterfly kepada sang putra tunggalnya itu.

“Hya Flame tak bisakah ku tidak mengganggu eomma dan appa mu ini ha ???” gerutu Dragon yang sukses mendapatkan sebuah sikutan dari Butterfly.

“Appa ada masalah besar sekarang, Raja Byun Baekhyun dari kerajaan SUN sedang membuat keributan di kerajaan kita”

***

“Oppa bagaimana ini” Tanya putri Wind –Oh Jenny- (tunangan Flame –Kwon Chanyeol-) bertannya dengan nada khawatir.

“Tenang Jenny-ah, semua akan baik-baik saja” Chanyeol langsung memeluk Jenny mencoba menenangkan sang kekasih.

“Raja Kwon bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan ? jika kita biarkan akan banyak sekali rakyat kita yang mati sia-sia” Tanya Raja Oh, calom besan dari Raja Kwon -Dragon-

“……..” Dragon mencoba berfikir untuk mecari sebuh ide.

“Paduka, Raja Byun Baekhyun sudah berada di depan istana” ucap salah seorang pengawal membuat semua orang tercengang.

“Raja….” Panggil butterfly.

“Kita temui dia !!!” putus Dragon cepat.

*****

“Raja Dragon, senang bertemu dangan anda” Raja Sun –byun baekhyun- turun dari tandunya.

“Apa maumu Sun ???” Tanya Dragon to the point.

“Woho sabar-sabar” #CLEK sebuah jarum kecil menancap di leher raja oh membutnya langsung tumbang.

“APPA…..” teriak Wind yang langsung menopang tubuh sang ayah agar tidak langsung jatuh ke tanah.

“Aku mau Flame” ucap Sun tiba-tiba membuat semua orang menatap kearah chanyeol. “Aku mau dia jadi mantuku” lanjutnya membuat tangan chanyeol mengepal hingga buku-buku ototnya memutih.

“Apa maksudmu ? Flame sudah aku jodohkan dengan Wind dan Raja Oh adalah calon besanku” Bela Dragon.

“Hahahaha Raja oh ? sebentarlagi dia akan M..A..T..I, jarum yang menancap dilehernya mengandung racun dan racunnya itu tetap akan meneyebar walaupun jarumnya itu sudah di lepaskan” Raja Sun tertawa keras. “ Batalkan perjodohnnya dan aku akan memberikan penwarnya” lanjut Sun.

“……” hening sesaat terjadi.

“Kau licik Raja Baek, kau…” Drgon mencoba mengintimidasi Raja Sun tapi perkataannya dipotong oleh Wind.

“Aku akan membatalkannya”

“Jenny apa yang kau katakana ???” Tanya Flame mentap jenny.

“Wind apa masudmu sayang ???” Butterfly ikut menatap jenny.

“Flame aku tau api tidak dapat menyla tanpa udara , tapi udara yang berlebihan justru dapat mematikan api, aku mohon mengertilah, aku tak bisa kehilangan appaku”

XXXX

Pernikahan dilakukan hari itu juga, Flame tengah dirias, dia memakai baji berwarna merah dan kuning emas, make up tebalnya menutupi matanya yang sembab karena menangis, semu perkataan jenny msih terngiang di kepalanya.

-FLASHBACK-

“Flame aku tau api tidak dapat menyla tanpa udara , tpi udara byang berlebihan justru dapat mematikan api, aku mohon mengertilah, aku tak bisa kehilangan appaku” Wind meneteskan air matanya. “Flame, aku adalah seorang putri kerajaan, aku harus mengambil keputusan, dan keputusanku adalah melepaskanmu, karena aku memilih appa ku dan juga rakyatku, maaf” Air mata semakin deras mengalir di pipi Wind.

“Baiklah aku akan menikahi Byun Nana jadi berikan penawarnya” ucap Flame tegas.

Byun Nana bergelar putri Shine semua orang mengenalnya sebagai seorang putrid yang baikhati, dia sangat berbeda dengan sang appa, jika Sun senang sekali berperang maka Shine senang sekali menegakkan perdamaian. Putri Shine juga terkenal sangat pandai, dia bersekolah di beberapa negri sebrang seperti china dan jepang.

-FLASHBACK END-

Semua orang tersenyum bahagia di pernikahan ini, tak terkecuali Butterfly dan Dragon, walau pernikahan ini tergolong pemaksaan mereka tetap bahagia karena Flame mendapatkn istri yang cantik serta baik seperti Shine. Semua orang bahagia membuat senyum licik Byun baekhyun tidak terlihat sama sekali.

“Dragon, aku harus ke istana sebentar” Ucap butterfly, ya pernikahan ini dilakukan di kerajaan Sun.

“Baiklah, biar aku temani”

“Ah tidak-tidak, kau disini saja, disini bayak orang penting, temui saja mereka, aku hanya pergi sebentar dan aku akan segera kembali.”

“Tapi…..”

“Aku bisa, percayalah padaku”

Dragon menghela nafas sebelum mengangguk pelan membuat butterfly tersenyum.

