HAPPY EASTER [Ficlet]

gd___butterfly_wp_1_by_aimeineko

Author : Bernadette Michelle

Semilir angin sukses membuat semua warga korea selatan mendengus kesal akan dinginnya cuaca hari ini. Bulan ini merupakan bulan kebahagiaan tersendiri bagi anak kecil maupun orang dewasa. Hari paskah. Bisakah kalian membayangkan itu? ornamen ornamen unik dan lucu yang dapat menarik simpati orang banyak. Hiasan telur paskah sampai hiasan kelinci memenuhi ibukota negara, Seoul. Membuat banyak orang sangat menyukai hari Paskah. Tak terkecuali oleh dua orang manusia yang sedang menikmati hari itu di tempat yang jauh dari keramaian festival paskah.

Kwon Jiyong dan Sandara Park.

••

Jiyong’s pov

Hari ini hari yang indah. Bagaimana tidak? hari ini merupakan hari paskah. Hari terfavorit sandara park, sahabat yang sangat kucintai. Friendzone? ehm kalian bisa menyebutnya seperti itu. Kami sudah mengenal dari umur 5 tahun dan sampai sekarang kami masih menjadi sahabat. Dan selama itupun juga aku masih takut untuk mengungkapkan perasaanku. Tapi, mungkin hari ini aku akan mengungkapkanya sekarang. Mungkin. Aku akan mencobanya.

Tetapi bagaimana jika aku ditolak? batinku bertanya. Andwae itu tidak boleh terjadi. Lalu apa yang harus aku lakukan? aisht, kwon jiyong pabo.

“Wae? ada yang salah?” Tanya dara

“Kau seperti memiliki masalah. Ada apa? kau bisa menceritakannya padaku selagi ini ditempat yang jauh dari keramaian. Jadi, kau tak perlu khawatir ada yang mendengarnya.” lanjutnya

“Ani.” “aku tak memiliki masalah” ujarku bohong habis-habisan.

“Bicaralah. Lagipula tidak ada seungei yang akan membocorkan rahasiamu. Aku akan menjaga rahasiamu. Tenang saja”

‘bagaimana aku tenang jika aku berada di dekatmu, dara?’ batinku.

“Sebenarnya aku memiliki masalah percintaan.” aku menarik nafas panjang sebelum melanjutkannya.

“Dan dia belum pernah mengetahui perasaanku padanya”

“lalu?” tanya dara yang sepertinya mulai penasaran dengan ceritaku dan sepertinya raut wajahnya berubah menjadi cemburu, mungkin.

Mengapa selalu harus ada kata ‘mungkin’? karena aku tak bisa memastikannya.

“Dan kami sudah lama sangat dekat. Aku takut jika aku mengungkapkan perasaanku kepadanya, kemungkinan ia akan menolak dan menjauhiku”

“Mengapa kau begitu yakin?”

“Hanya feeling saja”

Dara mengernyitkan dahinya bingung, “Apakah aku juga mengenalnya? seperti chaerin? bom? minji? atau lydia?”

“Kau sangat mengenalnya tetapi bukan diantara mereka yang kausebutkan” ucapku memancing agar ia mengetahui bahwa ialah yang kucintai.

“Yak! apakah kau homo? kau tidak mungkin menyukai seungri ataupun youngbae kan?” Dara tertawa terbahak bahak dan aku hanya bisa merengut.

“Yak! dara-ah aku tidak menyukai mereka dan kutegaskan sekali lagi aku bukan homo” jawabku tegas yang dapat membuatnya diam dan menunduk seperti merasa bersalah.

“Mian” “apakah kau butuh saran untuk hal percintaanmu itu?” Dara meneggakan kepalanya dan matanya langsung menatap mataku yang bisa membuatku menegang selama beberapa detik.

“I…iya tentu saja” aku tak bisa mengelak bahwa aku sangat gugup jika ditatap langsung olehnya.

“Mengapa kau tidak mencobanya dulu? mencoba untuk mengungkapkannya dengan cara baik baik. Aku tau kau itu namja yang sangat baik, jadi, aku yakin ia akan menerimanya” “dan jangan lupa kau adalah namja yang hampir sempurna” ucapnya dengan raut wajah menahan tawanya.

“Hampir sempurna?” tanyaku.

“Ani. Lupakan ucapan terakhirku tadi” ia tetap mencoba menahan tawanya lagi.

“Hampir sempurna apanya?” tanyaku lagi mencoba sabar dengan kata katanya yang cukup menghina itu.

“Kau tidak menyadarinya?”

“Mwo?” jawabku ketus.

“Aku pernah mengira bahwa kau itu gay karena selalu menempel dengan banyak pria” tawanya pun lolos dari bibirnya yang manis itu.

“Jangan menarik kesimpulan dengan mudah, park. Dan apa yang kau katakan barusan itu bukan hal yang benar. Aku dengan para cowok itu hanya berteman.” Masih dengan nada cool-ku.

“Arraseo”

“Boleh aku berbicara mengenai sesuatu?”

“Apakah aku Tuhanmu sampai kau memintaku ijin untuk berbicara seperti itu?” tanyanya mencoba bergurau.

“Tadi kau menyuruhku mencoba untuk mengungkap perasaanku.” aku menarik nafas panjang untuk menghilangkan kemungkinan aku akan ditolak olehnya.

“Saranghae, sandara park.” “neomu neomu saranghae” lanjutku lagi dengan menutup mata.

Aku sungguh ketakutan dengan kemungkinan kemungkinan ia akan menolakku.

“Aku menunggu itu dari lama”

Aku membuka mataku dengan cepat dan mendapati dara tersenyum manis padaku.

“Apakah kau mau mendengar jawabanku, Kwon Jiyong?” lanjutnya.

“Nado saranghae” “neomu neomu saranghae”

Dalam beberapa detik aku mencoba mencerna perkataannya. Apa yang tadi dia katakan? dia mengatakan ‘nado saranghae’?

“Apakah aku perlu mengucapkannya lagi?” tanya dara kesal.

“Tapi aku tak ingin-” ucapannya kuhentikan dengan pelukanku.

“Yak! Kwon Jiyong lepaskan!”

“Shireo. Aku ingin memelukmu seprti ini sampai selamanya dan apakah sekarang kita sudah melepas gelar ‘sahabat’ ini menjadi ‘kekasih’?” Tanyaku menggodanya.

“Mengapa aku bisa menyukai mu, hah? Lagipula kita juga masih bisa sahabatan kan? kau itu merupakan sosok sahabat sekaligus kekasih, paboya” aku bisa merasakan tangannya membalas memelukku.

“Tapi, bisakah kau lepaskan pelukanmu itu? ini sangat sesak”

Aku segera melepaskan pelukanku dan tersenyum manis yang disambut dengan tawa renyah kekasihku, Sandara Park

Aku meraih tengkuknya dan segera mencium bibirnya lembut dan menciba agar tidak berlama-lama.

Setelah melepaskan ciuman kami yang hanya berlangsung selama beberapa detik, kami saling melempar senyum bahagia.

“Happy easter, kwon jiyong”

Menurutku, Hari Paskah bisa menjadi hari terfavoritku sekarang.

FIN

••

author’s note : gaje nggak sih certanya? mudah mudahan bisa ngebuat para readers terhibur deh. Dan HAPPY EASTER EVERYONE. Hengsho.

••

Advertisements

11 thoughts on “HAPPY EASTER [Ficlet]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s