Good For You [Chap. 1]

Good For You

Author: Mita (Kwonjita)

Cast: Sandara Park || Kwon Jiyong ||

 Mizuhara Kiko || Jung Ilwoo

G|| Romance || Hurt

Length| | Chaptered | |

 

Annyeong readers

Aku kembali dengan ff baru keke 😄

sambil nunggu ff yang satu selesai di kerjakan😁

semoga kalian menyukai ini yah?

AAHH…jangan terpengaruh ama judulnya yah,…

sama sekali tidak nyambung nampaknya

So, silahkan dinikmati dan jangan lupa comentnya…

👌

*****

Seperti biasa gadis yang sering disapa dara itu selalu berhasil membuat semua mata tertuju padanya, jangan ditanya kenapa? Itu karena wajah cantiknya yang membuat lelaki mana pun terpikat pada kecantikan yang dimilikinya, bukan hanya wajah tapi hatinya juga begitu cantik bahkan dia dikenal dengan sebutan gadis malaikat. Hanya saja dirinya akan berubah jadi gadis dengan sikap pendiam jika sudah berhadapan dengan lelaki yang bernama ‘kwon jiyong’ lelaki paling populer di kampus ini yang kebetulan sahabatnya. Lelaki itu tidak pernah tau jika sahabatnya ‘Dara’ itu menyukai dirinya dan itulah yang membuat dara selalu bersikap aneh jika jiyong dekat dengannya.

Dara akan mencari seribu alasana untuk pergi menjauh dari lelaki itu, hingga kadang membuat jiyong kesal dengan sikap aneh yang ditunjukan dara padanya. Seperti sekarang yang gadis itu lakukan hanya memandang dari kejauhan apa yang lelaki itu kerjakan.

Dara Pov

Pandangan kedua lensa mataku tak sengaja berhenti pada sosok lelaki yang selalu berhasil membuat jantungku berdetak tak sesuai detak jantung pada umumnya. Dia benar-benar berhasil membuatku semakin ingin mendapatkannya, tapi aku tau diriku tak akan pernah bisa melakukan itu semua. Aku terlalu takut pada satu kenyataan yang mungkin tak sesuai dengan harapanku. Pandangan mataku masih memperhatikan setiap tingkah yang lelaki itu kerjakan, kadang aku menarik sedikit sudut bibirku membentuk senyum tipis setiap kali lelaki itu membuat hal konyol dengan para sahabatnya. Sebenarnya kami berteman tapi aku selau berusaha tidak terlalu dekat dengannya, bagaimana bisa aku melakukan itu jika menatapnya dengan jarak seperti ini saja jantungku berdetak tak normal.

“apa yang kau lihat hingga tak berkedip seperti itu darong?” ucap sahabatku Bom karena melihat diriku terus menatap lelaki itu hingga mengacuhkan dirinya.

“ehh, bukan apa-apa”kilah ku cepat mengalihkan pandanganku menatapnya, dan sialnya sahabatku ini tidak begitu saja percaya dengan ucapanku. Dia menatap menyelidik melihat ku yang ku balas dengan cengiran kikuk menatapnya. Karena tak mendapat jawaban yang dia inginkan akhirnya dirinya memutar kepalanya untuk melihat apa yang ku lihat barusan.

“aahh…dia lagi rupanya?”ucapnya yang masih memandang lelaki itu “kenapa kau tidak coba mengatakan padanya? Bukan hanya mencuri pandangan seperti ini” sambungnya kini menghadap padaku. Mendengar ucapan sahabatku ini, aku hanya bisa tersenyum lemah padanya. Bagaimana bisa aku melakukan itu, apa dia pikir itu mudah? Untuk saat ini yang bisa ku lakukan hanya ini memperhatikan dirinya dari jarak jauh yang mungkin dirinyapun tidak menyadari itu. Detak jantungkan akan semakin kehilangan retmenya jika dirinya sudah seperti ini, menghampiri tanpa canggung.

