[FESTIVAL_PARADE] DRABBLE: I CHOOSE YOU

drabble

Kumpulan drabble yang sengaja ditulis untuk meramaikan DGI FESTIVAL 2016_PARADE. 😀

he's not the only guy in the universe, but he's the only one that matters

.

.

Dalam suatu hubungan, siapapun merasakan masa di mana salah satu pihak maupun kedua pihak berada dalam titik jenuh. Terlalu rawan untuk didengar atau justru dialami? Tidak juga. Jika sudah bosan, ungkapkan saja dengan membaca kondisi maupun suasana hati pasanganmu.

“Bisa kita break, Ji?”

https://i0.wp.com/66.media.tumblr.com/db6a60bac214b64fe876066a80675228/tumblr_mm5yfs3TlD1sp9b0so1_500.jpg

Malam itu, tak biasanya gadis bermarga Park menyesap vaporizer begitu teramat menggiurkan, seolah mulutnya terasa hambar barang sekejap Dara tak menyesap vaporizer yang ia rebut dari kekasihnya, Kwon Jiyong.

Detik ini juga keduanya tengah berada dalam apartemen kelas atas milik Jiyong. Lihatlah bagaimana cakrawala mudah dipertontonkan lewat atap kaca transparan. Kedua orang yang tengah disebut sebagai pasangan ini tak hentinya meninggalkan pusat netra mereka dengan melihat ke atas -biarpun hanya malam gulita dengan sedikit satelit yang mampu dibiaskan.

Jadi, kembali pada alasan logis mengapa Sandara Park teramat senang menghirup dalam vaporizernya, bukanlah tak lain setelah ia mengucapkan pernyataan yang ternyata mampu membuat Jiyong mengalihkan pandangannya kepada gadis itu -pemilik manik coklat menyala.

“Kalau kau bosan, memutuskanku lewat ponsel mungkin lebih baik dibandingkan segala tetek bengek dengan menghabiskan waktu malam senggangku hanya dengan secangkir kopi pahit ini.” Setelah Jiyong berucap, pria itu membiarkan kekasihnya menghirup secara rakus sisa kepulan asap yang telah meninggalkan aroma milk mintnya.

“Kita sudah terlalu saling mengenal, bahkan lebih dari itu … kau menjadi satu-satunya wanita yang berani aku perkenalkan di depan kedua orangtuaku.”

Sandara yang semula mulai memilih memangkas jarak setelah Jiyong berhenti memeluk tubuhnya, kini melihat ke arah kekasihnya. Mencoba mencari jejak dari apa yang tengah dirasakan Jiyong memang masih teramat sulit, karena Jiyong sendiri akan lebih memilih tidak beradu pandang dengan Dara.

“Aku tahu, boo.” ujar Dara lembut yang justru mampu dalam sekejap membuat Jiyong kesulitan menelan salivanya dengan hanya suara gadisnya yang membuat telinganya seolah tergelitik. “Kau tidak dapat menyembunyikannya lewat matamu,” tambah Dara dengan menyunggingkan senyum saat jemarinya menjangkau foto mereka yang terpasang acak di konter dapur yang tak jauh jaraknya dari tempat Jiyong yang tengah terduduk.

 

credit :

https://67.media.tumblr.com/26f9bf50bda70058892ba9b56bbb4304/tumblr_na3ifheUV31shxsnwo1_500.jpg

@kynemphz

https://daragonindo.files.wordpress.com/2016/10/a37ae-14487314_1791414654477578_2533978701175980032_n.jpg?w=630

https://daragonindo.files.wordpress.com/2016/10/cb3ff-14350872_1125570257519535_4727070628367040512_n.jpg?w=630
@tarozuki

https://pbs.twimg.com/media/CiYWkNBUUAAdMRa.jpg

“Aku juga sangat-sangat mencintaimu, Ji-“

“Berhenti membuatku hilang kontrolku, Dara!”

Gadis yang tengah Jiyong satukan dengan bibirnya itu hanya diam. Membiarkan Jiyong mendorongnya dan menyesap aroma sisa mint dari vaporizer seumpama harimau yang baru mengisi perutnya. Begitu rakus sampai membuat Dara terus diam membiarkan Jiyong memiliki dan menguasai apa yang sangat pria itu inginkan detik ini juga.

Bagi Dara, Jiyong adalah satu-satunya pria dalam semesta yang teramat ia cintai. Dalam kisah cintanya selama usia tiga ini, Jiyong tidak pernah membuatnya lelah untuk terus mengisi kebahagiaan dalam hidupnya. Tapi entah mengapa, otaknya berpikir untuk sejenak menciptakan jarak untuk keduanya yang kemudian merasa bagi Jiyong yang dihakimi atas keputusan sepihak … otak Dara kembali berpikir untuk mengenyahkan apa yang ada sebelumnya terjadi.

“Jangan pernah memutuskan hal bodoh seperti tadi lagi, ok?”

Dara masih diam. Hal ini bukan untuk pertama kalinya bagi Dara namun tak pernah henti perlakuan singkat dari Jiyong secara gamblang memperlihatkan rona merah pipi gadisnya.

“Tenanglah, aku bahkan hanya menciummu.” Ungkap Jiyong dengan lucu saat dilihat kekasihnya masih menghirup napas secara gila ditambah rona juga matanya yang masih terpejam.

“Aku memang hanya milikmu, Ji.” Jelas Dara dengan napas tersenggal.

“Dan aku tidak akan pernah melewatkan setiap detik yang indah dari apa yang aku miliki.” Balas Jiyong yang disambut pelukan dalam oleh Dara dengan tawa keduanya yang menyelusup dalam hening malam ruang apartemen.

https://s-media-cache-ak0.pinimg.com/originals/8a/21/91/8a21916e76d6534ad93f73554db4f027.jpg

END

Note : Ini terlalu singkay dan maksain, fyi sebenernya otak lg delusi parah sama mereka bedua cuman takut keburu pergantian hari. Semoga bisa dilanjutkeun lewat next story yah wkwk

YUKS DI VOTE!!!

V O T E

Advertisements

7 thoughts on “[FESTIVAL_PARADE] DRABBLE: I CHOOSE YOU

  1. Deg degan banget baca ff ini. Setiap kata kudu diperhatiin suapaya bisa nebak endingnya. Dan aku salah prediksi untuk ketiga kalinya. Weww😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s