SEOULITE [Chap. 1]

WORLD TOUR

Author : DeeXXI

Genre : romance

Cast : Kwon Jiyong and Sandara Park

Inpiration from lee hi’s album seoulite

Descript : menceritakan tentang kisah dua orang yang berasal dari seoul yang kembali bertemu di london. Juga menceritakan tentang kisah cinta seorang gadis yang berakhir bahagia. Mereka berpisah lalu dipertemukan kembali walau secara sengaja.

><><World Tour><><

Sandara POV

Aku menggeram tertahan. Bagaimana tidak? kekasihku kwon Jiyong, ia mengoceh sejak 15 menit yang lalu hanya karena aku tidak menuruti perintahnya. Oh bagus bahkan kami bukan suami istri. Ia memintaku mengajaknya kemanapun aku pergi. Dan sialnya aku melupakan perintah dia yang satu ini.

Kemarin siang, aku bersama sahabatku bom. Kita pergi menonton dan tidak memberi tahu Jiyong. dan juga seunghyun, kekasih bom. Seunghyun tidak masalah dengan itu tapi ini kwon Jiyong. namja yang telah aku kenal selama belasan tahun. Yang telah menjadi kekasihku sejak awal highschool.

Kami memiliki selisih umur 4 tahun tapi dia seperti tumbuh sepertiku. Sifatnya sangat dewasa dan keterlaluan. Dia berlebihan dan jika kalian mengenalnya, aku peringatkan padamu untuk tidak menjadikannya kekasih karena dia sangat MENYEBALKAN.

“Dara, apakah kau mendengarku? Kau tidak menghargaiku?” kau lihat? Aku seperti ingin menekan tombol mute saat ini juga. Dan meredam suara manis Jiyong yang bahkan terlalu manis hingga terasa pahit.

“aku mendengarmu baby, tapi kumohon. Aku hanya melakukan itu satu kali dan aku tidak akan mengulanginya lagi” ucapku, ia mendesah. “kau selalu seperti itu. kapan kau akan berubah?” ucapnya putus asa. Aku mendesah. Dan kau pun sama, selalu seperti itu.

Kami diam hingga ia memecah keheningan “kudengar kau melamar sebuah pekerjaan diluar negeri” ucapnya, aku mengangguk. “kau tentu ingat apa impianku bukan?” tanyaku. “ya, ya kau ingin keliling dunia. Bahkan kau mengucapkan itu setiap kita bertemu. jadi kemana kau akan pergi?” tanyanya. Aku menggigit bibirku. “london”

Hening

Hening

Hening

“Jiyong?” panggilku. Apakah ada yang salah dengan itu? “kau bilang apa?” tanyanya. “london. Inggris baby” ucapku lebih memperjelas. “oh my shit Dara, dari sekian banyak negara mengapa kau memilih eropa sebagai tempat pertama kau menjelajah? Kau bisa memulainya dengan asia tenggara. Oh tidak disana sangat panas dan banyak pantai, kau akan memakai bikini. Tapi ini eropa, ya tuhan dimana-“ bla bla bla aku sepertinya salah memilih negara. Aku hanya bisa diam dan mendengarkan ocehannya yang kedua.

Aku hanya mengirim lamaranku lewat e-mail dan aku akan melakukan interview di seoul. Beberapa crew memang disebar ke negara yang mengirim e-mail. Lebih memudahkan memang tapi apakah itu tidak cukup boros? Ahh aku tidak peduli yang terpenting aku harus mempersiapkan segalanya.

Hari ini, aku akan melakukan interview. Bersama Jiyong disampingku. Ya, akhirnya dia mengizinkan setelah aku mengizinkannya menginap di apartement. Aku tahu bagaimana cara merayunya. HAHAHA. Sebut aku wanita perayu, tapi hanya untuk kekasihku.

Jiyong menghampiriku “tenanglah, kau pasti bisa melewati ini. Aku tahu kau hebat” ucapnya memberikan air mineral padaku. Ya, itulah alasan mengapa aku masih mencintainya walau ia sangat menyebalkan dan possesive. Tapi dia sangat perhatian.

Aku masuk ke dalam dan menjawab semua pertanyaan dengan santai. Dan jangan lupakan persentasi yang telah kami buat. Jiyong membantuku membuat sebuah persentasi yang akan ditampilkan saat aku interview, dan hasilnya, wow!!! sebut dia hebat dan dia adalah kekasihku. aku berhasil melewati pertanyaan dan persentasi dengan tenang. Ya, setidaknya simulasiku bersama Jiyong tidak jauh berbeda. aku keluar dan menunggu hasilnya yang saat itu juga diumumkan. Aku berharap aku bisa lolos di perusahaan ini.