“ada apa dengan kelinci ini?”tanyanya pada Bom saat dirinya mendaratkan tubuhnya duduk di bangku tepat disebelahku. Aku melihat Bom hanya mengidikkan bahunya tanda dia tidak tau. “ya! Ada apa denganmu, kenapa kau bertingkah canggung seperti itu setiap aku bersama kalian?” tanyaya lagi dengan nada sedikit kesal menatapku. Aku terus memainkan gelas minumanku berusaha menetralkan detak jantungku ini, ohh shitt ini tidak akan berhasil aku harus pergi dari sini. Aku tidak bisa berlama-lama dengan jarak sedekat ini dengannya.

Aku berdahem untuk menetralkan rasa canggungku “sepertinya aku harus pergi duluan”kataku mulai beranjak dan membereskan barang-barangku. Tatapan bingung yang dirinya berikan membuatku semakin ingin cepat-cepat pergi dari suasana ini.

“ya! Dara kamu mau pergi kemana? Apa kau lupa kita masih ada kelas setelah ini?”teriak sahabatku itu saat melihat diriku sedikit berlari manjauh dari mereka berdua.

****

Jiyong Pov

saat baru melangkahkan kaki ku memasuki ruangan yang menjadi kelasku di kampus ini, indera pendengaranku langsung menangkap teriakan hesteris dari gadis-gadis yang menyebut diri mereka sebagai penggemar ku. Kadang sikap mereka membuatku tertawa geli, bagaimana tidak seorang biasa bisa punya ‘penggemar’ layaknya seorang idol terkenal. Aku tidak memungkiri wajah tampanku ini yang membuat para gadis ini begitu menggilai diriku, bahkan ada yang secara terang-terangan mengungkapkan cintanya padaku. Tapi aku bukan lelaki yang bisa mempermainkan persaan wanita-wanita ini, aku akan menolak dengan cara sehalus mungkin agar mereka tidak merasa terlukan atas penolakan yang kulakukan.

Tak lama kelas pun akan dimulai dan menampakan sosok dosen yang benar-benar menyebalkan muncul di depan pintu yang di ikuti seorang gadis ‘manis’ dengan poster tubuh tinggi layaknya seorang model. Pandangan mataku tidak pernah berpaling dari sosok itu, sampai sebuah suara dengan nada ngebass membuyarkan semuanya.

“matamu akan keluar, jika kau terus menatap tak berkedip seperti itu ji”ucap seunghyun padaku.

“aishh..kau mengganggu hyung”desisku masih tak mengalihkan pandanganku pada sosok gadis itu. Dia mulai memperkenalkan dirinya pada kami semua, ternya dia siswi pindahan dari ‘Jepang’. Dia terus mengumbar senyum manisnya membuat lelaki di kelas ini hampir meneteskan air liur menatap senyum yang gadis itu berikan. Gadis ini benar-benar mempunyai semnyum yang manis, aku belum pernah melihat gadis dengan senyum semanis ini, eh tunggu ada satu lagi dia ‘dara’ sahabat anehku. Tapi mereka memiliki senyum yang berbeda, dan dara bukan tipe ku.

“berhenti menatapnya”suara seunghyun hyung kembali membuatku sejenak mengahlikan perhatianku dari gadis itu pada sosok aneh di sebelahku ini, aku mendilik malas menatap sahabatku yang sungguh berisik ini.

****

Tidak seperti biasa, hari ini semua orang tidak menunjukan tatapan kagumnya lagi pada dara, biasanya setiap dirinya melangkah semua pandangan pasti mengarah padanya bahkan semuanya membalas senyum yang dia sunggingkan. Tapi sekarang terasa berbeda, hanya beberapa dari mereka yang memperhatikannya. Saat dirinya dan dua sahabatnya “Bom dan Chaerin” melangkah melewati beberapa kerumunan gadis dirinya mendengar sesuatu yang membuat hatinya berdenyit nyeri.

“ahh..kenapa gadis jepang itu harus pindah ke kampus ini? dan apa kalian melihat bagaimana jiyong oppa menatap gadis jepang itu? Gaahhh aku benci gadis itu”ucap jengkel salah seorang gadis yang tak sengaja dara dengar. Tidak hanya dara yang mendengarnya, tapi kedua sahabatnya juga mendengar itu dan membuat kedua gadis itu menepuk lembut bahu dara seolah menenangkan persaan sahabatnya ini, mereka tau jika dara memiliki perasaan lebih pada sahabatnya itu (jiyong).

