PERFECT MATCH (Tweet 4.25.13) : Chapter #19

poster

perfect

True Tittle : Tweet 4.25.13
Author      : RuiShi
Link          : Tweet 4.25.13 on AFF
Translator : dillatiffa

Waaaah~~ lama yaak.. kkkk, saya sayang ama cerita ini, jadi pengennya dilama2in biar nggak kelar2 kkkk..
Nah, buat yang udah lama menanti.. selamat baca.. ^^

 ~ Blurred Line ~

Begitu mendarat, 2NE1 langsung pergi menuju ke gedung MBC untuk tampil di acara Music Core. Meskipun mereka sangat sibuk dan butuh tidur, tidak ada satu pun kerut kesal dapat ditemukan di wajah mereka, dan mereka pun tidak sekali pun terdengar mengeluh. Mereka menyukai apa yang mereka lakukan dan mereka bahagia karenanya.

 

Line Update

[DARA] Aku tidak banyak tidur saat di pesawat dan di mobil. Aku selalu duduk di sebelah menejer dan melihatnya tertidur atau melihatnya melakukan hal yang benar. Tapi akhir-akhir ini… aku selalu tidur kapanpun aku punya kesempatan kkk kupikir ini adalah musim tersibuk datang sekali atau dua kali dalam setahun, saat musim panas dan saat minggu terakhir di bulan Desember saat banyak acara yang harus kami datangi. Sudah cukup lama aku tidak merasa lelah seperti ini… Rasanya menyenangkan… kurasa aku sangat merindukan berada diatas panggung. Aku akan bekerja keras. Tapi sekarang aku lapar.

Dara langsung duduk dengan tegak begitu melihat van mereka datang. Dia lalu melihat ponselnya dan mengecek kotak pesan. Yup… siapa yang akan tertidur setelah melihat 10 pesan dan sekitar 20 panggilan masuk. Selain memastikan Jjangmae tidak tertidur, dia juga harus meng-update berita untuk seseorang.

SNS : 10 pesan dari Jiyong

#1 : Apa kau sudah kembali?

#2 : Yah, bisakah aku bertemu denganmu sebelum aku pergi?

#3 : Kumohon segeralah jawab begitu kau melihat pesan ini.

#4 : Yah!

#5 : Aku benar-benar ingin bertemu denganmu sebelum aku pergi!

#6 : Kau ingat kan aku mengatakan padamu bahwa aku akan pergi ke New York, neh?

#7 : Dara-ya… dimana kau? Noona… noona… noona…!!!

#8 : Sudah hampir waktunya…

#9 : Walaupun aku sudah berada didalam pesawat, kirimi aku pesan begitu kau membaca ini! Mungkin saja disana ada wi-fi. Majalahnya mungkin akan terbit saat aku berada disana. kuharap kau bisa menunggu sampai aku kembali dan kita akan melihat fotonya bersama-sama. B-cut-nya sudah dikirim. Aku akan menunjukkannya padamu begitu aku kembali. Semoga sukses untuk penampilan kalian! Fighting! Aku adalah cheerleader-mu yang paling pertama! 2NE1 yang terbaik!

#10 : Aku mencintai… orang yang sedang membaca pesan ini!

Dara menelepon nomor Jiyong dan menunggu sampai pria itu mengangkatnya… sayangnya tidak ada jawaban.

SNS : Dari Dara untuk Jiyong

Mianhe, aku baru saja membaca pesan-pesanmu. Kami sedang dalam perjalanan menuju MBC. Aku tahu kau akan berada di NY untuk pekerjaan tapi jangan lupa untuk bersenang-senang dan sisakan waktu untuk beristirahat, arasso? Jangan membuatku mencemaskanmu! Aku akan menunggu sampai kau kembali untuk melihat foto-foto itu. Setidaknya kau bisa memberikan penjelasan langsung… kekeke. Cek Twitter dan Line kalau kau sempat. Walaupun kita tidak bisa berkomunikasi secara langsung, paling tidak kau tahu apa yang kulakukan. Aku tidak ingin kau cemas. Aku akan baik-baik saja. Aku mencintai… orang yang sedang tersenyum ketika membaca pesanku. Mwah!

*

“Jiyong, apa kau sudah siap? Kita tidak boleh terlambat.” Kata menejernya sambil mengambil tas Jiyong untuk dibawa ke mobil.

