COUPLE 1 MONTH [Chap. 1]

untitled-1

Author : Thursday
Genre : Romance comedy
Cast : Kwon Jiyong, Sandara Park, Sulli, Seungri, Bom, Choi seung hyun

“tik..tok..tik..tok” jam berbunyi sesuai irama, irama yang merdu mengikuti hukum alam yang berjalan alami. Matahari penghangat mulai menyapa setiap manusia, sinarnya menyinari setiap sudut bumi bahkan cela – cela kecil yang tersembunyi. Cela kecil yang di huni wanita cantik tapi sedikit berantakan. Cahaya matahari menyapa si wanita dengan lembut melewati cela kaca yang luput dari pelukan kain tipis penghalang kaca. Kamar yang sudah tidak seperti kamar lagi, buku berserakan,pakaian,celana dan bekas makanan ada dimana mana memenuhi setiap sudut kamar yang besar itu.

“Dasar anak pemalas sampai kapan dia akan tidur” omel seorang ibu yang membuka kamar si wanita.

“Dara ya!  Dara ya!  Kau mau bangun atau tidak!” bentak si ibu sambil memukul-mukul Dara yang masih tertidur lelap.

“aaaa..aaa omma..omma” rintih Dara kesakitan.

“ayo bangun! Sudah kubilang bangun pemalas. Dan kenapa dengan kamar ini, 3 hari ibu pergi kau ubah kamar mu jadi tempat sampah! Ayo bangun! bangun! ” ibu Dara terus memukul Dara agar cepat bangun.

“omma omma bibi madona akan membereskan ini, jangan terus memukul ku omma tidak tau apa yang aku lalui selama 3 hari ini?!” keluh Dara kesakitan.

“apa apa?  Kau hanya belanja main bahkan kau tidak masuk kelas di kampus mu”

“Dari mana omma tau?” Dara bertanya cepat.

Pintu kamar Dara terbuka sedikit dan bibi Madona mengintip sembari mengirimkan sinyal permintaan maafnya pada Dara. Dara melihat kesal bibi Madona, dan seketika bibi Madona menghilang bagai di telan angin.

“Dara ya!  Jangan seperti ini kau akan segera lulus tapi kelakuan mu seperti ini, bagaimana kau akan mengurus perusahaan ayah mu!”

“aku mengerti omma ku tercinta, jangan marah lagi ok aku akan mandi dan menyuruh bibi Madona membereskan ini semua ok! ” rayu Dara pada ibunya.

“baiklah ibu tunggu di meja makan cepat kesana. Secepat mungkin Dara! ” Ibu Dara pergi. Dan di luar bibi madona sedah bersiap menerima perintah Dari tuannya.

Dara masih terduduk di kasur besarnya,dengan rambut yang acak-acakan di tambah baju yang benar-benar berantakan. Bibi Madona masuk dengan persiapan mental yang matang karna sudah tau dan pasti di marahi oleh Dara.

“nona muda” belum juga bibi Madona menyelesaikan kalimatnya Dara sudah memotangnya.

“bibi di suap apa?” Dara bertanya singkat.

“bukan begitu nona muda aku hanya di beri sedikit kue, kata nyonya itu dari Paris dan aku tidak mau melewatkan itu teman ku bilang kue dari Paris yang terbaik” bibi Madona menjelaskan dengan sedikit gugup dan merasa malu pada Dara.

“apa! bukannya aku sudah membelikan bibi teh Jepang yang mahal itu kenapa bibi mudah sekali di suap ibu” Dara berteriak kesal.

“maaf nona muda tapi aku” bibi Madona berhenti bicara karna pintu kamar Dara tiba-tiba terbuka dan ibu Dara datang lagi.

“Daraaaa!” ibu Dara sedikit berteriak dan Dara setengah loncat dari kasurnya dan pergi terburu-buru ke kamar mandi. Sedangkan bibi Madona dengan sigap langsung merapihkan kasur Dara.

Pagi yang buruk untuk Dara, mungkin sudah 3 hari ini paginya terasa sangat buruk bukan karena masalah suap menyuap di rumah saja,tapi masalah terbesarnya adalah menjadi couple 1 month di kampusnya. Dara secara tidak terduga terpilih padahal Dara tidak mengajukan diri untuk mengikuti acara rutin setiap menyambut kelulusan di kampusnya itu,  tapi secara ajaib Dara terpilih dan pasangannya adalah seseorang yang amat Dara benci dari kecil sampai sekarang dia akan menjadi sarjana pun Dara masih membenci orang itu dia adalah Kwon Jiyong.

