[Series] Finally Found You~ Chapter 3

image

image

Author:: Funrabbit & Sponge-Y

Main Cast:: Park Sandara (25 th), Kwon Jiyong (24 th)

Support Cast:: Jang Geun Suk (25 th), Park Shin Hye (23 th), etc.

Genre:: Romance, Comedy

~~~

Sandara POV

Howwlyyyy craaapppp!!! Kwon Jiyong, Kwon Jiyong, Kwon Jiyong……..

Ada apa denganku? Apa aku sudah sakit jiwa? Atau… aku sudah kehilangan akal?? A-apa aku sudah gila??? Aaaarrrrggghhhhhh!!!!!! Tidak mungkin. Seseorang tolong katakan padaku jika aku tidak gila -____-

Entah sudah berapa lama aku berbaring di tempat tidurku. Menatap langit- langit kamarku dan pikiranku dipenuhi dengan wajah namja brengsek bernama Kwon Jiyong. Oh bahkan aku bisa melihat wajahnya tersenyum di langit- langit kamarku.

Aaaarrrrrrggghhhh!! Ini mengerikan!!!!

Pikirkan Jang geun suk, pikirkan Jang geun suk….. kumohon otak bekerja samalah denganku kali ini saja *sigh*. Astaga!! Mungkinkah aku sudah mengkhianati tunanganku sendiri? Aku masih mencintai Jang geun suk kan?

 Lalu…. Kwon Jiyong….. sial!! Kenapa aku selalu memikirkan namja brengsek itu??!!! D-dan…. BABY GIRL. Dia memanggilku baby girl. Kyaaaaahhhhhh…………. Ottokae? Ottokae? Apa yang harus kulakukan? Kyaaaaahhhhhh

Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada diriku… atau lebih tepatnya kenapa The Kwon Bastard Jiyong itu bisa membuatku seperti ini.

Dengan gerakan secepat kilat aku berlari menuju kamar mandi…. mencuci muka, menggosok gigi, dan berganti pakaian kulakukan hanya dalam waktu 5 menit.

Aku menatap pantulan diriku pada cermin dan mengusapkan make up tipis pada wajahku.

Eeeemmm… sepertinya ada yang kurang. Kembali aku mengambil bedak dan menebali wajahku dengan benda itu. Apa ini sudah cukup?

Aku mendengus kesal dan kembali menebali beberapa bagian wajahku dengan make up. Dan tak lupa aku menyemprotkan banyaaaaakkk sekali parfum pada bajuku. Sempurna! Yiiiihaaaaaa!!! Tapi tunggu… untuk apa aku repot- repot berdandan seperti ini? Ah… tentu saja karena aku akan bertemu dengan Kwon Jiyong. Wait… a-apa?????? Kyaaahhhhhh apa yang aku pikirkan???

Aku menggelengkan kepalaku untuk menangkis pikiran- pikiran aneh pada otakku. Pikirkan Jjangmyun, pikirkan kimchi, pikirkan kimbab, kumohon Dara pikirkan apapun kecuali Kwon Jiyooooongggg !!!!*cries*

——-

Masih sepi. Ya! Kenapa masih sepi? Orang jaman sekarang tidak pernah bersungguh- sungguh dalam bekerja.

Aku mengedarkan pandangan dan menemukan Chaerin sedang berada di sudut cafe. Dengan senyum lebar aku berlari menghampirinya.

“Dimana pria brengsek itu?”

“Aaaaaaaaaaaahhhhhhh!! Astaga Dara apa kau ingin membunuhku?” Chaerin berteriak tepat di depan wajahku.

Membunuhnya? Helooooo aku hanya bertanya padanya dan apa itu cara orang membunuh orang pada jaman sekarang?

“Aishh… kenapa kau datang kemari sepagi ini? Mengangetkan saja!” Chaerin memukul pelan keningku. Ouucchhhhh!!!

“Dimana Kwon Jiyong?” Tanpa basa- basi aku langsung bertanya padanya.

Chaerin hanya memandangku seolah aku adalah pasien rumah sakit jiwa yang melarikan diri. Kenapa semuanya serba membingungkan akhir- akhir ini?

“Dara lebik baik kau mengurung dirimu di dalam kamar atau orang- orang akan mengembalikanmu ke rumah sakit jiwa.”

Hah??

“Aku bercanda, oke? Berhenti menatapku seperti itu!” Bentak Chaerin. Aigoo… entah bagaimana aku bisa tahan memiliki teman gadis bar- bar seperti Chaerin.

“Kau baik- baik saja kan? Kau datang kesini pagi- pagi hanya untuk mencari Kwon Jiyong? Kau lupa siapa aku? Aku sahabatmu dan bukan Eommanya Kwon Jiyong!”

Damn it! Chaerin sama sekali tidak membantu. Atau aku ceritakan saja padanya jika sejak kemarin otakku tidak bisa berhenti memikirkan Kwon Jiyong? Siapa tahu dia bisa membantuku atau seenggaknya dia tahu solusi dari masalah yang sedang kuhadapi ini..huhu…

Tiba- tiba dia menatapku sambil tersenyum lebar. Oke dia mulai menakutkan.