“Sebentar lagi, hampir selesai menyimpan. Akan kubawa saja laptopku.” Jawabnya kemudian berdiri dan menuju ke kamar mandi. Saat dia kembali filenya sudah tersimpan dan sudah tertransfer ke ponselnya. Dia mematikan laptopnya, memasukkannya kedalam soft-case, lalu menyimpan ponselnya kedalam saku… tidak sempat mengecek pesan yang diterimanya.

Didalam mobil, Jiyong mengecek ponselnya dan melihat pesan yang Dara kirimkan untukny. Dia tersenyum dari awal sampai akhir dan mencoba untuk menelepon gadis itu, namun tidak ada jawaban. Mereka mungkin sedang shooting sekarang. Dia mendesah. Alasan kenapa dia mengirimkan pesan-pesan itu adalah karena dia berharap Dara akan membaca dan langsung meneleponnya saat dia masih belum berangkat. Sayangnya, hal itu tidak tejadi. Dara terlambat membaca pesan darinya dan saat gadis itu menelepon, giliran dirinya yang sedang sibuk di studio, memberikan sentuhan akhir pada musik komposisinya, sehingga tidak sempat menjawab. Hal seperti ini selalu saja terjadi saat mereka berdua sedang sibuk. Melihat itu, mungkin semua orang akan menganggap bahwa mereka telah terbiasa… tapi jujur saja, Jiyong rindu hanya duduk-duduk di studio dan mengerjakan musiknya, dengan Dara duduk disampingnya, membuat sketsa. Jiyong tertawa akan kenangan itu – membuatnya mendapatkan tatapan dari menejernya – dia tidak mau ambil pusing dan hanya menggelengkan kepala.

Jiyong  tentu saja cemas. Mungkin Dara benar-benar mengerti, atau gadis itu terlalu lelah hingga tidak bisa memproses apa yang disampaikannya tentang pemotretannya untuk Vogue dengan baik. Itu membuat Jiyong cemas. Dan lebih buruknya lagi, majalah itu akan dirilis saat dia sedang pergi. Jiyong memijit pelipisnya. Dia harusnya berhenti cemas. Gadis ini adalah gadis yang sama yang tetap berada disampingnya saat skandal narkobanya dulu. Dara bisa saja meninggalkannya karena skandal itu, tapi gadis itu memilih untuk tetap berada disana. Jiyong harusnya bisa lebih percaya. Dia tersenyum saat membaca pesan dari Dara lagi… “Aku mencintai… orang yang sedang tersenyum saat membaca pesanku ini. Mwah!” Pada saat-saat seperti ini, saat mereka berdua tidak bisa saling bertemu, Jiyong hanya bisa mengandalkan Twitter hanya untuk tahu keadaan gadisnya.

Tweet 7.13.13

Ssantographer, kemampuannya semakin membaik ^.^v

Tweet 7.13.13

Foto untuk merayakan pergi ke MBC untuk pertama kalinya setelah sekian lama. Aku merasa sedang melakukan karya wisata ^^

“Dia mengejekku dengan pose itu, eh?” pikir Jiyong saat melihat foto pertama lalu menggelengkan kepalanya melihat yang satunya lagi. “Hyung…” katanya tiba-tiba, menejernya menatapnya dari kaca spion tengah. “Menurutmu sajangnim akan mengijinkan gadis-gadis itu untuk mengikuti We Got Married?”

“Jjangmae dan aku sudah mengecek jadwal mereka dan kupikir tidak akan mungkin untuk memasukkan mereka kedalam acara itu. Maksudku, mereka minimal harus bertemu dengan suami mereka seminggu sekali. Saat ini saja mereka sulit sekali mengambil waktu istirahat. Wae?” jawab Namguk.

“Arasso… aku hanya berpikir mereka akan sangat sibuk.” Dia menyudahi percakapan itu dengan memasang earphone di telinganya. Menejernya menyeringai. Pria itu sedang mencemaskan gadisnya akan mengikuti acara itu begitu majalah itu dirilis. Sekarang ini, dirinya bisa membaca Jiyong semudah membaca buku untuk anak-anak.

*

“Jadi, sekarang dia sednag pergi ke New York?” tanya Bom yang dijawab Dara dengan anggukan. “Dan bagaimana dengan kegemparan yang akan dia sebabkan begitu foto itu keluar?” sang member tertua berada dalam mode induk-ayam-yang-protektif begitu mengetahui kepergian kekasih sahabatnya. “Apa dia mencoba kabur?”