Couple 1 month adalah peringatan menjelang kelulusan dari kampus Dara, si couple harus menjadi couple selama 1 bulan dan menjalankan 3 misi dari panitia dan harus melakukannya dengan bukti foto,jika tidak melakukannya maka si couple harus membayar seluruh makan malam di acara kelulusan siswa di kampus tanpa terkecuali. Bukannya tidak mampu membayar makanan satu kampus,tapi jika Dara meminta uang sebanyak itu dengan alasan membayar makanan teman satu kampusnya ibu dan ayah Dara akan marah besar karna bukan hal yang berguna bagi mereka.

Dara begitu frustasi sampai menghabiskan waktu dengan belanja, pergi ke rumah bom temannya sampai larut malam dan sampai tidak masuk kelas yang harusnya menjadi kelas rawan karna akan segera menyelesaikan kuliahnya. Aneh memang karna untuk terpilih menjadi couple 1 month terlebih dahulu harus menyalonkan diri, sedangkan Dara tidak pernah melakukannya.

Di tambah masalah bibi Madona yang Dara percaya sebagai mata-mata di rumahnya,kini dengan mudahnya di suap oleh ibunya sendiri. Bibi Madona adalah pembantu rumah tangga yang ikut merawat Dara dari kecil dan sudah Dara anggap seperti keluarga sendiri, sebenarnya namanya bukan bibi Madona tetapi karna Dara menyukai nama itu maka Dara selalu memanggil bibi Madona dengan demikian.

“bibi Madona lain kali tutup mulut bibi lebih rapat ok!  Akan aku belikan apapun tapi jangan bilang apapun tentang keseharian ku lagi ok! ” Dara berteriak di kamar mandi pada bibi Madona yang sedang membersihkan kamarnya.

“tentu tentu aku ini bisa di percaya nona muda” bibi Madona tersenyum kecil sambil membereskan buku-buku Dara.

Di atap rumah lain Jiyong pun sama frustasinya dengan Dara, dia terus menggerutu dan mengumpat pada nasibnya yang dia fikir begitu sial. Berbeda dengan Dara Jiyong memang mencalonkan diri untuk mengikuti acara tahunan itu, karna dengan percaya dirinya dia ingin lebih mengenal sulli yang juga mencalonkan diri. Sulli adalah siswa wanita kampus Jiyong yang paling terkenal karena itu Jiyong ingin mengikuti acara tahunan itu untuk membuktikan Jiyong bisa mendapatkan sulli karna pada dasarnya Jiyong menyukai sulli dari dulu.

“kenapa harus si menyebalkan itu yang menjadi pasangan ku aaaa! ” teriak Jiyong.

“aku padahal menantikan acara ini untuk mendekati sulli, tapi kenapa si menyebalkan itu” Jiyong tambah kesal dengan memikirkan Dara.

Dara dan Jiyong memang bermusuhan dari kecil, mereka adalah teman dari kecil tapi hubungan mereka tidak pernah rukun berbeda halnya dengan kedua ayah mereka yang bersahabat dari masih muda sampai sekarang. Entah apa yang membuat Jiyong membenci Dara begitupun sebaliknya, yang pasti setiap bertemu Dara Jiyong selalu ingin bertengkar dengan Dara seperti anjing dan kucing.

“aku harus memper mudah ini” gunam Jiyong.

To. Wanita menyebalkan
“Mari bertemu di cafe One untuk membicarakan hal yang konyol yang tidak ingin aku lakukan, tapi terpaksa ku lakukan. Cobalah profesional untuk ini aku tidak mau mengeluarkan uang ku. Jam 11 tidak untuk kata telat.”

“semuanya harus berjalan hanya karna 3 foto bukti itu, dan selepas itu aku akan mendekati sulli apapun caranya” Jiyong bergunam dengan sungguh-sungguh.

Dara sedang makan bersama kedua orang tuanya yang baru saja pulang dari Paris.

“kuliah mu bagaimana Dara?” tanya ayah Dara.

“baik appa cuman ada sedikit kerikil kecil membuat ku tidak pergi kuliah” Dara menjawab cepat.