“Aha! Aku tahu, kau menyukai Jiyong oppa kan?” Baiklah aku berubah pikiran. Aku tidak akan menceritakannya pada Chaerin sampai kapan pun!

“ha ha ha. Kau lucu sekali. Menyukai Kwon Jiyong? Bleh! Tidak adakah lelucon yang lebih lucu dari itu?”

Aku meliriknya dan demi Tuhan dia masih menatapku dengan senyum yang mengerikan!! Tanpa pikir panjang lagi aku merebut paksa lap yang sedang di pegangnya dan membersihkan meja secara acak. Benar, aku harus melakukan sesuatu untuk membersihkan otakku dari Kwon Jiyong.

——-

Jiyong POV

Aku menggeliat pelan ketika merasakan sesuatu yang basah di pipi kananku. Oucchh jam berapa ini dan kenapa kepalaku pusing sekali?

“Chagiya… jika kau tidak mau bangun aku akan menciummu lagi.” Terdengar suara lembut yang pastinya aku sudah tahu siapa pemiliknya. It’s her, my yeoja.

Dia mengecup singkat bibirku. Inilah salah satu yang kusuka darinya. Dia sangat ahli dalam menggoda seorang pria mwehehehe.

Tiba- tiba aku menariknya tanpa repot- repot membuka kedua mataku. Dia berteriak tapi aku mengabaikannya.

“Ya! Oppa lepaskan aku…”

“Kau yang menggodaku dan inilah akibatnya jika kau menggoda seorang Kwon Jiyong.” Sekarang Shin hye berbaring di sebelahku dan aku membenamkan wajahku di sisi lehernya.

“Dasar mesum!” Dia memukul pelan lenganku sambil tertawa pelan. Shin hye-ah mianhe, aku benar- benar tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi pada diriku.

Sandara Park. Aishhh wanita itu lagi. Apakah tidak terlalu jahat jika aku memikirkan wanita lain ketika bersama pacarku sendiri?

“Oppa ponselmu berbunyi.”

Huh? Dengan malas aku membuka mata dan meraih ponselku di meja sisi tempat tidur. Kenapa aku tidak mendengarnya?

“Ne?”

“Hyung pemilik perusahaan fashion itu ingin bertemu denganmu hari ini. Jam 10, kita harus datang ke kantornya jam 10.” Itu suara Seungri. Dan sepertinya dia semangat sekali.

“Neh, aku akan kesana.” Aku langsung menutup telepon tanpa menunggu balasan darinya. Harus datang ke perusahaan itu, dan itu artinya aku tidak bisa datang ke restoran Chaerin untuk bertemu dengan hiburanku, Park Sandara *sigh*

“Ada apa?” Suara lembut Shin hye menyadarkanku. Aku tersenyum tipis sambil mengusap pelan wajahnya.

“Sepertinya aku akan mendapat pekerjaan baru.”

“Omo! Perusahaan itu?” Aku mengangguk pelan. “Chukkhae oppa..” Dia memeluk tubuhku erat sekali.

Lihatlah, Shin hye sangat menyayangiku bukan? Sepertinya mulai detik ini aku harus melupakan Sandara. Aku benar- benar tidak memilki hati untuk menyakiti wanita di sampingku ini.

—-

Sandara POV

Tik tok tik tok tik tok

Aaaarrggghhhhhh!!!!!!! Untuk kesekian kalinya aku melirik jam tanganku. Pukul setengah sepuluh dan namja brengsek itu belum juga menampakkan batang hidungnya. Jangan- jangan dia tidak akan datang kesini… dan bodohnya aku tidak bertanya alamat rumah ataupun nomor ponselnya. Wait… untuk apa aku melakukannya? Please…. go away crazy thought……

Jika lima menit lagi dia belum muncul juga, aku bersumpah akan memecahkan semua piring di restoran ini!

“Sandara Park merindukan Kwon Jiyong.” Dengan gerakan cepat aku megalihkan pandanganku. Chaerin menjulurkan lidahnya kemudian berlari ke dapur.

Jangan sampai aku menangkapmu Lee Chaerin!

Baru saja aku hendak mengejarnya tiba- tiba ponselku berbunyi. Dengan malas aku mengangkatnya. Jika ini masalah pekerjaan aku bersumpah akan menghancurkan ponselku sekarang juga. Berani- beraninya dia berurusan dengan Sandara yang sedang gila…..

“Noona dimana kau sekarang? Kau tidak lupa kan jika ada meeting tentang project majalah baru? Semua orang sedang menunggumu sekarang.” Aku mendengar suara panik Jjangmae, asistenku di seberang sana. A-apa?? ??

Aku membelalakan mata ketika mengingat sesuatu. Siiiiiaaaaalllllll!!!!!

—-

Hooollyyyyyy shiiitttt!!!! Bagaimana bisa aku melupakannya? Jika Appa tahu tentang masalah ini dia pasti akan mencincangku.

Aku berlari seperti orang gila menyusuri koridor kantorku. Dan aku berani bersumpah jika saat ini semua orang sedang menatap heran ke arahku. Hah!! Siapa peduli!

