[Oneshoot] G To The D

G to the D

Author: Hesty_



Apa kalian pernah kembali mengingat-ingat pada waktu yang telah berlalu di dalam hubungan kalian saat sebuah pertengkaran terjadi?

Mereka sering melakukannya! YA! Mereka sering melakukannya, jika mereka adalah PARK SANDARA dan KWON JIYONG!



Dara menekan tobol dengan angka 3, dimana pada angka tersebut telah menjadi angka sebagai urutan panggilan cepat yang telah di aturnya untuk namjachigunya.

“Yeoboseyo.” Dara membuka suara saat telponnya telah tersambung.

“Apa kau telah kembali ke korea?” Dara melanjutkan dengan bertanya pada Jiyong.

“Ne, aku telah kembali ke korea baby,” Jawab Jiyong.

“Dan sekarang aku baru saja tiba di apartemenku, apa kau mau datang berkunjung baby?” Jiyong melanjutkan dengan bertanya pada Dara.

“Ne, aku akan datang berkunjung!” Jawab Dara yang kemudian mengakhiri panggilan telponnya.

*

“Sillyehamnida.” Dara membuka suara dengan sedikit berteriak saat memasuki apartemen Jiyong.

“Hy baby girl!” Bisik Jiyong dengan cepat memeluk erat Dara dari belakang dan menyandarkan kepalannya di pundak kanan Dara.

“Apa kau merindukanku?” Tanya Dara yang membuat Jiyong melongarkan pelukannya dan membalikan tubuh Dara hingga membuat mereka saling berhadapan.

“Ne! Tentu saja aku merindukanmu!” Jawab Jiyong dengan tegas.

“Benarkah?”Dara kembali bertanya.

“Kau meragukanku baby?” Jiyong balik bertanya pada Dara.

“Maybe yes! Maybe no!” Jawab Dara tak pasti.

Dengan cepat Dara menjauh dari Jiyong, meninggalkan Jiyong yang masih bertanya-tanya tentang jawaban yang di berikan oleh Dara padanya.

“Hy baby, apa maksut dari Jawabanmu tadi?” Tanya Jiyong akhirnya pada Dara dengan sedikit berteriak.

Jiyong mendekat ke arah Dara yang telah berada di ruang tengah apartemennya, duduk di samping Dara yang telah duduk di sofa milik Jiyong.

“Apa aku melakukan kesalahan baby?” Tanya Jiyong yang hanya mendapatkan tatapan dingin dari Dara.

“Jadi, aku benar-benar telah melakukan kesalahan baby?” Jiyong kembali bertanya untuk memastikan.

Dengan cepat Dara mendekatkan wajahnya pada wajah Jiyong, “Apa yang kau lakukan di Paris? Kau bersamanya? Kenapa tidak memberitahuku? Kenapa aku harus mengetahuinya melalui foto-foto yang tersebar di sosial media ha?” Tanya Dara dengan tatapan mata yang tajam.

Jiyong mundur dengan perlahan untuk menjauhkan wajahnya dari wajah Dara, “Baby, apa maksutmu Kiko?” Tanya Jiyong dengan sangat berhati-hati saat menyebutkan nama Kiko.

“Kami tidak bersama baby! Hanya karena sebuah perkerjaan hingga kami ada di acara yang sama! Lagi pula, kami duduk berjauhan!” Jiyong melanjutkan dengan mencoba untuk menjelaskan karena Dara semakin mempertajam tatapan matanya pada Jiyong.

“Percayalah baby!” Pinta Jiyong memohon pada Dara.

“Percaya padamu?” Tanya Dara dengan alis mata yang mulai mengernyit ke tengah.

“Aku selalu mempercayaimu! Tapi lihatlah, apa yang kau lakukan padaku ha?” Dara melanjutkan dengan deru nafasnya yang mulai tidak beraturan.

“Apa kau lupa?! Pada perayaan tahun baru ini, kalian berada di sebuah bar di Las Vegas. Kemudian, secara tiba-tiba kalian saling unfollow pada akun twitter kalian. Tapi setelah itu, bukankah dia menghadiri pesta ulang tahunmu di Tokyo?!”