“Aniyo, Bommie. Dia pergi ke NY untuk kerja. Dia meeting dengan Harry, Ben, dan kru yang bekerja dengannya untuk album terbarunya.” Dara meyakinkan Bom. “Berhenti meracuni pikiranku.”

“Bagaimana kalau dia menemui model Soojoo, Sunghee, atau Jihye saat dia berada di New York, unnie?” tanya Minzy tiba-tiba – membuat Bom dan Chaerin menggebrakkan tangan mereka ke meja. “Andwe!” seru keduanya bersamaan, membuat Dara hanya bisa tersenyum. “Aku hanya… mianhe, Dara unnie! Lupakan apa yang kukatakan. Kenapa kita tidak mengambil fotomu dengan WGM, neh? Dia pasti akan cemas karena itu.” tambah maknae.

“Aku setuju dengan ide itu, Dara unnie!” Chaerin menyetujui.

Meskipun sudah mencoba, namun Dara tidak bisa untuk tidak merasa cemas. Dia bisa merasakan ketidaknyamanan Jiyong dan dia sangat bersyukur bahwa dirinya sedang sibuk saat ini, jadi dia tidak perlu berurusan dengan ‘skandal percintaan’ pria itu. “Sejujurnya, kenapa dia mencemaskan pemotretan itu?” pikirnya. Dia sedang makan sendirian di kafetaria dan Jjangmae mangambil fotonya. Pria itu kemudian duduk disebelah Dara dan menunjukkan hasil foto yang dia ambil.

“Aku bisa memposting ini di me2day.” Kata Dara. “Jika Jiyong melihatnya, paling tidak dia jadi tahu kalau aku makan. Aku tidak bisa memposting di Twitter karena dia sudah memposting burgernya disana. aku lega dia makan! Walaupun sebenarnya Ssabu-nim tidak akan mengijinkannya. Kekeke.”

“Dara?” kata Jjangmae dan Dara menatapnya, masih memasang senyuman di wajahnya. “Apa ada yang lucu?”

“Aniyo, aku hanya sedang mengingat hal yang lucu.” Dara cepat-cepat mengalihkan pehatian. “Kau boleh pulang, Jjangmae. Aku hanya perlu menyelesaikan beberapa lirik dengan Teddy oppa. Itu tidak akan lama.”

“Arasso, tapi Dara, kau ada jadwal pagi besok, neh?” kata Jjangmae dan Dara mengangguk.

*

“Kuharap aku punya waktu lebih banyak untuk berbincang dengannya, Ji.” Kata Ben kepada Jiyong saat mereka tengah beristirahat dan Harry sedang memikirkan kemana selanjutnya mereka akan pergi. Jadwal Jiyong sampai saat ini cukup padat… Mereka pergi ke toko sepatu untuk membeli beberapa persediaan yang Jiyong butuhkan, lalu bertemu dengan Harry Kim sang Seoulcialite, yang membawakan mereka beberapa burger, lalu seperti yang Yongbae minta, mereka kemudian pergi ke ekshibisi seni yang diselenggarakan oleh artis jalanan Haculla bertempat di Chealsea.

“Gadis itu berhasil mendapatkan respek dariku hanya dengan mendengarkanmu bercerita tentangnya.” Tambah Ben. “Pasti sangat menyenangkan, dicintai seperti itu, neh?” Jiyong mengangguk. Ben sudah menjadi salah satu teman lama dalam industri ini, sejak dia masih pendatang baru bersama Bigbang. Saat pria itu menanyakan tentang kehidupan pribadinya, Jiyong sama sekali tidak keberatan untuk menceritakan tentang Dara – sebenarnya berniat pamer. Jiyong sangat banga akan Dara – walaupun hanya sedikit orang yang bisa dia ceritakan. Sekarang ini, sebagian besar orang di YG pasti tahu. Model Soojoo bahkan menanyakan tentangnya dan walaupun Jiyong tidak bisa menyebutkan nama, model itu bisa menebak dengan tepat bahwa Jiyong memiliki seorang kekasih karena rasa segan yang ditunjukkannya.

“Kita akan meeting dengan PrivateStock setelah mengunjungi Aura Friedman. Jiyong, kau bilang begitu padaku, kan? Seniman yang dikatakan model Soojoo padamu?” Harry mendatangi mereka setelah menerima telepon.

“Neh, aku berbicara tentang pop art saat kami pemotretan untuk Vogue dan Soojoo noona menyarankan agar aku mengecek aura colorist.” Jiyong memberitahu Harry yang memandangnya penuh curiga.