Tanpa pikir panjang lagi aku langsung menerobos masuk ruang meeting dan seketika itu juga semua orang di dalamnya menatapku seperti melihat orang gila. Biar kuingat, sudah berapa kali aku ditatap seperti itu hari ini? *sigh*

“Noona, ada apa denganmu?” Bisik Jjangmae menghampiriku.

Ada apa denganku?? Apa penampilanku benar- benar seperti orang gila sekarang? Kaca! Aku butuh kaca! Aiisshhhh dimana benda itu ketika sedang kubutuhkan?

“Eheemm.. eheemmm… baiklah karena Miss Sandara sudah datang mari kita mulai rapatnya.” Tiffany, sekretarisku membuka suaranya. Tengkyuuuu tiffany-ah… kau benar- benar pahlawanku!!!

“Tapi sebelumnya, bos perkenalkan dulu dia adalah fotografer baru kita dan lelaki yang ada di sampingnya adalah asistennya.”

Aku mengikuti arah yang ditunjuk Tiffany dan seketika itu juga jantungku berhenti berdetak. Disana, duduk seorang lelaki berambut merah dengan tangan dilipat di depan dadanya dan…d-dan… dia menyeringai!!!!

Aaaaarrrrggggghhh!!!! Sedang apa Kwon Jiyong berada disini???????

—-

“Bagaimana menurut anda Miss? Apa anda setuju?”

Jadi Kwon Jiyong adalah phoographer baru kita? Aku benar- benar tidak menyangka jika pria bertampang preman itu ternyata seorang photographer. Aisshhh…

“Apa anda punya pendapat lain Miss?”

Jika dia bekerja di kantor ini itu artinya kita akan bertemu setiap hari. Kyaaaaaaahhhhhh. Benarkah? Benarkah? (tersenyum lebar)

“Miss Sandara… bagaimana menurut anda?”

Tapi tunggu… kenapa aku merasa bahagia? D-dan kenapa jantungku berdegup kencang? Tentu saja karena kau menyukai Jiyong, Dara(bisikan setan). A-apa? Menyukai Jiyong? Seorang Park Sandara menyukai lelaki seperti itu? Big Nooooooo!!! (Menggelengkan kepala kuat-kuat)

“Park Sandara-ssi!! Apa anda mendengarkan kita?!” Teriak Tiffany menyadarkanku.

Huh????

Ya! Siapa dia berani- beraninya membentakku….

Dan sekarang kulihat semua orang di tempat ini memandang aneh ke arahku. Memangnya apa yang telah kulakukan? Kenapa mereka memandangku seolah aku adalah tersangka pengeboman gedung?

“Apa anda setuju dengan hasil rapat hari ini Miss Sandara?” Tanya Tiffany lagi. Uh-oh apa rapatnya sudah selesai? Kenapa aku tidak mendengar apa- apa dari tadi?

“K-kerja bagus! Hahahaha!! Aku sangat puas dengan hasil rapat kali ini.” Aku mengacungkan kedua jempolku. Dan lagi, mereka memandang aneh ke arahku! Waaahhhhhh… kenapa mereka tega melakukan ini padaku? TT____TT

“Baiklah sepertinya kita sudahi saja rapat kali ini. Kwon Jiyong-ssi, Lee Seungri-ssi, selamat bergabung di perusahaan kami.” Kata Tiffany sambil memberesi buku- bukunya. Sungguh, aku merasa seperti orang paling bodoh saat ini. Tuhan… apa yang sebenarnya terjadi padaku???

—–

Aku membasahi mukaku dan menatap pantulan wajahku pada cermin. Bodoh Dara, kau bodoh!!!!!!

Aaaarrrrrrggghhhhh!!!! Kenapa hari ini terasa begitu melelahkan? Mungkin benar kata Chaerin. Harusnya aku mengurung diriku di dalam kamar saja. Daripada aku terus mempermalukan diriku sendiri huhuhuhu.

Aku merapikan kembali bajuku dan bergegas menuju ruanganku. Aku benar- benar ingin pulang sekarang *sigh*

<<poke>><<poke>>

Dengan gerakan cepat aku membalikkan badanku. Lalu……

“Kyyyyyyyyyyyyyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhh!!!!!”

Kupikir jantungku akan keluar dari tempatnya! Sedang apa seorang Kwon Jiyong berada di luar toilet wanita????

“Heeeiiii.” Katanya sambil tersenyum lebar. Okee… dia mulai menakutkan. Aku bahkan bisa merasakan aura negatif di sekitar sini.

T-tapi kenapa tiba- tiba udara terasa sesak? Cuaca sedang panas atau hanya aku yang merasakannya??

Jiyong mengulurkan tangannya tanpa menghilangkan senyuman dari wajahnya. Demi Tuhan Jiyong……. berhentilah tersenyum seperti itu.

“Huh??” Aku hanya memandangnya heran.

“Aiishhh…” Dia lalu menarik tanganku dan memaksa berjabat tangan dengannya.

