Sasaeng!! [Chap. 6]

1480592_769283986420469_1151834814_n

Author : Aulia

Cast : Sandara Park, Kwon Jiyong a.k.a GD

~~~~~~~~~~~~

“Ya ampun Dara.. Apa sih yang kamu pikirkan” Bom terperangah melihat Dara datang dengan mobil yang sebelumnya Dara pinjam dan sekarang mobil itu setengah hancur terutama bagian depannya yang sudah bengkok. Dara keluar mobil dengan kaki terpincang-pincang sepertinya ia juga terluka.

“Dara kamu tahu kan aku meminjam mobil ini, lalu sekarang bagaimana aku mengembalikannya jika mobil ini hancur” teriak Bom.

“Tck.” Dara menambil tasnya lalu mengambil beberapa uang didompetnya.

“hah, 50000 won”

“Kurangnya nanti aku tambah akh..” kata Dara sebelum pergi dengan terpincang-pincang.

“Yah!! Kembali” perintah Bom tapi Dara tetap berjalan tak menggubris perkataan Bom.

“Aisht..” Bom berlari kecil menghampiri Dara lalu memegang lengannya.

“Sini biar aku obati”

“Tidak perlu Bomie aku akan pulang” tolak Dara.

“YAH!! SANDARA”

*****

Jiyong duduk disofa bersama Seungri disampingnya. Mereka saling duduk diam. Jiyong memeluk bantal sofa dengan remot tv di tangannya. Ia sibuk menggonta-ganti channel tv sedangkan Seungri duduk tak nyaman disampingnya.

Seunghyun keluar dari kamarnya dengan pakaian rapi membuat Jiyong dan Seungri menoleh menatapnya.

“Hyung mau kemana?” Tanya Jiyong.

“Ah.. Aku mau menjenguk Kiko” kata Seunghyun bergabung dengan Jiyong dan Seungri.

“Ia kecelakaan di Incheon, kamu tahu kan?” Jiyong mengangguk matanya kembali tertuju pada tv.

“Kamu mau ikut tidak?” Tanya Seunghyun tapi Jiyong menggeleng.

“Aigoo.. Kamu harus minta maaf” kata Seunghyun membuat Jiyong mengerutkan keningnya.

“Hah, minta maaf?”

“Ne.. Itu kan ulah fansmu”

“Hyung kamu menyalahkan fansku”

“Ne, wanita gila menabraknya di Airport ya itu pasti sasaeng. Dan Kiko hanya dirumorkan berhubungan denganmu dan itu pasti sasaeng mu” jelas Seunghyun.

“Oh.. Baiklah kalau gitu sampaikan maafku padanya, katakan aku sibuk” Kata Jiyong sebelum kembali menatap layar tv.

“Aigoo.. Ternyata sekarang tv sudah menjadi kesibukkan barumu” Seunghyun menggeleng sebelum beranjak dari sofa.

“Hyung aku ikut” Kata Seungri tiba-tiba.

“Tidak boleh” larang Jiyong tanpa menoleh.

“Hyung..” rengek Seungri pada Jiyong disampingnya.

“Tidak, kamu temani aku disini” kata Jiyong.

“Seunghyun hyung tolong jangan tinggalan aku berdua dengan Jiyong hyung. Kamu tidak mau maknaemu yang cute ini tiba-tiba mati karena ditinggal berdua dengan G Dragon kan?” teriak Seungri menghentikan langkah Seunghyun.

“Mwo? Apa maksudmu!” Jiyong menatap Seungri tajam.

“Tidak hyung.. hanya..” perkataan Seungri terhenti begitu Youngbae dan Daesung memasuki dorm.

“Ada apa? Kenapa kalian semua diam” kata Youngbae begitu kedatangannya disambut oleh keheningan.

“Ah.. Youngbae dan Daesung hyung sudah disini, jadi aku boleh ikut dengan Seunghyun hyung neh?”

“Tidak!! kamu tetap disini bersamaku” tolak Jiyong tegas.

“Hyung~”

*****

Dara berbaring disofa rumah Bom. Bom datang dengan kotak obat ditangannya. Ia menyalakan tv sebelum menghampiri Dara.

“Aigoo.. kamu ketabrak apa sih sampai lukamu seperti ini” kata Bom begitu melihat luka di kaki, tangan dan juga dahi Dara.

“Akh.. Bomie appo” ringis Dara.

Bom berhenti sejenak, matanya tertuju pada tv dihadapannya. Saluran berita yang sebenatnya tak ia sukai tapi ia justru memperbesar volume suara tv itu.

‘Kiko Mizuhara model asal Jepang ditabrak oleh pengendara wanita yang sampai saat ibi belum diketahui identitasnya. Model yang pernah dirumorkan bersama G Dragon BigBang ini dalam keadaan kritis..’

“Ya.. jangan katakan kamu yang melakukan ini” Kini Bom menatap tajam Dara.

“Ne aku yang melakukannya” jawab Dara santai.

“Yah.. Dara, apa sih yang kamu pikirkan” Bom mendesis kesal. Dara baru akan membuka mulutnya tapi Bom terlebih dulu berbicara.

“Karena G Dragon kamu menampar Minji. Kamu tengah malam pergi kerumah orangtua GD mengganggu keluarganya. Lalu menabrak Kiko Mizuhara..”

“Bagaimana kamu tahu?” Dara mengerutkan keningnya. Seingatnya ia belum cerita pada Bom.

“Ne, aku tahu dari Minji dengan perlakuanmu padanya. Aku tahu dari sosial media jika seseorang mengganggu keluarganya dan itu pasti kamu karena hanya kamu yang tahu alamatnya.” jelas Bom.