“jangan begitu kau akan segera lulus beberapa bulan kedepan, lupakan hal yang tidak penting Dara”

“baik Pa! Tapi masalahnya aku tidak bisa menghindari hal satu ini appa” Dara mulai merasa tidak enak makan ketika mengingat Jiyong.

Dara mulai tidak nafsu makan karna memikirkan apa yang harus dia lakukan dengan acara konyol itu, dan tiba-tiba ponsel Dara berbunyi. Ada pesan dari Jiyong.

“Ya!” Dara berteriak dan berdiri dari kursinya melihat ponselnya yang berisi pesan perintah dari Jiyong.

“Daraaaa!” bentak ibu Dara.

“maaf omma appa sepertinya aku harus pergi”

“Terimakasih makanan nya bibi Madona seperti biasa enak!” Dara berpamitan pada ibu dan ayahnya dan mengacungkan jempol pada bibi Madona.

Dara setengah berlari ke lantai dua ke kamarnya untuk mengambil tas, dan akan hendak pergi menemui Jiyong sambil terus mengumpat.

“Dasar menyebalkan bisa-bisanya memerintahku” Dara merasa begitu kesal pada Jiyong.

Siang yang cukup terik menemani waktu menunggu Jiyong di cafe One,Jiyong sudah menunggu Dara sekitar 15 menit tapi terasa begitu lama baginya menunggu Dara. Jiyong sudah menghabiskan 1 americano dan tinggal tersisa 1 lagi.

“Hemm sudah ku bilang dia itu seperti yang aku fikirkan tidak tepat waktu!” ucap Jiyong kesal sambil meminum americano di depannya.

“Siapa yang tidak tepat waktu!” bentak Dara yang baru datang pada Jiyong. Jiyong hampir melompat dari kursinya karna kaget Dara tiba-tiba datang.

“Sejak kapan kau di sini?” tanya Jiyong yang masih tak mampu menyembunyikan wajah terkejutnya.

“Satu menit yang lalu” jawab Dara singkat.

“Kau tidak memesankan aku minum?” Dara kehausan karna dia begitu buru-buru tadi.

“Kau kan punya kaki kenapa tidak pesan saja sendiri” jawab Jiyong ketus.

“Dasar laki-laki menyebalkan! Tuhan kenapa aku harus menjadi coupel 1 bulan dengannya” jerit Dara dalam hati. Dara pun pergi memesan minuman untuknya sendiri.

10 menit kemudian Dara kembali ke meja dimana Jiyong berada,tapi Dara sedikit kaget karna bertambah mahluk yang dia tidak kenal di meja,pakaiannya yang aneh makin membuat Dara penasaran siapa gerangan yang di sebelah Jiyong. Laki-laki itu memakai pakaian yang sedikit ketinggalan zaman,dia memakai pakaian tahun 80,90 atau bahkan 70 Dara tidak tau pasti. Dia memakai kemeja yang kancing kemejanya di buka beberapa sehingga dadanya terpampang terlihat dan gratis di pandang oleh orang lain,dan di tambah celana dan kacamata yang tidak terlihat masa kini tapi terlihat jadul seperti temannya si kemeja.

Lamunan Dara memperhatikan laki-laki itu tiba-tiba buyar karna kini si laki-laki melambaikan tangan ke arah Dara,dengan penuh ke hati-hatian Dara pun mendekat ke meja dan duduk dengan cangung karna di hadapanny kini ada 2 mahluk yang kelihatnnya menyebalkan.

“Baiklah kalian sudah berkumpul!” laki-laki ini mulai bicara dia pun melanjutkan.

“Perkenalkan nama ku Seungri atau bisa di sebut agen 71,aku adalah anggota penyelenggara acara kampus dan masuk dalam tim terpenting yaitu tim pengawas couple 1 bulan” Seungri berhenti berbicara dan meminum minuman Dara,tanpa meminta terlebih dahulu.

“Tugas ku adalah mengawasi kalian selama satu bulan ini,aku akan mengikuti kalian kemana pun kalian pergi dan memastikan kalian menuntaskan misi kalian selama satu bulan” Seungri pun kembali meminum minuman Dara.

“Apa!” teriak Dara dan Jiyong.

“Jangan terkejut ini memang peraturan yang sudah di tentukan dari zaman dulu,jadi tenang yah!” Seungri berusaha menenangkan Dara dan Jiyong.