“Mari bekerja sama Miss Sandara.” Bisiknya dengan suara yang sangaaaaaattttttt seksi dan d-an dia mengedipkan sebelah matanya!!!!!!!

Diiiiieeeeee!!!! Diiiieeeeee!!!!! Kurasa nyawaku benar- benar sudah melayang sekarang. Kyaaaahhhhhhh….. rest in peace Sandara Park *sigh*

Keesokan harinya……..

Sandara POV

Aku melirik jam tanganku. LAGI!!!!!!!

Aaargggghhhhh!!! Kenapa namja brengsek itu selalu menguji kesabaranku hah????

Hari ini adalah jadwal pemotetran untuk project majalah fashion terbaru. Dan berani- beraninya Kwon Jiyong terlambat di hari pertamanya kerja!

Pukul sembilan lewat tiga puluh. Demi Tuhan…. namja sialan itu sudah terlambat selama tiga puluh menit!! The thirty fucking minutes!!!!

Heeelllloooo………

Jika saja dia bukan Kwon Jiyong aku pasti sudah memecatnya!!! Eeehhh??

Tiba- tiba mataku menangkap sesosok lelaki dengan rambut blonde sedang berjalan terburu- buru. Aaahh itu asistennya- Lee Seungchul? Seungyul? Entahlah… Lee siapapun itu aku tidak peduli! Kenapa aku harus repot- repot memikirkannya?

Jiyong berjalan dengan santai di belakang asistennya. Kedua tangannya dimasukkan ke saku celananya. What the……

“Yahh!! Kau terlambat!” Bentakku tiba- tiba. Dan kurasa seluruh kru disini menatapku dengan syok.

Baiklah biar kutunjukkan pada Kwon Jiyong siapa Sandara Park sebenarnya.

“Aku hanya terlambat tiga puluh menit.” (smile)

Hanya?? Apa aku tidak salah dengar? Benarkah kata- kata barusan keluar dari mulut seorang Kwon Jiyong?

D-dan kenapa dia terlihat sangat tampan hari ini? Padahal dia hanya memakai kaus berlapiskan kemeja, dan memakai celana sobek- sobek. Yaahh!! Yaahhh!! Kenapa dia memakai celana sobek ke kantor? Tapi tetap saja dia terlihat sangat keren. Aisshhh Sandara, apa yang sedang kau pikirkan?

Dia hanya menyeringai sambil berjalan melewatiku sambil berbisik…..

“Usap dulu air liurmu.”

WHAAATTTT?? What the….?????!!!!!!!

Kwoooooooon Jiyoooooooooooooooongggggg!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

——-

Aku tidak mau kemana- mana. Demi Tuhan aku tidak mau beranjak dari tempat ini!!!!

Yahh! Yahh! Kenapa model kita harus memakai pakaian seseksi itu? Menyebalkan!

Photoshot sudah berjalan selama kurang lebih tiga jam. Dan kurasa dari tadi mataku tidak lepas dari sosok Kwon Jiyong. Bagaimana bisa seseorang terlihat begitu seksi hanya dengan melakukan pemotretan seperti itu?

Kyaaaaaahhhh!!! Aku sudah gila!! Benar, aku harus ke dokter setelah ini.

Seorang kru menginfokan jika ini sudah waktunya makan siang. Semua orang meninggalkan pekerjaannya dan bergegas mengambil makanan yang sudah disediakan.

“Kau tidak makan noona?” Tanya Jjangmae.

“Aku tidak lapar.” Jawabku acuh. Dia hanya menganggukkan kepalanya lalu pergi meninggalkanku.

He to the looooo……………… sejak kapan seorang Sandara tidak tertarik pada makanan? Tentu saja sejak dia mengenal Kwon Jiyong (bisikan setan). Tidak mungkin!! IMPOSSIBLE!!!

“Kau tidak makan?” Jiyong menghampiriku dan menyodorkan sekotak makanan padaku.

“Tidak.” (Membuang muka)

Dia meletakkan kotak makanan di pangkuanku dan memaksa tanganku memegang benda tersebut.

“Makanlah. Lihatlah tubuhmu. Kau terlihat seperti tulang ikan berjalan.” Katanya acuh tak acuh.

Dengan gerakan kilat aku mengalihkan pandangan menatapnya. Dia bilang apa barusan? Tulang ikan????? TULANG IKAN BERJALAN???

“Wae?” Dia tersenyum! Demi apa dia tersenyum setelah mengatakan itu padaku? Tidak tahukah dia jika aku sedang marah sekarang? Aku marah!!! Lihatlah aku sedang marah sekarang!!!!!!!

Kemudian dia duduk di sampingku seperti tidak terjadi sesuatu. Beberapa detik kemudian dia kembali menatapku dan tatapan mata kita bertemu.

“Cute.” Katanya tiba- tiba sambil mencubit hidungku. Wajahnya tanpa ekspresi. A-apa yang baru saja dia lakukan?

Aku hanya diam membeku. Bahkan aku menahan nafasku. Uh-oh kenapa wajahku tiba- tiba terasa panas??

Tidak lama kemudian………….

