[DGI Event: Book Printing Project] Our Valentine Pasta

pasta depan

Masih ada yang ingat dengan DGI last year project, Our Valentine Pasta? Yes.. finally.. the third stage of the project is coming, which is nyetakin FF dari project OVP jadi buku. *yeeey*

Sebelumnya, kami segenap penunggu DGI mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, karena menunda proses penyusunan buku ini sampai lebih dari setahun. Enggak kok, kami nggak lupa. Tapi karena (seperti biasa) alasan pribadi dari masing-masing penunggu, kami pun harus menunda sampai sedemikian lama.

Buat para pengunjung lama yang lupa tentang apa sih OVP atau para pengunjung baru yang nggak tau tentang OVP, kami jelaskan secara singkat.

Jadi, tahun lalu… DGI menyelenggarakan event untuk merayakan valentine sekaligus harlahnya DGI dengan tema Our Valentine Pasta (OVP). OVP ini ada adalah Daragon FF writing contest yang diselenggarakan oleh DGI pada valentine tahun lalu (2015-red), namun dikemas sedikit berbeda dari writing contest sebelum-sebelumnya. Karena FF diikutsertakan dalam contest tidak dipublikasikan di blog, akan tetapi diterbitkan dalam bentuk buku cetak. Ada 3 stage dalam proses OVP ini, yaitu:

  1. OVP Daragon FF Writing contest,
  2. Pengumuman pemenang dari OVP Daragon FF writing contest (daftar pemenang dapat dilihat di page >> ini), dan
  3. Book printing OVP.

Finally, setelah setahun lamanya… selesai juga proses editing yang memang terlalu malas untuk dijadikan prioritas.. >.<

Oh, postingan ini bukan kami berbaik hati dan posting keseluruhan isi buku (*ketawa setan* kalo iya, ngapain repot-repot nyetak.. yakan, yakan~?). Anggap saja postingan ini cuman sekedar snapshot ya.. XD

So, here it is… the long awaited book… here you go~



Just Me and You by Defta

1926913_1538917956382257_6325685640325866104_n

“Hey, Babe.” G-Dragon atau yang lebih dikenal dengan GD memeluk tubuh istrinya dari samping.

Yeobo.” Dara menyandarkan kepalanya kedada bidang sang suami.

“Apa yang mengganggumu?” GD menggenggam tangan Dara.

“Tidak ada, aku hanya tidak sabar untuk besok.”

“Kau sudah latihan?”

“Tentu! Chaerin dan Bom mengajariku dengan baik.”

“Baguslah.” Dara menarik diri dan menatap GD.

Waeyo?” Tanya GD. Bukannya membalas, Dara justru menyentuhkan bibirnya ke bibir GD yang langsung dibalas oleh GD.

Mereka sama-sama melepaskan bibir satu sama lain saat mereka butuh oksigen untuk bernapas.

“Jelas ada yang mengganggumu, Babe.” GD berkata dengan nafas terengah-engah.

“Aku takut menggagalkan semuanya, aku masih amatiran.”

“Kau yang terbaik, Babe.


Hello, Good Bye! by Rikza Winanda

10959569_1589490977933180_2976047633169181637_n

Musik yang lembut dan sangat indah sampai membiarkan sang gadis menunjukan senyumanya.

“Apa kau menyukainya?”

Pria itu kembali bertanya, dan gadis itu menjawabnya dengan anggukan. Gadis itu sangat jelas menyukainya, sangat!

“Simpanlah itu. Aku memberikanya padamu.”

Pria itu terus tersenyum padanya sampai dia mencoba mengambil langkah untuk meninggalkannya, saat itu juga dia menceganya – mencegah agar pria itu tidak pergi.

“Jiyong, Kwon Jiyong. Kau bisa memanggilku begitu..”


Our Story is Over by Fa_Nis

COVER our story is over

“Ji?” bibir Dara tertarik ke atas. Senyuman hangat di musim dingin selalu tercipta untuknya. Kwon Jiyong, itulah nama lelaki itu. Lelaki yang entah sejak kapan mulai menyelusup masuk ke dalam hati dingin Dara.

Jiyong balas tersenyum. Rambut hitam kecokelatannya sedikit mencuat di bagian depannya, bergerak terkena tiupan angin musim dingin di bulan Desember.

“Aku ingin mengatakan sesuatu padamu.” katanya.