“Bagaimana bisa tenang kalau hidup ku akan di buntuti mu” Jiyong mendengus.

“Hidup ku akan makin berantakan kalau begini” Dara mengeluh kesal.

“Ya! Aku bukan penguntit seperti yang kalian bayangkan,lagi pula aku tidak akan menunjukan diri ku saat melakukan penilaian misi, kalian tenang saja aku tidak akan mengganggu kalian” Seungri dengan santai menjelaskan sambil menyisir rambutnya.

“Apa penilaian?” bentak Jiyong terkejut.

“Tentu saja aku yang akan memutuskan hasil foto kalian benar-benar tulus dan bukan rekayasa semata pada akhir bulan nanti,jadi seharusnya kalian harus memperlakukan ku dengan baik karna tergantung pada ku kalian akan lulus atau tidak” Seungri bicara santai dengan kedua tangan menyilang di dadanya.

“Aku tidak menyangka ini semua akan sekonyo ini!” Dara lemas mendengarkan penjelasan Seungri,hidupnya serasa berkhir di tangan si aneh di sebelahnya ini.

“Jadi mau mulai dari mana berpegangan dulu atau bahkan berpelukan?” tanya Seungri sambil memajukan kepalanya pada Dara dan Jiyong.

3 misi yang harus di lakukan adalah berpegangan tangan,makan bersama dan yang paling sulit adalah berpelukan dengan tulus.

“Tidak kedunya!” teriak Dara dan Jiyong sambil keduanya berdiri dari  posisi duduk mereka.

“Kalian akan tau akibatnya jika tidak mau,jumlah mahasiswa dan mahasiswi di kampus kita tidak sedikit loh!” acam Seungri sambil menikmati minuman Dara.

Dara dan Jiyong kembali duduk karna ancaman Seungri mematahkan ketidak sukaan mereka,mereka terpaksa menurut dan menyetujui apa yang di bilang Seungri.

“Bagus! Jadi permainannya seperti ini kalian berkencan lah aku akan memberikan penilaian dari jauh dan mengawasi kalian,penilaian ku akan aku serahkan pada ketua setiap kalian selesai membereskan misi menurut ku” Jelas Seungri.

“tempatnya dan waktu kencan akan aku beri tahu nanti ok! ” Seungri melanjutkan.

“ahh yah aku akan tahu kalian pergi atau tidak untuk menjalankan misi ini, selama misi aku tidak akan menampakan diri supaya ketika kalian berkencan terlihat alami. Tapi aku akan tau segalanya ok!” Seungri kehabiskan americano Dara dan mulai meminum milik Jiyong dengan santai.

“bagaimana kau akan melakukannya?” tanya Jiyong.

“Bukan agen 71 dan bukan Seungri kalau tidak tahu,aku akan tahu segalanya jadi jangan kawatir meski kalian pergi diam-diam pun aku akan tahu jadi jangan coba-coba kabur”

“Aisssss! Aku bisa gila kalau begini” teriak Jiyong frustasi sambil mengacak-ngacak rambutnya.

“Aku juga bisa gila” Dara ikut frustasi.

“Hey!” Jiyong menatap Dara.
“Aku akan menghubungi mu lagi aku pergi aku bisa gila kalau berada di sini terus” Jiyong bangkit dari duduknya dan pergi berlalu meninggalkan Dara dan Seungri.

“Ohh yah hey!” Jiyong memanggil Dara lagi,lalu melempar minuman kaleng yang dia beli tadi sebelum Dara tiba saat Dara sudah menoleh pada Jiyong,Jiyong melempar minuman kaleng.Dan dengan sigap Dara menangkap minuman itu.

Dara hanya bisa terheran-heran jadi Jiyong membelikan minuman kaleng untuknya tadi,atau Jiyong merelakan minuman simpanannya untuk Dara karna kasihan minuman Dara di habiskan Seungri,entah lah hanya Jiyong yang tau.

Dara pun kembali fokus pada si aneh Seungri yang masih meminum minuman Jiyong meski sudag habis tetap saja Seungri sedot.”Orang ini gila atau apa” celetuk Dara dalam hati.

“Kau benar-benar mahasiswa di kampus ku? Kenapa aku tidak pernah melihat mu!” tanya Dara penasaran karna memang baru kali ini Dara melihat Seungri.