Kedua manik mata coklat hazel milik dara menangkap pemandangan yang membuat dirinya menghentikan langkahnya hingga membuat kedua sahabatnya menatap bingung pada dara dan mengikuti arah pandangan dara, saat mereka melihat apa yang dilihat dara mereka menggeram marah tapi mereka tidak bisa melakukan apa-apa karena jiyong bukan kekasih sehabatnya ini. Tapi mereka tidak tega melihat dara terluka seperti ini, akhirnya yang bisa mereka lakukan hanya mendesah lemah dan mulai menyeret dara menghampiri kedua makhluk yang terlihat sedang tertawa bahagia seolah hanya ada mereka di tempat itu.

“apa kami boleh ikut gabung dengan kalian”ucap Bom langsung duduk yang di ikuti Chaerin, tanpa memperdulikan tatapan tajam yang dilontarkan dara pada mereka.

“eunni, kenapa kau cuma berdiri? cepat lah duduk bukankah masih ada kursi kosong”tambah chaerin menunjuk kursi kosong dekat jiyong. Dara sekilas memandang lelaki itu yang masih asik bicara dengan gadis yang entah siapa karena dara baru melihat gadis itu di kampus ini. Lagi-lagi hatinya berdenyit nyeri melihat pemandangan itu, bahkan jiyong sama sekali tidak mempersilahkan dirinya untuk bergabung dengan. Dengan lemah dara berucap, “aku baru ingat aku melupakan handphon ku di kelas”ucapnya bohong dengan senyum yang dia paksakan kepada kedua sahabatnya.

“ya! Kenapa kau ceroboh sekali heuh?”teriak kesal Bom yang percaya pada alasan bohong dara. Dara kembali memberikan senyum manisnya bahkan pada gadis yang sedang asik bicara pada jiyong lalu dengan cepat membalik tubuhnya hingga dia tidak menyadari ada orang dibelakangnya dan berakhir dirinya menabrak tubuh kekar lelaki, untung lelaki itu dengan sigap menangkap tubuh mungil dara yang hampir limbung karena kurang keseimbangan.

“ommo, maafkan aku”ucap dara menundukan tubuhnya minta maaf setelah dirinya berhasil berdiri yang dibalas senyum manis dari lelaki itu.

“seharusnya aku yang minta maaf, karena hampir membuatmu jatuh”balasnya lembut dengan senyum masih tersungging dari bibirnya. “ani, aku yang salah tidak mengetahui jika ada orang dibelakang”sargah dara cepat, karena dia merasa dirinya lah yang salah. Mereka akhirnya tertawa karena sama-sama menyadari dari tadi terus minta maaf satu sama lain.

Mendengar dara bisa tertawa lepas membuat jiyong mengalihkan perhatiannya dari gadis jepang yang bernama ‘Kiko’ itu, dia mengerutkan alisnya bingung menatap dua sosok yang masih tertawa tanpa canggung. Bukan apa-apa bagi jiyong, tapi dirinya hanya aneh melihat dara bisa tertawa lepas seperti itu pada orang lain, karena setau dirinya dara itu tipe orang yang sangat susah akrab dengan orang yang baru dikenalnya apalagi sampai tertawa lepas seperti itu. Dengan dirinya saja dara tidak pernah seperti itu.

“katanya kau tadi mau pergi kekelas” ucap jiyong tiba-tiba, dan itu berhasil membuat dara menghentikan tawanya dan menatap jiyong tapi langsung dia mengalihkan pandangannya karena jantungnya kembali berdetak cepat dan hatinya masih merasakan persaan aneh ketika manik matanya menatap gadis disebelah lelaki yang dia sukai.

TBC

 

Advertisements

28 thoughts on “Good For You [Chap. 1]

  1. Apa dara bukan tipenya jiyong????? Itu namja yg sedang tertawa sm dara il woo ya kak??? Kasihan cinta dara bertepuk sebelah tangan….. semoga nanti il woo bisa ngobatin patah hatinya dara…. krn jiyong….. next chap ya kak penasaran sm hubungan mereka….

  2. cii jiyong mah tipe cewek nya yang brbibir tebal dan tinggi kali ya , kkkkk
    bagua juva tuh adegan dara tabraka. jdi bisa kali biki. ji cemburu ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s