“Whahahaha…. whahahaha….. lihatlah, ada apa dengan wajahmu itu Sandarara? Kau benar- benar menyukaiku ya? Hahahaha.” Jiyong tertawa sambil memegangi perutnya. Apa baginya itu lucu?

Aaaarrggggghhhh!! Sungguh! Pria ini pasti mengidap keterbelakangan mental!

Aku masih diam dan menatap tajam ke arahnya. Bisa kurasakan asap mulai keluar dari hidung dan telingaku.

“Yah!! Kwon Jiyooonggg!!!!”

Seungri POV

Ini aneh. Benar- benar aneh. Maksudku… apa Jiyong hyung dan Miss Sandara sudah saling mengenalnya sejak lama? Tapi kurasa aku tidak pernah mendengar Jiyong hyung menyebutkan namanya.

Aku sedang mengamati dua orang itu. Tidak terlalu jauh tapi tidak terlalu dekat juga. Aku bisa mendengar apa yang mereka katakan.

Mereka terlihat sangat akrab dan eemmm… harus kuakui jika mereka kelihatan sangat serasi. Aishhh apa yang kupikirkan? Jiyong hyung tidak mungkin mengkhianati Shin hye noona.

Aku masih mengamati mereka ketika tiba- tiba Jiyong hyung mencubit hidung Miss Sandara. WOW!!! Just WOW!!! Apa aku tidak salah lihat?

Aku belum pernah melihat Jiyong hyung melakukan kontak fisik dengan wanita manapun kecuali Park Shin Hye noona. Dan jika aku mengatakan hal ini pada Shin hye noona aku yakin pasti akan ada perang dunia ketiga *smirk*

Tapi ini benar- benar aneh. Bagaimana bisa Jiyong hyung mengenal Miss Sandara? Apa mereka berteman? Tidak mungkin hahahaha! Apa yang kupikirkan? Seorang perempuan yang sangaaatttt cantik seperti Miss Sandara berteman dengan seorang Kwon Jiyong? Hah! Yang benar saja!

Tapi tunggu…. jika kuingat Miss Sandara bertingkah sangat aneh kemarin. Ketika dia melihat Jiyong hyung, dia menatapnya seperti melihat roh gentayangan.

Eeemmmm…

<<thingking>><<thingking>>

Eeeeemmm…..

<<thingking>><<thingking>>

Ahaa!!! Aku tahu! Apa jangan- jangan Jiyong hyung pernah mencuri dompetnya? Anni… anni…

Apa Miss Sandara berhutang sesuatu pada Jiyong hyung?? Aishh tidak mungkin!!

Apa… apa…. Jiyong hyung pernah melakukan sesuatu pada Miss Sandara? Maksudku, eeemm… mereka pernah “berhubungan” dan… dan….. yah!! Apa yang kupikirkan???

Baiklah.. sebelum pikiranku melayang kemana- mana lebih baik kutanyakan saja padanya nanti.

Jiyong POV

Entah sejak kapan memotret menjadi begitu menyenangkan. Eeemmm atau karena Park Sandara berada disini? Oh astaga… wanita itu benar- benar membuatku gila….

Dia hampir saja membuatku terkena serangan jantung saat kemarin tiba- tiba masuk ke ruang meeting. Dan guess what? Hahahahahahaha………. penampilannya hampir seperti pencuri yang dikejar polisi. Bayangkan saja, orang yang katanya //cough// eerrrr.. pemilik perusahaan ini? Tiba-tiba menerobos masuk ruang meeting dengan ramput berantakan, high heels di tangan kanannya, make up luntur… hahaha. Beruntung aku tidak mengabadikannya kemarin *smirk*

Aku masih mengamati Dara yang sedang duduk tak jauh dari tempatku ini. Dan dia sedang menatap tajam ke arahku sambil menggumamkan sesuatu yang tidak jelas. Hahahaha…… cute! Tapi siapa sangka jika hiburanku justru pemilik perusahaan ini. Okee.. katakan saja ini adalah takdir kita untuk sering bertemu. Entah itu takdir buruk atau baik aku tidak peduli. Yang penting aku menyukainya.

“Sejak kapan kau mengenal Miss Sandara?” Bisik Seungri yang tiba- tiba sudah berada di sampingku. Dia menatapku dengan tatapan –kau-menyembunyikan-sesuatu-dariku-

“What’s your problem?” Kataku acuh tak acuh dan kembali memfokuskan diriku pada kamera. Aishh… bocah ini mengganggu saja.. tidak tahukah dia jika tadi aku sedang menikmati kecantikan wanita penghiburku? W-wait.. apa? Wanita penghibur? Hahaha kau gila Kwon Jiyong.

“Tentu saja itu masalah. MASALAH BESAR. Helooooo seorang Kwon Jiyong mengenal anak dari pemilik Park company? Sejak kapan kau bergaul dengan orang dari kalangan chaebol? Lihat saja… dia cantik, kaya, pintar, sedangkan kau…. Eeww.. berpenampilan seperti gelandangan, suka merokok, suka pergi ke klub malam. Hah! Tidak dapat dipercaya.”