Setelah hasil pengumuman diketahui, dan ternyata aku lolos, kami merayakan keberhasilanku. Kami makan, berkaraoke, dan minum hingga ya kalian tahu. apa yang kami lakukan setelahnya. Oops apakah aku berhasil membuat kalian berfikir pervert? Hahaha

Dia kembali ke mode possesivenya. Aku mendapat tugas pertamaku di new york setelah itu aku harus pergi ke roma. Oh sialnya Jiyong mengetahui itu. entah darimana, mungkinkah ia mengintip? Dan saat ini ia kembali mengomel di ponsel. Untungnya ia memiliki jadwal kuliah yang cukup padat akhir akhir ini. Dan itu membuatnya harus berada di universitas seharian penuh.

“berjanjilah untuk tidak memakai pakaian mini, jangan dekati lelaki dan jangan sampai mabuk bersama siapapun. Tidak ada pesta. Tidak ada minuman. Dan tidak ada lelaki. Kau milikku!” tegasnya. Oh sial ini bahkan terjadi setiap kita bertengkar. Bertengkar? Oh ya tentu, Jiyong memintaku untuk menolak pekerjaan itu. what the hell, apakah baru saja aku bilang menolak pekerjaan?

“Jiyong aku lelah, aku harus pergi sekarang. Kumohon untuk tidak terlalu possesive. Kau tahu aku bukan anak kecil dan BAHKAN. Bahkan umurku lebih tua dibanding dirimu. Ingat itu. jangan tanya aku lagi, aku akan menutup sambungan ini karena aku harus pergi sekarang. Jangan khawatir, meskipun kau berfikir ini adalah mimpi burukmu di tengah malam… tapi selamat malam. Aku benar-benar harus pergi” ucapku.aku benar-benar harus pergi sekarang. Pesawatku akan pergi sebentar lagi.

“berapa lama kau akan tinggal?” tanyanya dengan nada rendah. Sebenarnya aku tidak tega meninggalkannya seperti ini. Aku tahu sifat possesivenya ini karena ia sangat mencintaiku tapi dia keterlaluan. “aku tidak tahu. kau tahu impianku bukan? Biarkan aku pergi” ucapku, ia mendesah diujung sambungan. “berjanjilah untuk memberiku kabar jika kau sudah sampai” aku mengangguk walau aku tahu dia tidak mengetahuinya. “aku akan”gumamku sebelum memutus sambungan.

Aku menarik nafas sebelum menarik koper yang aku bawa. Aku akan pergi berkeliling dunia. Melupakan sejenak tentang Jiyong dan segalanya. aku memang mencintainya namun ada saatnya kau merasa terkekang oleh semua perilakunya. Aku butuh ini semua. Aku butuh pergi dari sisi Jiyong.

Aku akan pergi keliling dunia dengan uang hasil kerja kerasku selama ini. Hasil kerja paruh waktuku selama di universitas. Aku akan menghabiskan seluruhnya untuk bersenang-senang. Tidakkah kalian tahu aku bagai budak untuk Jiyong. aku budak yang Jiyong cintai. Ia benar-benar membuatku terkekang, harus menuruti ini dan itu. aku butuh liburan ini. Dan terlebih aku pergi bukan karena sebuah liburan semata. Aku pergi untuk bekerja, disamping berlibur. Ah ani, berlibur disamping bekerja.

Tidak ada yang salah dengan hubungan kita. Semuanya baik-baik saja. Tapi perilaku Jiyong, aku tidak bisa menahannya. Aku sudah tidak bisa menahannya. Aku harus pergi. “jangan berfikir terlalu banyak tentang ini” gumamku.

Aku seorang fotografer yang baru lulus kemarin, dan kini aku akan pergi ke negara asing untuk bekerja. bekerja sebagai fotografer.

_to be continue_

a/n : sesuai janjiku hehehe. Bagaimana dengan chapter pertamanya? Ini lagu bisa dibilang songficnya world tour lee hi feat mino. Apakah ini terlalu memaksakan? Kritik dan saran selalu diterima. Dan harap koment aku selalu liat berapa koment yang masuk dan semakin banyak koment yang masuk akan semakin semangat aku lanjutin ceritanya. Jangan lupa koment di fanfic yang lainnya nee. Ah iya,  ini akan aku post juga di wattpad yang punya wattpad ayo baca juga disana XD jangan lupa vomment

Advertisements

30 thoughts on “SEOULITE [Chap. 1]

  1. Mian aku baru baca, maklum orang sibuk, hehe
    Ff nya keren dan kayaknya baru deh nemu ff yang inspirasinya dari album lagu. Jadi setiap chapter bakal nyeritain sesuai sama judul judul lagu di seoulite? Aku suka sama album lee hi yang ini jadi aku suka dan ide nya keren aja. Good job 👏👏

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s