“Selanjutnya, yang terbaru pada akun instagram @peaceeminusone menjukan vidio tentagmu yang menantangnya untuk Ice Bucket Challenge dengan menyebutnya MY DEAR KIKO!”

“Dan, yang baru saja terjadi adalah saat dimana seorang fansmu telah mengunggah foto yang memperlihatkan kalian yang sedang duduk bersama di terminal Kepulauan Miyako!”

“Dan sekarang tentang kebersamaan kalian di Paris!” Ungkap Dara dengan nada bicara yang terus meninggi.

“Apa aku masih kurang mempercayaimu ha?” Tanya Dara dengan nada suara yang masih tinggi.

Dengan berhati-hati Jiyong meraih dan menggenggam ke dua tangan Dara, “Baby, aku mohon tenanglah!” Pinta Jiyong dengan tatapan yang meneduhkan.

Dengan kasar Dara melepaskan gengaman tangan Jiyong dari tangannya, “Tenang katamu?” Tanya Dara masih dengan nada suara yang tinggi.

“Beritahu padaku! Apa kau pernah dengan tenang menghadapiku saatku memintamu untuk tenang ketika seorang netizen pernah memposting sebuah status yang menyatakan jika dia melihatku dengan Jaejoong oppa sedang bersama di coffee shop samping rumahnya?”

“Atau, tentang para namja yang kau nyatakan sebagai fansboyku yang terus saja berusaha untuk mendekatiku?”

“Atau mungkin tentang Donghae oppa?” Dara bertanya dengan menahan kontak matanya pada Jiyong.

“Baiklah, beri aku sedikit kesempatan untuk menjelaskan ne!” Pinta Jiyong pada Dara.

“Apa salahnya jika kami bersama di sebuah tempat? Itu hanya sebuah kebetulan! Dan, apa salahnya jika akhirnya kami bersama hanya untuk mengobrol? Kami bersahabat Dee!”

“Bukan hanya aku dan Kiko, tapi juga dengan yang lain! Apa kau melupakan sesuatu? Kiko bersahabat dengan semua personel Bigbang, dia juga bersahabat dengan CL!”

“Hanya saja, mereka selalu mengait-ngaitkan tentang kami tanpa melihat apa yang sebenarnya ada di sekitar kami.”

“Kami tidak pernah bernar-benar bersama, selalu ada yang lain di tempat yang sama saat mereka semua berpikir jika kami bersama Dee!” Ungkap Jiyong menjelaskan pada Dara.

“Lalu, bagaimana tentangnya yang pernah berkunjung ke apartemenmu ini ha?!” Tanya Dara pada Jiyong.

“Dee, ayolah! Dia tidak pernah mengunjungiku ke apartemenku!” Jawab Jiyong menegaskan.

Dara memalingkan wajahnya dari Jiyong, memejamkan ke dua matanya, menundukan kepalanya hingga kemudian dengan cepat membuka matanya dan kembali berbalik ke arah Jiyong.

“Aku lelah dengan semua ini!” Ucap Dara lemah.

“Kau dannya, sejak tahun 2009 hingga sekarang tidak pernah bernar-benar berakhir! Aku benar-benar lelah! Apa aku boleh mengakhiri ini semua?” Dara melanjutkan dengan suara yang mulai bergetar.

Dengan cepat Jiyong meraih dan menggenggam tangan Dara dengan tangan kanan yang menyentuh wajah bagian kanan Dara.

“Anio! Jangan mengatakannya! Jangan pernah lelah dengan semua ini! Jangan berpikir untuk mengakhirinya Dee!” Ucap Jiyong yang kemudian membawa Dara ke dalam pelukannya.

Setelah beberapa menit, Dara melepaskan pelukan Jiyong darinya. “Katakan padaku, cincin kembar yang kita miliki hingga membuat CL berinisiatif untuk membeli Forever Rings untuk 2NE1 apa juga kau miliki dengannya?” Tanya Dara dengan suara yang masih sedikit bergetar.