Lalalalala~~~~ aku tidak dengar apa-apa… aku tidak dengar apa- apa…..

“Hyung…. ini bisa jadi masalah yang lebih BESAR jika aku menceritakannya pada Shin Hye noona.”

Whaattttt????? <<Pleetttaaaaakk>> aku memukul kepalanya dengan tangan kosongku.

“Ouucchh! Ya hyung! Kenapa kau memukulku?” Rengeknya sambil memegangi kepalanya. Oh baiklah… kenapa aku bertindak seperti seorang suami yang sedang ketahuan selingkuh?

“Ya! Berani kau mengatakannya pada Shin hye aku bersumpah akan memenggal kepala boneka pandamu.” Seungri langsung diam dan ketakutan… hahaha, good job Kwon Jiyong! Aku sangat tahu dimana letak kelemahan Lee Seungri.

“T-tapi beri tahu aku dulu…”

“Shut up!” Damn! Ternyata dia belum menyerah *sigh*

Aku mengabaikan Seungri dan mulai bergegas mengemasi barang- barangku. Sebenarnya photoshot sudah selesai sejak tiga puluh menit yang lalu. Dan sialnya aku merasa jika hari ini berlalu dengan sangat cepat. Gaaahhhhh!!! Aku tidak pernah seperti ini sebelumnya.

Kembali aku melirik Park Sandara dan dia sedang berbicara dengan seorang pria gendut. Aku tahu, dia asistennya. Jjangmyun… Jjangmie.. Jjangmae… aish… entah siapa namanya aku tidak ingat.

Aku kembali mengemasi barang- barangku. Lalu tiba- tiba….

“Kau sudah mau pulang?” Aku menoleh dan kulihat Sandara sudah berdiri di sampingku. Wait…. sejak kapan dia berada disini? Bukankah tadi dia masih berbicara dengan asisten gendutnya?

“Ne. Kau mau kuantarkan pulang?” Aku menyeringai, seringai nakal andalanku.

“Tidak. Aku pulang bersama pacarku.” Pacar? Sandara memiliki pacar? Ha ha ha. Tidak lucu sama sekali. Dan entah kenapa aku tidak menyukai perkataannya barusan.

“Ouuhhhh… kau memiliki pacar? Ya… tega sekali kau Sandarara… kemarin kau bilang kau menyukaiku dan sekarang kau bilang kau mempunyai pacar?” Kataku sambil memegangi dadaku secara dramatis. Dia membelalakan matanya…. hahahaha…. kalian harus lihat ekspresinya!

“Aku tidak menyukaimu!” Bentaknya kemudian. Aku menoleh kanan kiri dan…uh-oh… semua orang sedang menatap kita.

Hmmm… Pacar? Dia pikir aku akan cemburu.. Haha no way!

—-

Sandara POV

Babe mian aku tidak bisa menjemputmu. Aku ada meeting dadakan.

 

Mwoya??? Meeting dadakan??? Aisht.. Show off mission is FAILED! damn.

tapi….. Tenang saja, masih ada hari lainnya kok… Akan aku tunjukkan padamu Kwon Bastard Jiyong bahwa Sandara Park juga bisa memiliki pacar! Dan aku tidak menyukaimu!

Kulangkahkan kakiku menuju lobby dan there he is menatapku dari jauh dengan tatapan menghina.. Arrrggghhhh! Kenapa harus sekarang sih sukkie punya meeting mendadak?? Ottokhae??

Dengan cepat aku berjalan keluar melewatinya tanpa menoleh padanya, ayolah dara cepatlah naik ke mobilmu dan pergi dari sini sebelum si bastard jiyong menyadari bahwa pacarmu tidak akan menjemputmu!!!

Semakin dekat dengan mobil.. Dekat.. Dekat.. Dan YEAH~~ akhirnya sampai juga di mobilku! Haha

Okay mari kita pulangggggggg…..!!!

Omo. Apa-apaan? Kenapa mobilku tidak bisa menyala? Yah! Not now pleaseee… Not when that bastard is still here ans watching me from afar with his  playful smirk… *cries*

Huwaaa mobilnya tidak bisa menyala!!!!

“Miss Sandara… Sudah kubilang kan biar ku antar pulang saja.. Tapi kau malah berbohong dengan mengatakan bahwa pacaaaarmu akan menjemputmu… Mengakulah sekarang, kau single kan? Kau hanya berpura-pura….” ucap si bastard jiyong yang entah sejak kapan sudah berada disamping mobilku. Seperti mengulang kejadian kemarin.. GAAHHH

“Aku tidak berbohong! Aku benar-benar memiliki pacar, tapi sialnya dia memiliki meeting dadakan jadi dia tidak bisa menjemputku sekarang…!” balasku dengan ketus. Sialan! Untuk apa aku berbohong.. Aku benar-benar memiliki pacar tahu!

Segera ku turun dari mobilku dengan menutup pintunya secara kasar.. This is it aku benar-benar marah sekarang!!! Tapi dia hanya menyeringai saja, seperti kemarahanku hanyalah sebuah lelucon. Dia pikir dia itu siapa!Arrrggghhhh

Dengan acuh aku melangkah keluar dari tempat parkir khususku tanpa menoleh padanya.. Ini resmi aku membenci Kwon Bastard Jiyong!!!