“Tentu saja aku mahasiswa di kampus kita aku sekarang hanya dalam penyamaran saja,asal kau tau tidak mungkin bukan aku memakai baju begini ke kampus yang benar saja” jelas Seungri.

“Benarkah! Sudahlah aku harus pergi aku harus mencerahkan  pikiran ku dari apa yang akan aku hadapi nanti” Dara berdiri dan meninggalkan Seungri.

Entah kemana sekarang Dara harus pergi,tentunya tidak ke rumah karna di rumah ada ayahnya yang sudah pasti akan mengajak Dara mengobrol hal tentang kekasih, yang untuk kesekian kalinya Dara merasa bosan di tanya tentang itu. Dengan terpaksa Dara pergi kerumah Bom sahabatnya meski mungkin Bom akan bosan mendengarkan ocehan Dara tapi walau begitu Bom tidak akan bosan mendengarkan Dara.

Seungri sampai di sebuah kantor dengan nuansa putih dan desain yang minimalis tapi mewah,tapi berbeda dengan tadi pakaian Seungri begitu rapih dengan setelan jas abu dan sepatu coklat mengkilat khas eksekutif muda. Seungri di sambut oleh tuan Kwon ayah Jiyong yang sedang melihat pemandangan di balik kaca lebar itu.

“Tuan saya kembali untuk melapor” Seungri membukuk dan besiap berbicara setelah tuan Kwon berbalik.

“Begitu! ada perkembangan Seungri ~ah?” jawab tuan Kwon sambil mempersilahkan Seungri duduk.

“Tentu tuan mereka sudah masuk perangkap dengan baik dan tanpa ada rasa curiga sekali pun” jelas Seungri.

“Bagus kerja yang bagus Seungri tidak salah aku merekrut mu dari kang jun di amerika sana kerja mu sangat bagus dan rapih” tuan Kwon tertawa puas.

Ayah Jiyong menelepon seseorang setelah Seungri keluar,dia menelepon ayah Dara karna memang rencana mendekatkan Dara dan Jiyong adalah rencana mereka. Selain memang adanya acara couple 1 month yang berlangsung setiap tahun, tapi tidak seektrim yang akan di lalui Jiyong dan Dara.

“Kita berhasil melakukannya ayah Dara kita tunggu perkembangan anak-anak kita sebentar lagi,dan impian dan janji kita sebentar lagi akan terwujud” jelas ayah Jiyong.

“Benarkah! Aku takut mereka tau dan mereka akan membenci kita” jawab ayah Dara cemas.

“Kau tenang saja kita percayakan semua ini pada Seungri,aku sungguh menginginkan Dara sebagai menantuku”

“Aku juga menginginkan Jiyong menjadi menantuku” mereka pun tertawa bersama, membayangkan mimpi dan janji masa muda mereka untuk menjodohkan anak-anak mereka.

=TBC=

Hollaaaaaaa setelah sekian lama dari ff debut akhirnya bisa nulis lagi 😁😁..ini cerita idenya konyol banget sih tapi aku harap kalian suka yah hehe.. Udah lupa kan aku dulu pernah nulis ff apa?  #pastilupa #sudahlah.. Jadi selamat membaca aja yah!  Ayo kirim kritik dan saran #gayanya di kolom komentar yah aku tunggu loh!.. Aku harap kalian suka ❤❤❤❤
*mungkin ff ini bernasib hanya beberapa part saja 1-5 atau bisa sedikit bisa juga lebih dari 5* 😁😁🙈🙈

Advertisements

20 thoughts on “COUPLE 1 MONTH [Chap. 1]

  1. Asikkk ff barunihhh
    seruuu ini ffnya,kirain mereka emg bneran kepilih jd couple 1month trnyataa ada yg nyusun strategi diblkg ini smua kkkkk lucu liat dara sama jiyong kayak gniii

  2. Ceritanya ringan tapi ga ngebosenin, seruuuu…
    Ternyata dalang dari semua ini ayahnya jiyong-dara. Dasar om-om nakal haha
    Ditunggu kelanjutannya. Fightiiiing!

  3. Ternyata ini kerjaan.y bapak mereka bagus om lanjutkan wkwkwk,, btw bayangin seungri pkx baju kek gitu keinget bang roma irama wkwkwk,,,, next chap thor semangat ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s