“Apakah hanya interaksi kalian? Aku mengenal Soojoo dan dia sangat berpikiran liberal. Kita bisa bersenang-senang dengannya kalau kau mau.” Goda Harry. Jiyong hanya menggelengkan kepala tersenyum.

“Aku akan jadi teman yang buruk. Karena belakangan ini aku sibuk, kalau ada kesempatan untuk bersenang-senang, aku memilih melakukannya dalam tidur.” Jawab Jiyong blak-blakan membuat Ben meringis. Harry tidak tahu tentang Dara dan Jiyong tidak memiliki rencana untuk memberitahu. Untungnya ada Ben disini, sehingga bisa membantu Jiyong mencari alasan kepada Harry.

“Harry, Jiyong butuh istirahat. Kita sebaiknya pergi dan segera menyelesaikan ini. Kita masih punya banyak waktu besok.” Kata Ben pada Harry dan kemudian mereka semua pergi ke tempat tujuan mereka selanjutnya… menuju ke @owvbics.

Begitu mereka sampai sana, pohak penyelenggara sangatlah ramah bahkan sampai memberi Jiyong hadiah dan menyiapkan makan malam untuk mereka. Begitu Jiyong melihat karya seni yang dipajang, dia langsung merasa tertarik… kemudian saat dia melihat boneka kelinci… dia memutuskan, dia MENYUKAI-nya.

Instagram Update : 7.13.13

 

Salah seorang penyelenggara melihat Jiyong menatap boneka kelinci raksasa dengan senyuman di wajah. “Apa kau menyukainya?” tanyanya dan Jiyong mengangguk. “Apa itu bagian dari pameran?” tanya Jiyong dan sang penyelenggara tertawa mendengarnya. “Maaf, bukan. Tapi kau bisa berfoto dengan boneka itu kalau mau.” Lalu pria itu pamit untuk menerima telepon, meninggalkan Harry, Jiyong, dan Ben.

“Hyung! Foto aku!” Jiyong menyerahkan ponselnya kepada Ben bersamaan dengan Harry yang keluar untuk menerima panggilan masuknya yang tak berujung – ahhh begitulah hidup seorang agen. Ben menertawakan Jiyong yang sempat-sempatnya meletakkan boa yang dilihatnya di display. “Mereka tidak akan keberatan, neh?” tanya si pria muda dan Ben hanya bisa mengangguk. “Katakan kalau kau sudah siap.” Kata Ben.

Setelah foto itu diambil, Jiyong langsung mempostingnya di akun Instagram miliknya. “Apakah aku harus memberi caption, mungkin ‘Reggae Rabbit’?” tanya Jiyong pada Ben, yang langsung tersedak oleh air yang sedang dia minum dan terbatuk-batuk. “Apa kau berencana mengumumkan kepada dunia sekarang juga?” tanya Ben dan Jiyong menjawab dengan gelengan kepala. “Terlalu mencolok. Biarkan saja kosong.”

“Aku sangat menyukai tempat ini, hyung.” Beritahu Jiyong pada Ben setelah mengembalikan boneka kelinci ke tempanya semila. Harry juga mendengarnya dan tersenyum. “Kuharap bukan karena pengaruh dari Soojoo.” Harry kembali menggodanya. “Aku tidak sabar untuk melihat Vogue. Apa kau akan mengirimkan kepada kami?”

“Kurasa Vogue akan lebih berterima kasih jika kalian membelinya sendiri, hyung!” ujar Jiyong kepada Harry diiringi dengan tawa, namun Ben tahu pria muda itu mulai merasa kesal. Jiyong lalu melihat karya seni yang diperolehnya dan mengambil foto.

Instagram Update

Senang bertemu denganmu man dan Terima kasih untuk hadiahnya Aku menyukainya @owvbics

Begitu mereka keluar dari showroom, Harry langsung berteriak, “Sekarang, waktunya kita berpesta!” Jiyong menatap Ben, meminta bantuan, lebih tepatnya memohon.

“Harry, bisakah kita tidak clubbing? Sesuatu yang lebih privat mungkin?” Ben bersuara.