“Kau mau kemana?” tanya si bastard sambil mengikutiku dari belakang. Aku mengacuhkannya.. Sudah kubilang aku sangat marah sekarang!

Terus kulangkahkan kakiku menuju jalan raya dan sudah tak terdengar lagi suara langkah kaki mengikutiku, it means that bastard is not following me anymore… Thank God!

Akhirnya sampai juga ke pinggir jalan tapi entah karna hari ini aku sial atau semua taksi di seoul sedang ada penumpangnya, sudah 10 menit aku menunggu disini tak ada satupun taksi yang terlihat. Aisht! Aku benci hari ini… Kenapa aku sial terus sih? *sigh*

“Sudah ku bilang kan.. Biar ku antar pulang Miss Sandara… Tapi kau malah mengacuhkanku…. Isssshhhh” gerutu Jiyong yang untuk kesekian kalinya entah sejak kapan sudah berada disampingku dengan motornya. Dia itu apa sih sebenarnya? Keturunan ninja? Kenapa aku tidak mendengar suara langkah kakinya ataupun suara motornya berjalan kesini? Sangat aneh!

Hey abaikan saja… Bukankah harusnya aku tak peduli padanya.. Ingat kau sedang marah sekarang Dara!

Yap.. Jangan acuhkan si brengsek itu..

“Ooh jadi sekarang kau mengacuhkanku yah…… Baby girl?” tanya si brengsek dengan nada menggoda. Wait, baby whatttt??????? *terkesiap*

Yah! Kenapa wajahku memanas? Ada apa denganku? Itu hanya lelucon dara hanya lelucon!!!! Hold your self!!!!!

“Wah… Lihat my baby girl is blushing now… Ow how cute…” tambahnya masih dengan nada menggoda. Kyaaaaaa kenapa suaranya seksi sih? Bahkan sukkie tak pernah memanggilku dengan suara seseksi itu! Aisht.. What the

Jangan melihatnya.. Jangan melihatnya.. Ucapku dalam hati seperti mantra. Tapi entah karna aku terlalu bodoh atau keinginan untuk melihat wajahnya yang membuatku melihat kearahnya… Damn! Dia… Dia tersenyum!!!!! Biar ku ulang dia TERSENYUM!!!! Kearahku, kearahku!!!!!! Kyaaaaaaaaaaa *mati* sudah berapa kali aku mati hari ini?

“A-apa?” tanyaku polos seperti tadi aku tidak mendengar apa-apa. Dia hanya menatapku. Kenapa ini seperti dejavu?

“Ayo….” ucapnya. Lalu segera menarikku naik ke motornya. Dan dia menyalakan mesin motornya dan pergi..

Dia terus melajukan motornya tanpa berkata apa-apa padaku. Dan bodohnya akupun hanya bisa memandangi punggungnya dan berusahauntuk tidak bersentuhan dengannya.. Walaupun aku selalu gagal karna aku selalu berberakhir memegang pinggangnya untuk mencegahku jatuh..

DEG

 

DEG

DEG

DEG

 

Yah! Heart pleaseee stop beating so hard, I’m scared he might hear you!

 

Apa-apaan Dara? Kenapa kamu jadi seperti ini? Ya Tuhan… Kenapa perasaaanku jadi aneh begini? Ada apa denganku? Kenapa rasanya jantungku mau keluar dari dadaku? Kenapa aku merasa sangat bahagia? Ini aneh… Aku tak pernah merasakan ini… Bahkan saat bersama Sukkie pun…

 

Go away strange thought! Go away!

“We’re here….” seru Jiyong tiba-tiba. Membuatku terpental kedepan dan membenturkan wajahku ke helm yang dipakainya.membuatku melompat dari motornya dan berteriak kesakitan.

“Omo! Kau tidak apa-apa?” tanya Jiyong khawatir. Ya, aku sedang tidak apa-apa! *insert sarcasm here* issssh.

Mana ada orang yang akan baik-baik saja setelah membenturkan kepalanya dengan keras ke sebuah helm? Aisht! Si brengsek yang bodoh!

Perlahan dia mendekatkan wajahnya ke wajahku untuk melihat bagian wajahku yang terbentur.

“Aisht.. Baby girl lihat apa yg sudah kau perbuat! Jidatmu memar! Sini biar ku pijat supaya tidak akan semakin membiru..” ucapnya khawatir sambil memijat lembut jidatku.Can he stop calling me Baby Girl? entah mengapa jantungku selalu berdetak kencang jika dia memanggilku dengan nama panggilan itu..

“Aw…. Aw pelan pelan ini sakit tahu!”ringisku yang lalu menjauh beberapa senti darinya. Sungguh memar itu semakin sakit saat dia memijatnya.. Huhu

“Maaf baby girl… Aku pikir dengan memijatnya itu akan membaik..” ucapnya lagi dengan rasa bersalah bercampur khawatir yang terlihat jelas diwajahnya. Aisht, that Baby Girl -nama pet lagi.

