She’s The One – [Chapter 17] : BA-BA

poster

Jiyong Pov

Aku ternganga mendengar itu darinya. ku pikir aku terlalu serius dengan apa yang akan ia katakan …..

“D-dami….. Kau hampir membunuhku “ aku tersenyum …..

“Kenapa?” Ia menatapku.

“Yah, karena sesuatu yang tidak biasa dikatakan ….”

“Benarkah paman? Aku tidak tahu itu… “Ia mengangkat bahu.

“Tapi lucu …..siapa yang mengajarkanmu begitu? Ibumu kan?”

“bukan, tante Bom….. Teman Momma … “

“Oh…..ok…. haha..” Aku harus bertemu dengan bibinya.

“Paman?”

“Ya?”

“Apa kau mencintai ibuku?”

“Eh?” Sekarang bagaimana menjawabnya. Aku tahu aku tidak bisa melupakan ibunya setelah malam itu. Aku tahu aku masih ingin melihatnya lagi. Aku tahu ia membangunkan sesuatu dalam diriku. Tapi apakah itu cukup bagiku untuk mengatakan bahwa aku mencintainya?

“Yah, baiklah jika Kau tidak bisa menjawabku sekarang paman …”

“Dami… b-baby ….”

“Paman…tidak apa-apa…..” Ia mengangkat bahu dan matanya yang sekarang mulai terlihat lelah.

“Kau mengantuk?”

“Tidak, tapi ini waktuku untuk tidur siang…”

“Oh…ayo…. Kau bisa tidur di kamarku … “

“Apa tidak apa-apa paman?”

“Tentu…..kemari” Ia bersikeras mau mencuci tangan dan menggosok gigi terlebih dahulu…… Ia memiliki tas paket kecil berwarna kuning.

“Kamu selalu membawa itu bersamamu?” Aku bertanya padanya , kami sekarang ada di dalam kamarku ..

“Yup…. Momma tidak ingin aku meminjam sesuatu dari orang lain jadi ia selalu memastikan kalau aku selalu membawa ini dan ba-ba……. “

“Ba-ba?”

“Aku tidak bisa tidur tanpanya ..”

“Oh, boleh aku melihatnya?”

“Ya….. ini….” Ia mengambilnya keluar dari tasnya, monyet berwarna kuning yang tampak lucu dengan jumper berwarna merah muda…

“Ini ba-ba?”

“Yup….Ba-ba…kenalkan paman GD ,poppaku yang asli…. Tapi aku belum bisa memanggilnya begitu…. jadi Kau bisa memanggilnya paman juga…arasso? “

“Oh halo ba-ba, terima kasih sudah menjaga si mungil Dami saat aku tidak ada….” Ia membawa ba-ba ke telinganya.

“Ba-ba bilang tidak masalah…..” katanya…. Aku tersenyum. Pada akhirnya Ia tetaplah seorang gadis kecil..

“Baiklah, saatnya tidur sekarang….” Aku meletakkannya ke tempat tidurku, ia memeluk ba-ba dan menutup matanya

“tidurlah yang nyenyak baby…” Aku mencium keningnya dan perlahan-lahan menutup pintu.

~~~~~~~~~

Dara Pov

Omo! Aku butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan lukisanku. Dami pasti kepikiran sekarang karena menungguku dan sekarang sudah jam tidur siangnya … gaaah…. Aku mau memasuki lift ketika aku mendengar Vi memanggilku dari tangga.

“Oh, hai Vi!” aku Menyapanya.

“Kau kesini untuk gadis kecilmu kan?”

“Ya, apa kau melihatnya bersama paman Yang?”

“Tidak…”

“Tidak?”

“Tidak, karena ia sedang bersama GD hyung sekarang …”

“Apa? Tidak..”

“Oh… Iya…” Vi tersenyum dan mengangguk padaku. Oh sial!!!

<<back  next>>

Story by : Truelies

credit : asianfanatics

Advertisements

25 thoughts on “She’s The One – [Chapter 17] : BA-BA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s