“Apa yang kau tanyakan? Hanya kita yang memilikinya Dee!” Jawab Jiyong dengan tegas.

“Benarkah?” Dara kembali bertanya pada Jiyong.

“Dee, kau pasti tau jika mereka tidak hanya mengait-ngaitkanku dengannya. Tapi juga dengan beberapa yeoja lain!”

“Tidak hanya karena sebuah kebetulan di saat kami bersama, tapi hingga barang dan apa yang kami gunakanpun ikut di kait-kaitkan!”

“Tapi, hanya aku dan kau PARK SANDARA, yang memiliki gelang pasangan Love Bracelet Cartier hingga mereka menemukan nama kita yang terdaftar memakai gelang tersebut di antara pasangan celebrity dunia lainnya.”

“Bukan aku dan Kiko ataupun yeoja lain yang semua hal sekecil apapun itu selalu di kait-kaitkan denganku Dee!” Jiyong menjelaskan dengan penekanan di beberapa kalimatnya.

Wolhwasukgeumtoil nan babba oppa nabba bad boy! I’m G to the D! G-Dragon untuk Dara Park!” Jiyong menyanyikan dua bait lagu dari lirik lagu Crayon milikinya.

“Kenapa G-Dragon untuk Dara Park? Bukankah seharusnya Gold and Diamons boy?!” Dara bertanya karena menyadari Jiyong telah menganti bait terakhirnya.

“Karena itu yang sebenarnya baby!” Jawab Jiyong dengan lembut.

“Apa kau sudah bisa tenang?” Jiyong melanjutkan dengan bertanya pada Dara, dengan berhati-hati.

Dara hanya diam menanggapi pertanyaan Jiyong, “Kenapa hanya diam? Apa lagi baby? Apa kau masih belum bisa tenang? Kau masih marah ne?” Jiyong kembali bertanya.

“Dee, apa kau tau kenapa aku menulis lirik lagu I Need Girl untuk Taeyang? Kau tau? Lagu itu lagu yang sebenarnya inginku nyanyikan sendiri!”

“Lagu yang mengungkapkan tentangku yang membutuhkan seorang yeoja, yeoja yang terlihat baik dengan celana jins. Yeoja yang tetap terlihat muda meskipun dia sudah tua, yeoja pemalu yang tau bagaimana menjadi berani.”

“Yeoja yang menginspirasiku untuk dapat menulis lagu-lagu yang manis.”

“Tapi, aku tidak melakukannya. Aku lebih memilih agar Taeyang yang menyanyikannya dengan menjadikanmu sebagai modelnya karena lagu itu untukmu Dee!”

“Aku hanya ingin menjagamu, itu kenapa aku tidak menyanyikannya sendiri dan lebih memilih hanya untuk mendampingi Taeyang dalam menyanyikan bagian rapp saja.”

“Dan, apa kau tau kenapa aku menulis lirik lagu Butterfly? Karena kau adalah Butterfly ku baby! Dan, aku menegaskan tentangmu pada bait 3 Lettered Name karena jika namamu di tulis dalam huruf hangul, bukankah namamu akan menjadi 3 suku kata? Menjadi, San-Da-Ra!”

“Baby, kau taukan jika lambang album Heartbreaker ku adalah buah apel?! Dan, aku pernah berkata bahwa buah apel adalah simbol dari rasa cintaku!”

“Jadi, katakan padaku! Siapa yang pernah melakukan perform di dalam kotak berbentuk apel denganku selainmu baby?!”

“Apa kau ingat dengan t-shirt broken white dengan semacam motif batik khas Filipina yang seringku gunakan hingga untuk MV Breathe ku baby? Itu darimu!” Jiyong mengungkapkan dengan sangat lembut pada Dara pada.

“Kenapa kau harus mengungkapkan semuanya?” Tanya Dara yang akhirnya membuka suara pada Jiyong.

“Hanya karena ingin kau tau, semua tentangmu. Semua tentang kita, semuanya lebih dari apapun my baby girl!” Jawab Jiyong dengan senyum tulus yang menghiasi wajahnya.