“Kita bisa pergi ke Pulse. Itu adalah tempat karaoke di 41 St. Kita bisa memesan ruangan privat. Staff juga akan ikut dengan kita, kan? Guys, ini New York! Kita ada di Manhattan! The Big Apple[1]! Kota ini tidak pernah tidur! Kalian harus menikmatinya selagi masih disini dan kalian bisa berjalan-jalan dengan leluasa seperti orang biasa!” Harry memastikan agar semua orang pergi, bahkan Jiyong terseyum memikirkan dia bisa berjalan dengan leluasa tanpa perlu cemas akan ada yang mengenalinya. Dan dia lalu ingat perkataan TOP padanya, “Aku tidak pernah merasa bebas dimanapun selain di New York.” Kota ini adalah tempat favorit hyung-nya. Sepertinya sebuah ruangan privat tidak akan menjadi masalah untuknya. Jiyong tahu, Harry hanya ini agar dia bersenang-senang dan akan sangat tidak sopan jika dia menolak. Dia dan para stafna memang sedang butuh melepas kepenatan.

*

Line Update

Aku mengecek Line setelah latihan dan langsung bertanya-tanya siapa itu! dan aku jadi sangat bersemangat tapi ternyata itu adalah Bommie kkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkkk

Pekerjaan lagi bagi Dara dan yang lainnya, mereka dijadwalkan untuk sebuah program radio. Sebelum pergi, dia mengecek semua akunnya, ingin mendengar kabar dari seseorang, namun sayangna tidak ada satu pun. Dara tiba-tiba berpikir bahwa sudah cukup lama sejak Jiyong terakhir kali online. Pria itu hanya memposting foto tentang beberapa karya seni di Twitter. Sayang sekali, dirinya tidak memiliki akun Instagram sehingga dia tidak bisa melihat foto lain yang dibagikan pria itu kepada publik.

*

Line Update

[Jara] hari ini kami pergi ke visible radio[2] kkkkkkkkkk tapi ada sesuatu yang terasa lain dan lucu karena baru melakukannya setelah empat tahun debut kkkkkkk

 

[Minzy] Apa kau Jara? Kkkk

Dara terperangah dan mencoba membetulkan kesalahan yang dilakukannya. “Ini hanya typo… ini hanya typo… ini hanya typo…” gumamnya pada diri sendiri, tapi Minzy mendengarnya dan maknae itu menaikkan alisnya. Mereka sedang berada di studio rekaman, bekerja bersama Teddy.

“Unnie, huruf D dan J di keyboard itu sangat jauh – kalau mau dikatakan itu typo.” Terang maknae. Bom yang paham akan apa yang dikatakan Minzy tertawa, menggoda Dara tentang kesalahan kecil yang sangat nyata bagi mereka, bahkan Chaerin terkikik geli.

Line Update

[Minzy] bolehkah aku memanggilmu Sanjara Park mulai sekarang?! Kkk

 

[Dara] Ngomong2, aku jadi berpikir tentang hari ini kkk dan aku baru sadar kalao kamera masih mengambil gambar kk selama waktu istirahat aku tidak menyadari keberadaan kamera – jadi aku minum air begitu saja dan kupikir itu lucu kkk mungkin aku harus berusaha lebih keras? Mungkin Blackjacks akan berkhianat?

[MInzy] aku terus tertawa dan sama sekali tidak peduli dengan kamera

 

[Dara] ayolah jangan seperti itu hanya karena 1 typo kkkkkkkk

 

[Minzy] aku akan berpura-pura tidak tahu apapun kk sama sekali tidak tahu~

 

[Dara] aku sedang rekaman sekarang jadi aku tidak bisa mengirimkan pesan suara!!! Darong tidak ingin suaranya hilang. Cix aku ingin menjadi seorang perfectionist ^_^v aku berbaris dibelakang Teddy oppa sekarang… Minzy juga kkk ssshhhh~!!!

 

[Bom] kkkkkkkkkkk benar-benar lucu saat ini Jara….. kkkkkkkkkkkkkkk

 

[Dara] tepat setelah kami debut setiap kami berlatih untuk penampilan di TV, kami biasanya saling berkirim pesan untuk menyamakan kostum misalnya saja, besok semuanya hitam atau sepatu apa atau baju apa~! Tapi sekarang semuanya terserah saja kk kurasa itulah kami yang sebenarnya kk kami semua sangatlah berbeda ^^ terkadang aku selalu memikirkan saat-saat yang telah berlalu dan berpikir bahwa itu lucu dan cute >.<

 

[Bom] aku bisa mati karena tertawa

 

[Dara] Miss Park Bom kkkk Miss Bom jangan panggil aku Dari kkkkkkkkkkkkkkkkkk

 

