Alphabet [Part. 2]

alphabet cover

Author : Defta

Cast  : Kwon Jiyong, Sandara Park

Genre   :School Life

Keesokan harinya dara sakit demam, higga tak bisa masuk sekolah selama 2 hari.

“Segarnya…” ungkap dara sambil mngayuh sepedanya dengan lambat, berusaha menikmati musim semi yang ia suka.

Dara menjalankan sepedanya dengan sanagt lamba yng tak sadar ternyata membuat sepedanya berjalan zig zag.

#TIIIINNNNNn suara klakson yang nyaring dan suara mesin dan motor terengar dari kejauh, tapi dara tak memperdulikannya, dia masih terhanyut dalam suasananya.

#TIIIINNNN #BRAKKKK

“ouch…” rintih dara melihat lututnya sedikit berdarah.

“Apa kau baik-baik saja ?” sebuah suara mengagetkan dara.

“Kau….”

“Kau….”

xXx

“Dara ayo cepat” teriak chaerin sambil menarik tangan dara.

“Tunggu sebebntar chae, lututuku masih sakit karena terjatuh tadi…” Dara berjalan dengan tertatih tatih.

Dara dan chaerin berjalan menuju gedung oleh raga saat tibatiba jaejoong, ketua kelas mereka, mencegat mereka.

“Dara kenapa kau.. apa kau sakit ?” tanyanya khawatir.

“Ah.. aku hanya terjatuh tadi…” Balas dara sambil tersenyum.

“Oh ya hari ini tidak aka nada jam olahraga”

“Kenapa ?” Tanya chaerin lesu.

“Choi songsaenim akan melatih Big Bang untuk lomba basket bulan depan”

“Big Bang ?” desis dara yang kemudian 5 namja tampan lewat di belakang jaejoong.

“Lebih baik kau ke UKS dan obati lukamu Dara-ah” saran Jaejung menyadarkan lamunan Dara.

Dara tersenyum semanis mungkin dihadapan Jaejoong. “Aku akan lakukan nanti”

“Baiklah, aku harus pergi sekarang”

Jaejoongpun berlalu meninggalkan Dara dan Chaaerin.

“Chae… kau duluan saja, ada sesuatu yang ingin ku urus” Dara tersenyum aneh.

Chaerin memicingkan matanya. “Ada sesuatu yang aneh….”

“Oh yak au ingat Xin tidak ? kedengar dia meluncurkan koleksi terbarunya hari ini”

“AAAAAAAA benarkah  ?” chaerin menjerit senang.

“Ne, jadi tunggu apa lagi pergilah sekarang”

“Saranghar Dara-ah”

***

Dengan langkah tertatih Dara menuju kesebuah ruangan gelap di ujung lorong. –Gudang Olahraga-

“Kwon jiyong-ssi kau akan bermain basket kan ??? bermainlah dengan bola kemps hahahah” sambil tertawa evil Dara mulai mengempesi bola basket satu persatu, sampai…..

“Dara-ssi apa yang kau lakukan ?” sebuah suara menyapanya.

“Kau buta aku sedang mengempesi bola basket Choi songsaenim”

“Oh seperti itu…”

“Iya Choi Songsaenim ? Mwo ? Choi songsaenim ?” Seakan tersadar dari mimpi singkat dara bangun dengan disiram air dingin. Yeoja itu menoleh karah sumber seuara dan menemukan guru olaharaganya sedang memegang sebuah tongkat kecil.

Dara hanya dapat menyengir kuda dengan bodohnya, lalu suara 5 orang pecah beberapa saat kemudian.

“DARA-SSI LARI 5X PUTARAN !!!!”

“Ne songsaenim” Dara langsung bangit tapi sedetik kemudian mengaduh kesakitan karna ia baru ingat lututnya terluka.

Dengan langkah pelan dara menuju ke lapangan basket, dan mulai berlari mengelilinginya.

“Apa kau tidak lihat kakinya ji ? seharusnya kau biarkan saja dia, lagi pula kau sudah menabraknya tadi pagi”

“Aku tidak pedui, itu akibatnya mengganggu Kwon JiYong,  Kenapa kau slalu membelanya Jae ? kau suka padanya?”

“Mungkin iya”

***

Setelahmenyelesikan 5x putaran Dara beristirahat sebentar di sisi lapangan. Saat kemudian seseorang bergabung bersamanya.

“Lelah sandara-ssi ?” sebuah minuman jatuh di pangkuan dara.

“Jiyong” Namja yang tiba-tiba datang itu kemudian menarik kaki kananDara. “Apa yang kau lakuakan ?”

Jiyong hanya member sebah tatapan tajam yang menunjukkan kalau dara hanya harus diam, tak lama kemudian sebuah plester bergambar naga telah menempel di lutut Dara.

“Gwomawo”

“Mencoba mengerjai aku huh ?”

“Ini tidak adil, kau selalu berhasil membuatku kesal, dan aku ingin balas dendam sekali saja tapi gagal” Kesal Dara sambil mencoba membuka tutup botol minuman di tangannya.

Jiyong mendecakkan lidah kemudian merebut botol dari tangan dara dan membuka tutupnya kemudian mengembalikannya kepada Dara.

“Well, besok aku ada audisi masuk YG ent.”

“Lalu….” Dara memimin minumannya.

“Yah jika kau mau kau bisa mencampur racun dalam makanan atau minuman ku”

“Tidak, aku tidak mau meracuni makanan, bagiku itu tidak berperi kemanusiaan, di luar sana masih banyak yang membutuhkan makanan tapi disini aku malah meracuni makanan, itu sama saja dengan aku meracuni merea”

Jiyong terdiam sesaat sambil melirik dara yang tengah meminum jusnya.

“itukah sebabnya kau meneima minuman dariku tanpa berfikir panjang lebar  karena kau beranggapan kalau aku berperi kemanusiaan begitu ?” Tanya jiyong antusias.

“Ani….” Keduanya saling bertatapan. “Botol ini masih bersegel, jadi pasti ini asli dank au belum meracuninya !” Lanjutdara sambil tertawa.

“Dasar…” Desis Jiyong sambil tersenyum.

“Kau tau….” Dara menerawang jauh. “Kau tadi tersenum”

“Tidak !!” sargah Jiyong.

“iya kau tersenyum !”

“Kubilang tidak”

“Iya”

“Terserah”

“Kau mengakui kau baru saja tersenyum”

“Sudah kubilang tidak !!!”

=TBC=

next >>

Advertisements

23 thoughts on “Alphabet [Part. 2]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s