[Ficlet] Alstoemeria

alstoemeria dara

.

.

Scriptwriter Lily Lee
Starring Big Bang’s Kwon Jiyong and 2ne1’s Park Sandara  Rating General

.
.
a l s t o e m e r i a
.
.

“karena setiap bunga di dunia, membawa sebuah pesan yang berbeda.”

Dalam balutan langit kelabu kala mentari hendak bersembunyi di peraduannya, jalan setapak seakan menjadi saksi bisu seorang pemuda muda yang tengah mengayuh roda pada tumpuannya kini dengan kedua lengannya.

Kedua manik matanya berbinar kala sekelebat memori otaknya menggelayut dengan mesra. Keanggunan tulip merah yang baru ia petik dari halaman belakang menghantarkannya pada sunggingan senyum malaikat di garis wajahnya. Dadanya terasa tergelitik oleh ribuan kupu-kupu dengan dentuman tak menentu yang mendesir dalam darahnya yang memompa jantung itu –jantung yang amat ia lindungi.

Matanya mulai menatap tajam dengan alis tebal yang saling bertautan pada anyelir merah muda yang tergeletak di tepi jalan seakan membuatnya kembali mengenang pada gadis berparas jelita yang mengenalinya dengan berbagai macam bunga. Bunga anyelir merah muda seakan mengartikan dirinya yang enggan melupakan gadis berparas indah yang ia miliki. Perlahan matanya berbinar di balik kaca-kaca bening pada mata coklatnya. Kwon Jiyong, pria itu sangat tak mampu kokoh dalam pertahanannya, pria muda itu bergetar dalam isak tangis.

‘Berjanjilah jangan pernah menangis jika hanya untuk menyalahi dirimu’ terpaan angin penghantar rintik hujan seolah berbisik dengan suara parau seorang gadis yang memburu hirup oksigen.

Jiyong amat tercekat. Pandangannya menyelisik setiap sudut taman bunga yang mereka buat kala ia mulai mengagumi berbagai bunga yang dulu merupakan kebenciannya di masa lalu –walau itu masih berlaku, namun untuk sejenak bunga alstoemeria dapat ia tatap dengan nyali yang membara, mengingat bunga inilah awal dan akhir kisahnya dengan gadis bunga itu.

Pria itu menghapus cairan hangat yang membasahi pipi dengan punggung tangannya “Aku janji ini yang terakhir” ujarnya seraya memungut anyelir merah muda yang nampak layu dengan seburat senyum.

“Kamu tau, Ji? Aku berharap kamu bisa mengartikan kisah kita ini dalam selimut bunga Ivy. Kesetiaan. Aku tau itu kita” Memori Jiyong berputar pada percakapan dengan Sandara Park di akhir musim gugur tepat pada bayangan pohon mapple.

Jiyong kala itu sempat menyunggingkan senyuman nakal, “Siapa bilang aku bisa seperti itu. Kamu tahukan mereka semua menganggapku playboy ?”

Sandara melipat wajahnya seraya berkata “Terserah kalau begitu, aku terima cinta dari Donghae saja”

“Aku bercanda, Dara,” tawa Jiyong sembari mengelus lembut rambut hitam Sandara

 

Jiyong memberanikan diri menghilangkan kenangannya dahulu bersama Sandara. Hatinya seakan teriris bila peristiwa kecelakaan yang dialaminya bersama Sandara membuat ia harus kembali menjerit resah dalam selimut penyesalan. Andai penyakit jantungnya tak kabuh saat ia menyetir mobil, Andai dia tak memaksakan diri pergi bersama Sandara, Andai ia tak pernah bertemu peri pelindung yang selalu menjaganya bahkan hingga ajal menjemput peri itu terus mengutamakannya. Dia bersungut dalam batin.

Dahaga cintanya memang menghilang. Jiyong –pria yang selalu bermain riang dengan cinta yang ia tebar pada setiap gadis, tapi nyatanya ia tak urung menyesap haus rasa cintanya seperti dulu. Jiyong terperangkap dalam cinta murni yang Sandara berikan untuknya.

Rintikan hujan berganti dengan lukisan warna pelangi dibalik kapas yang sedikit kelabu. Pria itu kini tiba pada tujuan mulanya. Ditaruhnya tulip merah yang ia bawa tadi pada kehangatan rumput hijau dihiasi nisan bertuliskan nama kekasihnya, ‘Park Sandara’. Jiyong menghirup aroma khas bunga alstoemeria bermekaran di sekililing tempat peristirahatan kekasihnya –bunga ini bahkan merupakan kesukaan Sandara, yang mengartikan cita-cita tinggi yang ingin gadis itu capai.

“Apa kabarmu disana, sayang ? Aku disini masih menunggu hingga kita bisa berjumpa lagi. Percayalah aku akan melingkarkan bunga ivy dalam cinta kita” Tutur Jiyong dalam kehampaan hatinya yang bergemuruh.

“Kamu tahu, aku selalu menjaga dengan baik pemberian indahmu ini” Lengan Jiyong menyentuh dada kanannya dengan seburat mentari diraut wajahnya.

“Maafkan aku, karena kelemahanku aku membuatmu berada jauh dariku. Tapi aku akan tetap menepati janji untuk hidup dengan damai walau tanpamu, kecuali … maaf aku tak bisa mencari penggantimu. Aku akan tetap setia”

Dalam kehangatan senja, Jiyong menghilangkan sejenak emosi yang selalu membuncang –tepat di tahun ketiga dirinya bersatu dalam organ yang dimiliki kekasihnya dulu. Jantung. Detak jantungnya berirama sesuai dengan pemiliknya terdahulu. Sekelebat memori menari beriringan dengan semilir angin yang memoles tubuhnya –Sandara, memang peri yang Tuhan tujukan untuknya, walau karena kecelakaan yang merengut nyawa Sandara olehnya, tapi Jiyong tetap kekal bersama dengan Sandara dengan jantung itu.

Jiyong menghela nafas lega, kepalanya menatap langit senja. Bibirnya menyeringai kala ia berhasil menemukan paras gadisnya disana. Dentingan waktu seolah lamban bergerak mengitari bumi tempatnya berpijak, namun ia harus bersyukur untuk saat ini karena berhasil menemukan kembali sosok peri pelindungnya menyatu di langit indah.

FIN

Note :
Haloha semua ^.^ Aku author baru hehehe
Sebenernya cerita ini di buat setahun lalu, yah kalau borring maklum saja yah hehehe

Daragon Hengsho!!

Advertisements

13 thoughts on “[Ficlet] Alstoemeria

  1. #Prok_prok_prokk, keren dehh. Jiyong oppa, berhentilah menyalahkan diri sendiri😊 cuma gini komennya gpp kan? gtw mau ngomkng apa lagi😁 keren kok pokoknya, feelnya ngena😍

  2. Astagaaaa mrinding…pengen nangis nih 😃 thour buatin ff yanv menguras airmata dong tapi happy ending gitu wkkwk atau yg genrenya action thor 😃😃😃😃

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s