[Minzy] Ja…..ra itu sangat lucu, aku berpikir bahwa Jara merupakan seekor kura-kura sekarang

 

[Bom] kkkkkkkkkkkkkkkk ok kkkkkk aku tertawa sangat keras sekarang… dan aku sedang rekaman sekarang kkkkkkkk aku bisa mati karena menahan tawa kkkkkkkkkkk Kenapa Jara jadi seperti ini kkkkkkkkkkk Dari kkkkkkkkkkkkkkkkkk

 

[Dara] Mari menahan diri sekarang. Sekalinya kita tertawa akan sangat sulit untuk berhenti.. hoooooohoooo…. Woo~saa!!! Woo~saaa!!!

Walaupun Dara mencoba mengganti topik, teman-temannya tidak membiarkannya dan selalu membawa percakapan mereka kembali ke topik awal, bahkan Teddy menganggap hal itu lucu begitu tahu apa yang terjadi. Dia ikut menggoda dara setelah membaca salah satu entri Dara di Line. [Dara] tepat setelah kami debut setiap kami berlatih untuk penampilan di TV, kami biasanya saling berkirim pesan untuk menyamakan kostum misalnya saja, besok semuanya hitam atau sepatu apa atau baju apa~! Tapi sekarang semuanya terserah saja kk kurasa itulah kami yang sebenarnya kk kami semua sangatlah berbeda ^^ terkadang aku selalu memikirkan saat-saat yang telah berlalu dan berpikir bahwa itu lucu dan cute >.<

 

“Darong, bukan seperti itu yang kuingat. Bukannya seseorang meneleponmu sebelum latihan dan memaksa agar kalian memakai kostum yang sama?” mulai sang produser 2NE1 membuat Dara membeku di tempat. “Aku ingat karena aku tahu orang itu memaksa agar tidak ada yang memiliki kostum serupa, dan bahkan kami membicarakannya di GDTV, tapi tidak masalah jika dia memiliki sesuatu yang sama dengan milikmu, neh?”

Sekarang semuanya tertawa, sementara Dara berpura-pura menangis dan Chaerin yang duduk disebelahnya mencoba menenangkan tapi tidak bisa menahan tawa. Semuanya menertawakan Dara dan jika sampai bisa membuat Teddy bergabung dengan mereka, itu sangat menakjubkan!

Yongbae yang sedang berjalan di koridor memutuskan untuk mampir di studio Teddy dan malah menemukan semua orang disana tengah tertawa. “Apa yang terjadi disini?” tanyanya.

“Yongbae-ah, apa kau sudah berlangganan Line kami?” tanya Bom.

“Aniyo, wae?” member Bigbang itu bertanya.

“Tidak ada yang terjadi!” jawab Dara cepat. “Kenapa kau kemari, Yongbae?”

“Aku hanya ingin memperlihatkan ini.” Yongbae mendekati Dara dan menunjukkan sesuatu di ponselnya. “Jiyong menyukai ini beberapa saat yang lalu.”

“Aigoo…” hanya itu yang bisa Dara katakana dan yang lainnya langsung tertawa. Dara tiba-tiba berharap agar dia bisa lenyap di udara.

*

Instagram Update 7.15.13

IMDONE

Apa maksudnya beristirahat? Aniyo! Majalahnya telah rilis dan editornya mengirimkan pesan bahwa itu sudah didistribusikan. Semua orang akan melihatnya. Dara akan melihatnya.

Dia sudah tamat…

*

Tapi Dara tidak memiliki kesempatan untuk melihat itu… tidak satu pun. Mereka sedang shooting untuk Running Man dan semua orang seperti yang berlatih seharian penuh. Begitu sampai rumah, Dara sudah terlalu lelah, dia langsung tertidur selesai mandi.

Hari berikutnya, mereka memiliki jadwal wawancara dan menyelesaikan rekaman dan juga harus menghafal koreografi – sehingga tidak seorang pun yang memiliki waktu untuk “berita terbaru” seperti G-Dragon berpose setengah telanjang dengan model setengah telanjang dibelakangnya dan saling bertukar rokok yang terlihat sangat hot, seksi, dan sangat intim.

Jiyong juga sudah kembali dan menelepon Dara begitu mendarat. Gadis itu terdengar ceria namun mereka tidak bisa mengobrol lama karena 2NE1 sedang melakukan sesuatu.