Kedua alis Dara saling terpaut. Garis kebingungan tampak samar di keningnya. Tidak biasanya Jiyong seperti ini. Biasanya ia akan berbicara langsung tanpa ada kalimat pengantar atau embel-embel lainnya. Jiyong kali ini sepertinya berbeda.

“Katakan saja.”


H.E.L.L.O by Alexandria

H.E.L.L.O2

Jiyong masih tersenyum, membukakan sabuk pengaman Dara dengan masih menatap langsung ke matanya. Tangannya kembali menyetuh pipi kanan Dara, mengusapkan ibu jari di kulit wajahnya gadis itu,

“Jangan menangisi kebodohan dirimu. Kau tidak bodoh, tapi cinta yang bodoh. Jangan menangis lagi ya.” Dara menutup matanya menyerap kehangatan usapan tangannya di wajahnya dan kata-katanya. Ia merasakan kehangatan yang tak pernah ia rasakan. Ia menganggukan kepalanya pada laki-laki yang katanya tadi bernama Jiyong.

“Masuklah, hangatkan dirimu dan tidur.” Kata Jiyong lagi ketika telah menjauhkan dirinya dari Dara membuat Jarak agar Dara dapat turun dari mobilnya. Dara hanya mengangguk menjawab Jiyong.


A Dream That Will be Remains as A Dream by Park Kuma

PicsArt_1425568754811

“Kau tahu cerita tentang origami burung bangau?” tangan pria tadi masuk ke saku jasnya dan keluar lagi dengan membawa origami burung bangau berwarna hijau.

“Orang-orang bilang, jika kau membuatnya sebanyak seribu buah, maka satu permohonanmu akan terkabul.” Kali ini topik yang dipilih pria itu berhasil menarik perhatian Dara, yang kemudian mengangkat wajahnya untuk melihat origami di tangan pria itu dengan lebih seksama.

“Aku ingin mencobanya karena aku mempunyai satu permintaan.” Senyum kemenangan muncul dari bibir pria itu. Akhirnya dia bisa melihat wajah cantik Dara.

“Tapi sayang aku terlalu malas untuk melakukanya. Membuat satu burung ini saja aku membutuhkan waktu dua minggu. Ini untukmu.” Ucap Pria itu meletakan kertas origami tadi di bangku lalu berdiri pergi meninggalkan Dara yang masih menatap origaminya.


That Jerk is Mine! by Oktyas

jerk1

GOD! Benarkah itu Kwon Jiyong?! Kenapa dia ada di sini?! Dan, dia sangat hot! Sedang berada di kantorku, berdiri di hadapanku, dan sedang menatapku! MATI!’

Dara langsung mengalihkan pandangannya pada layar laptop dan berpura-pura sibuk. Demi jagung yang selalu Bommie makan, KWON FREAKING JIYONG adalah lelaki yang ia taksir selama tiga tahun di SMA, bahkan sampai masa kuliah, Dara masih tertarik dengan laki-laki yang sedang berdiri di hadapannya sekarang. Dan karena lelaki itu juga, Dara tidak pernah memiliki pacar.

Kau akan jadi perawan tua, Dara!” Kata Bom suatu hari.

Dara perlahan mengangkat kepalanya, mencoba melirik ke arah Jiyong berharap lelaki itu tidak menatapnya, tapi sialnya, mata cokelat itu tengah menatap Dara tajam.


Chocolate & Kiss: The Best Valentine’s Gift by Aimee Harumaa

poster ovp

“Sebentar,” TOP menyela. Dia mengambil bungkusan cokelat Soohyuk yang ada di atas meja lalu memeriksanya. Beberapa saat kemudian dia kembali meletakkannya. “Kalau yang seperti itu aku juga dapat,” lanjutnya seraya menaruh miliknya – yang juga sama persis dengan milik GD dan Soohyuk – di atas meja.

“Aku tidak tahu kau punya pacar, Seunghyun-ah?” Xin buka suara seraya memperlihatkan seringaiannya sambil melirik GD.

“D-dari siapa itu?” GD beralih menatap TOP dengan alis bertaut. Dia sedikit gugup karena dia merasakan firasat buruk.

“Dari fans nomor satu Bigbang, Sandara Park!” TOP menjawab ringan dengan memasang senyum lebar. Seketika mata GD membulat dan mulutnya menganga lebar, lebih lebar dari sebelumnya.


