Coincidence Or Destiny? [Part 3] : Seoul National University

Daragon1

Author :: Hesty_
Length :: Chapters
Genre :: Fluffy

Annyeonghaseyo, ternyata sudah Part III. Bagaimana ceritanya? A ne, di Part III ini saya telah memberikan Support Cast untuk menemani Main Cast di FF saya ini. Semoga kalian menyukainya ^^

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Author POV

“BRUK.” tiba-tiba saja seorang yeoja dan namja bertabrakan tepat dihalaman parkir Seoul National University1.

“Neo2!” teriak yeoja dan namja itu secara bersamaan.

“Dimana matamu? kenapa kau menabrak ku? Kau tidak mengunakannya untuk berjalan?” tanya namja itu dengan dingin dan sedikit membentak kepada yeoja yang ada didepannya.

“Anio3, aku mengunakan kakiku untuk berjalan. Bukan mataku!”  jawab yeoja itu tidak mau kalah dengan dingin dan sedikit membentak namja di depannya juga.

“Lagi pula, kau yang salah! Kenapa menyalahkan ku?” lanjut yeoja itu dan namja itu hanya diam melemparkan tatapan dinginnya pada yeoja yang juga membalas tatapan dingin namja itu.

“Tunggu dulu, apa yang kau lakukan disini?” tanya namja itu tiba-tiba dengan wajah yang tiba-tiba berubah menjadi wajah yang penuh dengan tanya tanpa memperdulikan perkataan yeoja itu sebelumnya.

“Aku mahasiswi baru dari Program Study Art di University ini, dan ini hari pertamaku.” jawab yeoja itu sambil berlalu meninggalkan namja itu sendirian.

“kenapa dia selalu meninggalkan ku sendirian?” tanya namja itu pada dirinya sendiri dengan wajah bingungnya.

“Dan kenapa aku  harus memikirkan hal bodoh ini, Kwon Jiyong sadarlah!” lanjut namja itu berusaha meberikan kesadaran pada dirinya sendiri sambil berlalu meninggalkan halaman parkir dengan wajah bingung sambil mengaruk-garuk bagian rambut pada bagian kanan kepalanya.

*

“Joheun achimieyo4.” ucap seorang kyosunim5 kepada para mahasiswi dan mahasiswanya.

“Joheun achimieyo kyosunim.” balas para mahasiswi dan mahasiswa dikelas itu serempak.

“Hari ini kalian akan mendapatkan seorang teman baru, dia adalah seorang yeoja pinadahan dari Jepang.” ucap kyosunim kepada para mahasiswi dan mahasiswanya.

“Deuro Oseyo6.” ucap kyosunim kepada seorang yeoja diluar kelas.

Yeoja itu memasuki kelas dengan tatapan mahasiswi dan mahasiswa dikelas itu yang terus memandang kearahnya.

“Apa yang yeoja ini lakukan? Apa dia memiliki sihir, sepertinya aku telah terkena sihirnya. Dia sangat lucu dan mengemaskan.” ucap seorang namja cantik bernama Jaejoong dengan mata berkaca-kaca.

“Aku rasa, aku ingin mendekatinya.” ucap namja bernama Kevin dengan malu-malu.

“Dan aku rasa kau tidak akan bisa mendekatinya, karena aku menyukinya dan akan lebih dulu mendekatinya. Lagi pula, kau tidak telihat pantas untuknya!” ucap seorang namja bernama Siwon sambil memberikan senyum merendahkannya kepada Kevin yang duduk disebelahnya dan Kevin hanya diam mengerucutkan bibir mungilnya.

“Dia sangat cantik.” ucap seorang yeoja bernama Bom dengan rambut merahnya dengan mata berkaca-kaca.

 “Kau benar, dia benar-benar sangat cantik.” tambah seorang yeoja bermata kucing yang bernama CL.

“Aku tidak yakin jika dia seumuran dengan kita, dia terlihat seperti seorang siswi. Tapi aku rasa, aku menyukainya.“ tambah yeoja benama Minzy dengan senyum diwajahnya sambil memiringkan kepalanya memandangi yeoja yang kini berada di depan kelas mereka.

“Baiklah, kalian semua tenanglah dulu. Biarkan teman baru kalian ini memperkenalkan dirinya.” ucap kyosunim mencoba untuk menenangkan kelasnya.

“Haseyo7.“ ucap kyosunim pada yeoja yang menjadi mahasiswi baru itu.

“A ne8.” jawab singkat yeoja itu dengan tersenyum ramah.

*

 

Jiyong Pov

“Annyeonghaseyo, jae ireumeun Park Sandara imnida. Jaega Jepang wasseumnida9, kalian bisa memanggilku Dara. Aku harap kalian bisa menerima ku dikelas ini dan berteman dengan ku, kamsahamnida10.” ucap Dara dengan sopan dan senyum yang terus  menghiasi wajahnya sambil sedikit membungkukan badannya diakhir kalimatnya di depan kelas.