Line Update

[Dara] Maaf~ aku sebenarnya ingin mengirimkan stiker itu kepada seseorang, tapi aku hanya memiliki kalian untuk ini guys. Kkk stiker terror… kkkk suatu saat nanti jika aku jarang masuk kemari, mungkin itu artinya aku sedang pergi dengan pacarku… kk

Jiyong pikir tidak ada masalah, bahkan dia sampai memposting B-cut-nya di Instagram. Dia masih belum bertemu dengan Dara tapi gadis itu mau membalas pesannya dan dia gembira karena hal itu. Dia mendapat libur dari sajangnim, yang memintanya untuk pulang ke rumah saja. Dia juga sudah memberitahu Ben tentang reaksi dari Dara melalui email dan Ben ikut merasa senang untuknya.

Pada tanggal 20 Juli, 2NE1 dijadwalkan untuk Music Core dan Dara menelepon Jiyong dan meminta pria itu menonton karena Dara ditantang untuk melakukan crazy dance jika mereka mendapat peringkat pertama. Jiyong berjanji akan melakukannya kemudian Dara menutup telepon. Jiyong tertawa terbahak saat menonton Dara – orang tuanya juga ikut bergabung dengannya. “Gadis itu tidak pernah kehabisan tenaga, iya kan?” ujar ayahnya. “Gadis itu selalu punya kepribadian ceria, Ji.”

“Aku tahu, appa.” Kata Jiyong. “Kuharap aku bisa memperlakukannya sebagaimana yang selayaknya dia dapatkan, tapi kemampuanku sangat terbatas.”

“Kurasa aku tahu, Jiyong, aku sudah mengajarimu untuk mencintai seseorang dengan cara terbaik yang kau tahu.” Jelas ayahnya. “Ini bukan yang terbaik darimu, tapi saat dia tetap bertahan disisimu seperti ini setelah melihat semua kekuranganmu, dia layak mendapat kesempatan untuk melihat sisi terbaikmu.” Jiyong mengangguk dan tersenyum pada ayahnya. “Hanya saja, jangan terlalu berlebihan. Seorang gadis tidak selalu bisa bertahan selamanya.”

“Sekarang, kau menakutiku, appa!”

Pada hari yang sama, Jiyong kembali membuka Line.

Line Update

[G-Dragon] Yo lama tidak bertemu semuanya

Bagaimana kabar kalian?

Cuacanya agak mendung hmmm jaga diri kalian

Hang——–show

*

“Kata Teddy, kalian bisa beristirahat hari ini.” beritahu Jjangmae membuat gadis-gadis itu bersorak senang.

“Apa kau tidak akan menemui Jiyong oppa hari ini, unnie?” tanya Minzy pada Dara.

“Dia pulang kerumahnya, jadi kurasa tidak. Aku akan latihan di gym saja.” jawab Dara, dan Minzy merasa senang karena dia tidak akan sendirian nantinya di gym.

“Serius, Dara unnie! Jiyong oppa akan merasa malu pada abs-nya karenamu.” Komentar Chaerin.

Bom yang sedang membereskan barang-barang, melihatnya… sebuah majalah Vogue tergeletak di ruang ganti; dia langsun mengambilnya dan mulai membuka-buka halaman. “SANDARA!” panggilnya, lupa bahwa Dara hanya berjarak beberapa langkah darinya. Yang lain langsung menoleh pada Bom dan mereka melihat tanda ‘bahaya’ di wajah gadis itu. Dara jadi tidak bisa berkata-kata. “Kuharap dia bercerita padamu tentang ini?” tanya Bom.

“Tentu saja, dia bercerita padaku.” Bela Dara. “Dia sangat cemas karena hal ini. Sekarang aku tahu kenapa.” Kata Dara tersenyum.

“Aku akan kembali ke kantor, ayo pergi girls!” Jjangmae memanggil dari pintu.

“Jjangmae, aku ingin meminta tolong.” Bom memulai perkataannya. “Bisakah kami mendapatkan kopian Vogue dijalan? Ketiganya?”

Jjangmae hanya bisa mengangguk lalu melihat kearah Dara yang terlihat tenang. Tiba-tiba dia merasa takut.

Minzy melirik Dara saat mereka sedang berganti baju untuk latihan. “Apa dia baik-baik saja?” maknae bertanya-tanya, setelah mereka semua berkerumun melihat majalah itu dan begitu Minzy melihat fotonya, dia sampai ingin bertanya pada oppa apakah sang model benar-benar telanjang… tapI Dara terlihat baik-baik saja.