Meet You Again by Pus’z

PicsArt_1426153167323

“Aku kira kau tidak akan kembali dan telah melupakanku. Saat senja tiba, aku selalu memanggil namamu tiga kali. Berharap senja akan menyampaikan kerinduanku padamu. Saat hujan tiba, aku akan pergi ke taman ini, lalu meneriaki namamu.” Dara mengucapkannya sambil kembali mengingat hidupnya yang hanya sendiri tanpa ada orang yang menemaninya, termasuk Ibunya yang hanya mementingkan uang semata.

“Aku di sini, Dara-ya. Kau jangan takut, aku tidak akan meninggalkamu.” Perlahan detak jantung Dara mulai teratur saat mendengar ucapan Jiyong. Itulah yang membuat Dara menyukai Jiyong. Karena pria itu dapat membuat hatinya tenang saat melihat matanya.

“Aku tahu,” hanya kalimat singkat yang keluar dari mulut gadis cantik itu. Perlahan ia menatap senja yang hampir memudar dan menghilang. Ia tersenyum, saat mengingat senjalah yang menemaninya dan membuatnya bertahan sampai detik ini ia bertemu dengan pria yang ia cintai.


(Y)Our Destiny by Sankrist

FF Poster (Y)Our Destiny

Anak baru itu melihat benda yang disodorkan oleh laki-laki itu. Dia menatapnya sebentar lalu mengambilnya.

“Terima kasih.”Akhirnya anak baru itu mengeluarkan suaranya. Mungkin suara itu terdengar biasa saja bagi orang lain, namun bagi laki-laki itu tidak. Suara itu seolah mendatangkan begitu banyak inspirasi serta gejolak aneh dalam pikiran dan hatinya.

“Jiyong. Kwon Jiyong.” Laki-laki itu mengarahkan tangannya di hadapan anak baru itu. Tidak perlu waktu lama bagi Jiyong untuk mengetahui nama anak baru itu. Sepersekian detik setelahnya, tangan lembut serta suara yang membuat Jiyong ingin terus mendengarnya, sudah mendarat menyambut tangan Jiyong.

“Dara. Sandara Park.”


Last Valentine by Sponge-Y

10003273_1573893466202630_3762529864571694256_nK-kajja, k-kita hampir terlambat.” Ucap Jiyong tersengal ketika sampai di hadapan Dara. Dara hanya menatapnya kesal sambil mengerucutkan bibir lalu kemudian naik ke boncengannya, dan tanpa menunggu lama lagi Jiyong segera mengayuh sepedanya menuju ke sekolah.

“Ya!! Kau kelelahan? Kenapa bisa terlambat seperti ini??” Tanya Dara memecah kesunyian.

“Aish…. Nanti saja kujelaskan. Ceritanya panjang.” Kata Jiyong dengan nafas yang masih terengah-engah sedangkan Dara hanya bisa menatap punggung lelaki itu dengan kesal.

Menyebalkan! Tidak cukupkah Jiyong hanya membuatnya kesal karena harus menunggu lama tadi? Jiyong memang selalu seperti itu. Terkadang dia bisa membuat Dara sangat kesal hingga rasanya ingin sekali dia menjambak rambut temannya itu. Namun Dara juga tidak bisa menyangkalnya, jika hanya Jiyong lah satu-satunya orang yang bisa membuatnya tersenyum hingga saat ini.


Pure Love Story by VA Panda

pure love story

“Cinta memang seharusnya tidak pernah ada pada orang rendah seperti kami ini, Kwon Jiyong.Kau tentu tahu apa pekerjaan kami dan takdir tidak pernah salah untuk kami juga seharusnya Aku maupun Chaerin sadar bahwa kami hanya orang tersisih tanpa perlu merasakan cinta.” Suara Sandara mulai bergetar.Ia melihat langit ruangan lalu mencari pematik dan mulai menghirup asap rokok. Membiarkan seluruh asap masuk ke dalam paru-parunya yang mendingin.

“Lalu, bagaimana cara kau mendeskripsikan cinta?” Sebuah pertanyaan keluar dari mulutku.

Kini keadaan mulai berbalik.

Aku berhasil mengambil alih dari keingintahuan Sandara sampai akhirnya kami saling berpandangan seolah dari sana telah menciptakan percakapan yang membendung dariku.


Annyeong by Dillatiffa

annyeong“Ehm,” aku berdeham dan mengganti cengiran yang baru kusadari terpasang di wajahku dengan senyuman. “Me-menikah-lah d-denganku!” aku terbata menyemburkan hal pertama yang muncul dalam kepalaku. Akhirnya aku bisa bersikap layaknya manusia normal… atau tidak?! Karena respon yang kuterima adalah dia menaikkan kedua alisnya dan mengerutkan kening, kedua matanya membulat lebar.