“Baiklah, sekarang pilihlah tempat duduk yang ingin kau duduki!” ucap kyosunim memberikan tawaran tempat duduk kepada Dara.

“Dia akan duduk bersamaku kyosunim.” ucapku yang membuat seisi kelas melihat ke arahku.

“Aku hanya melakukan apa yang ingin aku lakukan sebelum ada orang lain yang melakukan itu dan memberikan tempat duduknya untuk dara, karena aku hanya ingin dia untukku! Bukan orang lain!” batinku dengan mengacuhkan tatapan  seisi kelas yang masih saja tertuju ke arahku.

“Apa yang baru saja dia lakukan, apa pendengaranku bermasalah?” bisik TOP hyung di depanku yang dapat ku dengar dengan rambut birunya kepada namja bernama Youngbae disebelahnya.

“Aku tidak tau, tapi sepertinya pendengaranmu tidak bermasalah hyung.” jawab Youngbae sambil berbisik pada TOP hyung yang juga dapat aku dengar.

“Sepertinya yeoja ini mampu meluluhkan seorang Kwon yang sangat dingin terhadap yeoja hyung.” lanjut youngbae dengan senyum yang tiba-tiba saja langsung di arahkan kepadaku.

“Sepertinya kita harus mengadakan pesta.” goda namja bernama Seungri yang berada di belakangku yang dengan sangat jelas di tujukan padaku.

“A ne.” jawab singkat namja bernama Daesung yang duduk bersebelahan dengan Seungri.

*

Dara Pov

“Duduklah!” ucap kyosunim padaku.

Akhirnya aku berjalan menuju tempat dudukku di sebelah seorang Kwon Jiyong yang sudah tidak asing lagi untukku.

“Sile hamnida11.” ucapku pada Jiyong dengan sedikit membungkukan badanku dan segera duduk di sebelahnya.

 “Kenapa dia memintaku untuk duduk bersamanya? Namja ini membuatku bingung. Dan apa ini, apa dia sedang mengacuhkanku?” batinku bertanya sambil menatap heran kearah Jiyong.

Tiba-tiba saja Jiyong membalas tatapanku, “Apa yang terjadi padaku? Kenapa tiba-tiba saja rasanya aku tidak bisa bergerak? Matanya, hidungnya, bibirnya. Astaga, apa yang aku pikirkan?” batinku hingga akhirnya suara kyosunim yang sedang berbicara di depan kelas menyadarkanku dan dengan cepat aku memalingkan wajahku yang mulai memerah dari Jiyong ke depan kelas sebelum dia  menyadarinya.

*

 

Jiyong Pov

 “Sile hamnida.” ucapnya padaku dan segera duduk di sebelahku.

“Apa yang dia lakukan?” batinku bertanya ketika aku mulai menyadari bahwa dia sedang menatapku.

Aku berbalik membalas tatapannya, dan yang dapat aku sadari saat ini hanyalah bahwa mata kami bertemu. “Apa lagi ini? Kau benar-benar hebat, apa yang kau lakukan? Kau membuatku membeku.” batinku hingga akhirnya suara Kyosunim yang sedang berbicara di depan kelas menyadarkannya dan membuatnya dengan cepat memalingkan wajahnya dariku.

“Apa yang terjadi? Apa wajahnya memerah?” batinku bergumam saat menyadari wajahnya yang mulai memerah.

“Apa itu karena aku?” batinku melanjutkan kalimatku, dan tanpa sadar aku mulai tersenyum sendiri seperti orang bodoh sambil mengaruk-garuk rambut belakang bagian kananku yang tidak gatal dengan sedikit menundukan wajahku karena aku tidak ingin ada orang yang mengetahui tingkah konyolku ini .

 

~ To be Continue ~


NOTE :

1 : Universitas yang memiliki prinsip budaya KNOWLEDGE IS POWER. Mereka mengunakan metode Comprehensive Research untuk mempelajari seluruh aspek dan mencari solusinya, universitas ini memiliki 460 mata kuliah yang diajarkan dengan bahasa inggris.

2 : Kamu.

3 : Tidak.

4 : Selamat pagi.

5 : Profesor.

6 : Silahkan masuk.

7 : Silahkan.

8 : Iya.

9 : Hallo, namaku Park Sandara. Aku berasal dari jepang.

10 : Terimakasih.

11 : Permisi.


 

<< Back  Next >>

Advertisements

28 thoughts on “Coincidence Or Destiny? [Part 3] : Seoul National University

  1. Eheyy ketiga kalinya bertemu udah makin deket aja, eehh empat kali yaaa. Mudah mudahan mereka dipersatukan tanpa ada gangguan dari yeoja ato namja lain, aamiinn.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s