“Aku akan perintahkan pengawal untuk menjaga mu”

“Araseo” Dragon mancium kening butterfly sebelum butterfly pergi ke istana.

****

#Pyar tanpa sengaja gelas yang dibawa Dragon terjatuh, membuat semuz orang terhenyak sesaat. “Butterfly” Gumamnya khawatir.

Dragon lalu berlari pergi dari pesta itu, sendirian, mengendarai kuda yang entah milik siapa.

——

Di perbatasan. Dragon merasa sekujur tubuhnya telah mati rasa karena melihat pemandangan di hadapannya. Negrinya telah luluh lantah, tak ada satupun bangunan yang masih berdiri kokok kecuali istana, bekas kebakaran dimana-mana, mayat rakyatnya bersepah-sepah. Lututnya serasa makin lemah kala melihat tandu berwarn merah dan kuning emas telah tergelempang dengan semua pengawal dan dayang telah mati terpanah.

Dragon berlari sekut tenaganya –kalau itu masih ada- mencari sosok bidadarinya. Dragon tergulai lemas dihadapn Butterfly, dia berlutut lalu menaruh kepala Butterfly di pangkuannya.

“Ratuku… butterflyku bangunlah aku mohon” teriak Dragon dengan air mata yang terus mengalir.

“R…Rajaku” Butterfly masih hidup. Dragon langsung memeluk tubuh butterfly yang telah terkena anak panah di dadanya.

“Dragon harus tetap kuat tanpa butterfly” Ucap butterfly yang terdengar seperti sebuh bisikan.

“butterfly bertahanlah”

“Tetaplah hidup sebagi seorang Dragon, maafkan aku tak bisa menemanimu lebih lama lagi”

“Butterfly tidak, Tidak, aku tak bisa hidup tanpamu”

“Aku mencintaimu Dragon” Perlahan namun pasti mata butterfly menutup sempurna menutup untuk slama-lamanya.

“BUTTERFLY TIDAKK….Sandara Park bangunlah, bangun sayangku, Kwon Jiyong tak bisa hidup tanpamu” Dragon berteriak frustrasi sambil menggoyangkan tubuh butterfly yang tidak bernyawa lagi.

XXX

Suara MP3 Jiyong yang merdu berubah menjadi suara drum yang sangat berisik membuat dia tersadar dari alam mimpinya. Handphone-nya terus berdering menanadakan adanya telfon yang masuk, jiyong segera mengangkatnya ketika ia mengetahui yang mebghubungi adalah ibunya.

“Jiyong kau kemana, cepat pulang sebentar lagi tamu kita akan datang” teriak sang eomma dari ujung sambungn telfon.

“yes Mom” Jiyong lalu menutup telfonnya, dia melihat sekeliling dia masih di hutan matahari sudah lelah bersinar sehingga ia bersembunyi di ufuk barat. Jiyong bangkit dari posisinya dan bergegas untuk pulng.

*****

“Jiyong cepat turun” Teriak eomma-nya dari arah ruang tamu. Jiyong menghela nafas,mimpinya tadi sore masih membekas di pikirannya, dengan langkah gontai Jiyong menuju dimana eomma dan tamunya berada.

“Nah inilah Jiyong, putra kami satu-satunya” Eomma jiyong memeperkenalkan putranya. Membut Jiyong membungkuk memberi salam.

“Wah Mrs Kwon, putra anda sangat tampan, ada pasti bangga memilikinya” Puji salah seorang tamu.

“ah Mrs Park anda bisa saja, putri anda juga sangat cantik” Jiyong eomma tertawa membuat Jiyong ikut tersenyum.

Jiyong mendengar suara pintu terbuka dengan cepat ia mengalihkan pandangannya kearah pintu, dan benar saja perlahan pintu membuat elah yang lama-kelamaan semakin besar dan akhirnya menampakkan seorang gadis cantik yang memakai dress selutut dengan rambut yang di gerai bebas.

“Maaf saya terlambat” Ucap yeoja itu sambil membungkuk, dia mengedarkan pandangannya hingga matanya bertemu dengan manik mata milik Jiyong.

Mata mereka saling melebar saat mengingat sesuatu.

“Butterfly”

“Dragon”

~END~

next >>

 Selalu Tinggalkan jejak y chingudeul, Hengsho. ~Z~

Advertisements

17 thoughts on “DREAM [Oneshoot]

  1. Mimpii bisaa jadii kenyataan, kalauu emang jodohh pastii disatuinn hehehehehe. Butuhhh sequell nihh thorrr nextt yaaa 😉

  2. Dream come trueeee :’) mungkin karena ini oneshoot jadi alurnya kecepetan ya thor, itu chanyeol sama jenny gimana nasibnya…. tapi gemesnya dapet banget daaaaaaaa. Fighting! Ditunggu ff kecehhhlainnya 🙂

  3. woahhhhhhhhhh………….. mimpi yg jadi nyata….seperti harapan ku buat Daragon….. tpi semoga aja diakhir ceritanya butterfly nggak meninggal.
    butuh sequel nih unn……masa udahan nyampe disini aja ceritanya……..jebal sequel……..HWAITNG… 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s