Oke, sepertinya aku tidak bersikap layaknya manusia normal… mmm, memangnya apa yang kukatakan tadi?!

“Huh?” akhirnya dia mengeluarkan suara. Bingung dengan tanggapan ekspresi yang kuterima.

Dia memiringkan kepalanya dan menatap tepat di kedua bola mataku. “Apa kau selalu meminta orang asing yang baru pertama kali kau temui untuk menikah denganmu?”


Presently by Zhie

untitled-107 (1)

Salah satu Ballroom terbesar di Seoul Grand Hotel tengah di dekor dengan indah- nuansa elegan dan romantis begitu kental terasa dengan warna putih dan pink yang dominan, tak lupa sebuah tempat utama yaitu altar yang kini telah memasuki tahap penyelesaian… seorang wanita berstyle minimalist chic terlihat menatap intens- memperhatikan dengan serius sesuatu yang menurutnya tidak tepat peletakkannya, “Ah. Maaf… bisa kau pindahkan itu, itu tidak seharusnya di sana.” ucapnya tajam- salah satu bawahan yang mendengarnya pun dengan sigap memindahkan sesuai arahannya, “Ok. Itu sempurna.”

“Selalu bekerja keras, neh?” ucap seseorang yang tanpa disadarinya telah berada tepat di sampingnya- sengaja mensejajarkan diri dengannya.

Dara pun seketika melihat ke arahnya- membulatkan mata, seorang pria dengan setelan jas lengkap kini tengah memperhatikannya, “Omo. Kau-“

“Jiyong. Kwon Jiyong… apa kau terkejut, Park Sandara?” lanjutnya kini dengan cengiran yang masih terlihat menyebalkan baginya.



Nah, itu dia cuplikan isi dari buku Our Valentine Pasta hasil dari proyek sejak tahun lalu.. XD. Buat lebih jelasnya, berikut kami cantumkan detail dari buku yang akan dicetak:

  • Judul Buku : Our Valentine Pasta
  • Halaman : 280 halaman BW (kertas novel)
  • Harga : Rp. 55.000,- (belum termasuk ongkir)
  • Penerbit : DiandraCreative


 

Cara pemesanan

Kirimkan identitas diri dengan format:

  • Nama:
  • Alamat lengkap:
  • No. HP:

Melalui:

  • BBM : 747B3840 a/n Zhie
  • E-Mail : daragonindonesia@yahoo.com
  • only SMS : 085246863431

PO dibuka sejak tanggal 27 Maret 2016 sampai dengan 22 April 2016!!

Naskah baru akan naik cetak setelah masa PO ditutup.



 

p.s. Cukup order di satu akun aja yah… kalau kurang jelas silakan tinggalkan komen di bawah. Hengsho ^.^/

Advertisements

39 thoughts on “[DGI Event: Book Printing Project] Our Valentine Pasta

  1. Waaaahhhhh udah mau di bukukan yaa. >< 😍😍 aw gak sabar !! Ngomong ngomong, Ka zhie itu namaku "rikza" winanda hehe bukan "rizka" winanda.
    Bisa diganti kan kak? 😀

  2. pengen beli kak.. 😀
    aku sebelumnya blm pernah beli sesuatu yg kek gini kak. jdi aku masih agak bingung.
    aku mau tanya kalo nanti beli trs uangnya dikirim lewat apa ya kak?

  3. Yeyeyeyey …ini psti kren bgt ,!!! jdi pen ngbeli buku nya…ni sbuku da brp ff ? Trus isiny oneshoot smua atau da yg brchapter?
    Bisa krim ke banyumas, Purwokerto gk yah?? kira2 ongkir ny brpa ..
    Makasih ^^

    • Pemesanan dilakukan dari tgl 27 sampai 22 april, setelah itu buku baru masuk dalam proses percetakan kurng lebih seminggu, jadi awal mei kemungkinan buku sampai ke alamat pemesanx. ^^

  4. Kalau mesennya lewat dari tanggal 22 april masih bisa gak???
    Atau udah gak bisa lagi???
    Isinya itu oneshoot semua atau ada chapternya???

    Jadi pengen mesen nih
    Aku udah invite bbm nya
    Tinggal diterima yah

  5. aku mau pesen,tadi aku udah sms ke nomer diatas tapi belum ada balesan
    nomer diatas itu nomer km kan zie ???
    soalnya mau bbm gak ada paketan
    hehehe
    aku sms nya pake nama afrida wardani

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s