“Apa kali ini aku sudah berlebihan?” Dara kembali bertanya pada Jiyong.

“Anio baby! Semua ini karena aku yang tidak bisa menghidari keadaan yang dapat membuat mereka terus saja mengait-gaitkanku dengan Kiko ataupun yeoja lain hingga membuatmu seperti ini. Mian ne baby!” Jawab Jiyong yang kemudian meraih tangan kanan Dara dan mencium lembut punggung tangan Dara.

“Aku berjanji, jika kau sudah siap maka aku akan menggumumkan tentang hubungan kita! Dan setelah itu  kita akan menikah!” Ucap Jiyong yang berhasil membuat Dara membulatkan matanya.

“Menikah?” Tanya Dara menanggapi ucapan Jiyong.

“Kenapa? Aku sudah sangat siap untuk semuanya, tidak ada yang salah bukan?” Tanya Jiyong balik bertanya pada Dara yang hanya mendapat gelengan kepala dari Dara.

“Kemarilah!” Ucap Jiyong membawa Dara ke dalam pelukannya dengan lembut.

“I love you, my baby girl!” Ucap Jiyong saat Dara telah berada di pelukannya yang kemudian mencium kening Dara.

“I love you too, my baby boy!” Ucap Dara menanggapi dengan mempererat pelukan mereka.



Jadi, seperti itulah mereka! Kembali mengingat-ingat pada waktu yang telah berlalu di dalam hubungan mereka saat sebuah pertengkaran terjadi dan mengakhirinya dengan sebuah pelukan erat yang saling menghangatkan.



Bagaimana Reader? Apa kalian terhibur dan dapat menikmati ceritanya? Sebelumnya, Kamsahamnida admin DGI,  karena telah meluangkan waktunya untuk posted FF saya, dan kamsahamnida untuk Reader yang meluangkan waktunya untuk membaca FF saya. Tolong tinggalkan komentar atas FF saya dan beritahu saya tentang bagaimana kalian berpikir mengenai rumor tentang GD ataupun Dara belakangan ini ne. Semuanya, kamsahamnida ^^

Advertisements

28 thoughts on “[Oneshoot] G To The D

  1. Pgen nya ci happy ending di khidupan nyata mreka bkn hanya di ff……..
    Jiyong slalu berulah apalgi dgn kiko….huft benci bgt sma prempuan itu
    jdi kangen daragon moment ♡♡♡
    Semangat trus buat ffnya thor:)

  2. Ngarepnya sih biar kenyataannya ga jauh beda sm ff ini.. udah capek hati nya nyesek mulu akhir2 ini krn rumor itu.. buka IG gatau mau ngapain lagi. Daragon udah kayak ngilang gitu aja.. kan sedih 😦 tetep percaya sm mereka dan tetep nungguin sampe mereka confirm ke publik ttg hubungan mereka!!:’) applers fighting^^9

  3. Tiap baca ff DG jd sllu ke bawa suasana gtu , gw jd berkhayal yang terlalu jauh dan berakhir gg seperti yang gw harap , dan akhirnya berakhir galau ke gw nya :/
    scandal Gd juga gw galau berkepanjangan , kkkkk
    but gw seneng deh baca ff DG oke” soal nya (y)
    seneng gw ada rumor Dara am cii actor itu , hahaha *curcol :p

  4. account instagram @peaceminusone udah ada dari dulu toh?! itu beneran account pribadi GD?! aduh kudet nih baru tau 😦 sumpah benci bgt sama yang namanya kiko.. berita gd sama kiko sampe ada di mcb news kan waktu itu, segala ada foto2nya.. jelas bgt lagi.
    Sumpah benci bangeeettt! wkwkwk maaf curhat hehe… tapi setiap baca ff DG selalu kebawa jadi rasanya kaya beneran gitu… semoga happy ending in real life juga ya :” *maaf komen kepanjangan, terlalu terbawa* ><"

    • iya, itu akun ig privat gd.. dan soal mbak jepang, jangan dibahas di sini ya… di sini kita bahas yang happy2 aja~ nggak usah bahas yang bikin kesel… XD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s