Aku hanya bisa memandangnya sambil sesekali menyentuh memar di jidatku lalu meringis setelahnya karna sentuhanku.

“Bagaimana caranya agar memar ini bisa hilang dan tidak sakit lagi yah?”

“Aku tahu…” jawab Jiyong tiba-tiba. Apa-apaan? Kenapa dia bisa mendengar isi hatiku? Apa dia keturunan cenayang?

Tapi tunggu, bukankah tadi dia bilang ‘aku tahu…’?.

“tahu apa?”

“Aku tahu cara menyembuhkan memarmu itu..” jawabnya dengan wajah serius.

“Ba-bagaimana?”why suddenly I felt so nervous?

Dia mendekatiku lagi dan…….

Chu~

 

 

 

What the hell! Dia mencium memar dijidatku… OMO!!!!!

 

DEG

 

DEG

 

DEG

Dengan wajah yang masih berada sangat dekat dengan wajahku, tanpa sengaja mata kami bertemu dan dia lalu mengalihkan pandangannya kearah bibirku…. Perlahan semakin mendekatkan wajahnya ke wajahku… Semakin dekat…. Dekat…. Dan………. Perlahan kupejamkan mataku…… Dan menunggunya mendaratkan bibirnya ke bibirku………… Kyaaaaaaaaah He’s going to KISS ME!

DEG

 

DEG

 

DEG

*drrrrrtt drrrrtttt drrrrtttt*

Suara apa itu? Dan kenapa aku tidak merasakan apa-apa dibibirku?

Perlahan ku membuka mataku……… Dan mendapati shock terbesar didalam hidupku……………………….

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHH

 

 

SI BRENGSEK SEDANG MENAHAN TAWA DIDEPANKU SAMBIL MEMEGANG PONSELNYA!!!!!!!!!!!!!!

APA-

 

“Jadi………. Kau benar-benar berharap aku akan menciummu? PUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA Miss Sandara Park kau harus melihat wajahmu…. Kau.. Kau memonyongkan bibirmu…. Dan- dan…. PUAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA”Si brengsek menertawakanku seperti orang gila. And here I am, melongo seperti orang terbodoh didunia,

KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHH INI SANGAT MEMALUKAN!!!!!!!!!! TANAH KUMOHON TERBELALAH DAN TELAN AKU BULAT BULAT!!!!!!!! HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

 

 

 

 

 

 

To be continued…

Advertisements

18 thoughts on “[Series] Finally Found You~ Chapter 3

  1. koccaaaaakkkkk….aaabbiisssss…..tpi knpa selalu dara yg kena…..sekali2 jiyong napa….hahahahha
    dara sama ji mereka tertarik tuh satu sama lain….tpi gimana nasib pasangan merekaya. kasihan jga sih. tpi DG pokoknya harus bersama….kekkeke
    gomawo kak yass & kak funrabbit udh update ffnya….ditunggu ya next chapnya…..Semangaaaaaattttttttt.

  2. Prihatin sama dara, semoga stok sabarnya masih banyak. Tapi diem2 dia juga seneng di gituin😄😄
    Pakabar nih geun suk sama sin hye? Bakalan rumit nih mana dara mau tunangan jugaaa
    Selalu ditunggu thor, semangat semangat!💪💪

  3. Wah bener” bikin ngakak ceritanya…..
    kasihan sekali ya dara slalu dikerjain sm jiyong dan semoga aja dara slalu sabar menghadapi sikap jiyong yg jahilnya nggak ketulungan hehehehe…….
    Hati2 loh jiyong nanti lama2 kamu suka sm dara trus giliran jiyong suka daranya dah mau nikah sm jang geunsuk …
    next chap jqngan lama2 ya thor ditunggu kelanjutannya dan makin penasaran sm kejahilan jiyong buat bikin dara marah….

  4. ngakak bacanya.. lucu.. dara malu banget tuh.. ya ampun jiyong tega bikin dara malu ngerjain dara trs lagi.. lanjut lanjut.. udah gak sabar thor.. sip ceritanya

  5. Kak yasiiii kak fanny drimana aja kaliah huh?? Kangen tau sama ff ini aishhhh. Sring2 update dungg jeball.
    Kasian dara jdi bahan lelucon jiyong, smga aja porsi kesabaran dara masih bnyak hahaha. Kocakk abis sumvahhh

  6. thanks guyssssss ….. udah baca.. udah koment.. seneng bangettttttt ada yg suka 😊😊😊😊😊

    tapi, maap yah krna udh lama aku sama yasi blm smpet nulis chapter 4 nya ini baru mau mulai nulis….

    semoga kalian bersabar yahhh tapi janji deh ga lama-lama.. hehe

    sekali lagi makasih. 😘💋❤

  7. oooh yah utk yg nanya kpn jgs sma psh muncul, mrka mncul ntar di next chap annnnndddddd buat balas dendam sma jiyong akn ada di next chap.. so, bersabar aja yaaaa my lovely readers~~~~~~ love yuuuu 😘😘😘😘

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s