“Minji…” Dara berbalik kearahnya dengan tersenyum. “Bisakah kau membantuku. Aku ingin angle yang tepat.” Minzy melihat apa yang ada di ponsel Dara dan dia meringis, Dara balas meringis padanya. “Oh pembalasan yang manis…” pikir Minzy. “Dimana kau akan mempostingnya?” tanya maknae. “Di Line dan Twitter.” Jawab Dara sambil lalu.

Tweet 7.20.13 || Line Update 7.20.13

*

Jiyong sedang didalam kamarnya, mendengarkan musik saat dia melihat 2NE1 update di Line…

[Bom] kami berada di peringkat pertama… wow… hampir menangir… terima kasih sangat-sangat banyak~~~ aku tertawa keras karena Dara tiba-tiba saja mulai menari dengan Noh Hongchul!!! Member vitamin kami! Segera pulang sekarang dan mandi!!! Kkk

 

[Minzy] terima kasih sangat-sangat banyak ^^ kurasa kalian semua sudah benar-benar Falling in Love pada kami kk >_<# anyways!!! Kami akan segera kembali dengan lagu yang lebih bagus!!!

 

[Dara] sangat senang ^.^ akan merayakan posisi pertama ini dengan cardio~ pergi ke gym!!! Kkk love ya semuanya terima kasih banyak ^.*

Jiyong tersenyum melihat stikernya dan saat melihat Dara akan kembali berlatih, dia mendesah dan berpikir untuk menelepon gadis itu dan memintanya untuk pulang kerumah, tapi kemudian… ada entri baru… sebuah foto…

“F*ck…”

MULUTNYA TERNGANGA… SUNGGUH.

Dia juga membula Twitter-nya…

Dan walaupun dia menutup mulutnya dengan tangan karena takut keluarnya mendengarnya, pikirannya berteriak…

“SANDARA PARK!!!”

Dan bayangan tentang banyak pria yang mengejar-ngejar gadis itu bisa melihat ini membuat Jiyong ingin menangis…


[1] The Big Apple adalah sebutan untuk Manhattan, New York (seperti misalnya sebutan The City of Love untuk Paris, atau The City of Fallen Angel untuk Lost Angeles, dst); Diambil dari sebuah judul pementasan teater terkenal di Brooklin.

[2] Visible radio = kegiatan yg dilakukan di radio direkam dan ditayangkan. Maaf, tidak bisa menemukan istilah yang sesuai dalam Bahasa Indonesia.

 

Credits to Oh Dara, We Love Dara, Bigbangupdates, Line for the subs.
@krungy21,  @IBGDRGN on Twitter and @xxxibgdrgn for instagram photos.

 

 

 

Kapan lagi yaa~ saya rela melepas cerita ini?? >.< naah~ sedikit bersabar yaa.. kkkk

Sebelum lupa, ada panggilan khusus buat jeilovedaragon sama azizaaaw tolong cek postingan >> DGI Love Event << kami menunggu kalian.. >.<

<< Back Next >>

Advertisements

67 thoughts on “PERFECT MATCH (Tweet 4.25.13) : Chapter #19

  1. Kkk~ aku suka, ditengah jadwal yg padat mereka masih saling komunikasi walaupun selalu berbenturan tapi mau bagaimana lagi… semangat…

    Ow..oww jelas Jiyong was2 emang hot banget itu, takut Dara ngambek. untung Jiyong udah ngjelasin dari awal, walaupun pas majalah itu terbit tetep aja bikin shock!

    Percakapan Jiyong dan Appa nya jg menyenangkan, Dara bener2 diterima di keluarga Jiyong, setekah sebelumnya ada kedekatan Dara dan Dami. Aku tunggu Dara sama Eomma Jiyong dan Jiyong dengan keluarga Dara ^^

    Dan aku suka balasan yg Dara berikan, bener kata maknae, balasan yg manis kkk~ dan Jiyong udah pasti kebakaran jenggot *pacar posesif* ahahaha

  2. Daebak jinjja, abs nya dara unnie bisa bikin cewek di seluruh penjuru dunia iri sama dara unnie. Wahh dara unnie harus berhati hati dari dragon mode on nya jiyong oppa. Betapa banyaknya fanboys yg mengincar dara unnie, kyaahh😍

  3. Pantesan aja jiyong khawatir tentang pemotretan wong fotonya hot banget
    Aku aja smpe cemburu
    Jadi ceritanya dara balas dendam nih
    Hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s