“Aku tidak menampar wanita itu, dia sendiri yang membuatku melakukannya dan aku tidak mengganggu keluarga G Dragon, aku hanya datang” jelas Dara tak mau kalah.

“Mwo!! Kamu pikir..”

“Bomie cukup” kesal Dara.

“Kenapa kamu selalu menyalahkanku?” lanjutnya.

“Karena kamu sudah keterlaluan Dara, kamu terlalu mementingkan egomu sendiri” Dara tak menggubris perkataan Bom. Ia bangun dan beranjak pergi.

“Lalu apakah setiap malam kamu pergi kerumah G Dragon. Aku tidak pernah melihatmu dirumahmu” Dara menghentikan langkahnya mendengar Bom.

“Aku tinggal di Apartement sekarang” Kata Dara tanpa menoleh lalu kembali pergi. Bom sama sekali tak berniat mengejarnya sekarang karena ia benar kesal dengan Dara.

*****

“Youngbae” Jiyong menghampiri temannya itu yang berada didapur.

“Apa menurutmu aku harus menjenguk Kiko?” Tanya Jiyong. Youngbae berfikir sejenak sebelum menjawab.

“Kupikir jangan, kecelakaan itu baru dan banyak paparazi disana. Jika kamu datang itu semakin membuktikan jika kamu dating dengannya”

“Tapi Top hyung bilang itu karena Sasaeng?” Kata Jiyong merasa bersalah.

“ya itu karena Sasaeng. Tapi polisi belum menemukan Sasaeng itu. Kamu tidak perlu merasa bersalah itu karena Sasaeng bukan karenamu” Jiyong mengangguk dengan penuturan Youngbae.

“Jika kamu mau menjenguk aku akan menemanimu tapi tidak sekarang. Bagaimanapun juga kalian berteman baik” lanjut Youngbae.

“Ne.. Aku mencintaimu Youngbae” Jiyong pergi sebelum mencium pipi kiri Youngbae.

“Aish.. aku pikir ini yang menyebabkanku tidak pernah mendapat pacar” Youngbae mengusap pipi kirinya dengan lengan kirinya lalu menggelengkan kepalanya.

*****

Bom masuk ke sekolahnya setelah sekian lama tak sekolah karena ia dan Dara meminta izin untuk training. Bom masuk dan langsung menghampiri teman-temannya yang tengah berkumpul bergosip-gosip ria.

“Woahh.. aku benar-benar tak percaya Dara benar-benar melakukan ide gilaku itu daebakk..” langkah Bom terhenti mendengar perkataan Jiyoung. Ia menaruhnya tangannya dipinggang. Teman-temannya yang menyadarinya langsung tersenyum sementara Bom masih memasang ekspresi kesalnya.

“Oh.. Bom” Kata Jiyoung begitu berbalik menghadap Bom.

“Yah!! Jadi ini ide gilamu KANG JIYOUNG!!” teriak Bom memekik segala penjuru kelas.

“Aku hanya..”

“Yah.. kamu membuat temanku menjadi gila” Bom menghampiri Jiyoung dan memukulinya.

“Ya.. Ya.. Ya..” teriak Jiyoung tapi Bom tak berhenti memukulinya hingga pintu ruangan terbuka dan Dara masuk dengan kaki terpincang.

“Dara kamu baik-baik saja?” Tanya teman-temannya.

“Aku baik, memangnya kenapa” Dara berjalan ketempat duduknya.

“Bom kamu sudah mendengarnya jadi berhenti memukulku” desis Jiyoung.

“Dara temanmu ini sangat khawatir padamu” Kata Jiyoung tapi Dara tetap pada posisinya. Ia menaruh kepalanya dimeja lalu memulai tidurnya.

“Huh” Bom menghela nafas beratnya melihat kelakuan temannya yang semakin memburuk.

*****

Dara kembali ke YGX, sebelum keruang latihannya ia pergi kekamar mandi. Ia memperhatikan dirinya dicermin. Setidaknya kecelakaan kemarin tidak membuat wajahnya terluka parah walaupun ada sedikit memar dipipi kirinya.

“Aigoo aku tak percaya ada gangster disini” Dara melihat bayangan Jessica dicermin.

“Mwo?”

“Itu lihat wajahmu, pasti karena.. ah, fans membawa poster G-Dragon atau mereka berkata ‘Jiyong oppa Saranghaeyo’ ya kan?”

“Ne” jawab Dara.

“Maka jika kamu tidak ingin wajahmu memar jangan pernah melakukan hal yang kamu katakan tadi” lanjut Dara terdengar mengancam, ia berbalik pergi meninggalkan Jessica.

” Memangnya dia siapa melarangku seperti itu” desis Jessica mulai mengeluarkan peralatan make up dari tasnya. Dara berhenti berjalan sebelum keluar dari kamar mandi. Ia mengambil mainan dari saku seragamnya karena ia masih mengenakan seragam sekolah. Seringai kecil terbentuk dibibirnya. Dara segera menekan tombol on pada mainannya lalu menaruhnya dilantai, ia lekas keluar dari kamar mandi dan mengunci pintu dari luar. Dara tertawa bahagia mendengar jeritan Jessica dari dalam kamar mandi.

“rasakan itu” Dara baru akan berbalik pergi tapi menyadari G Dragon memghampirinya ia mengibas poninya kesal.

“Hai.. a..ada apa?” Dara berbalik menyembunyikan tangannya dibelakang tubuhnya.

“tidakk.. tidak ada apa-apa”

“itu..” Jiyong menunjuk kamar mandi, mendengar suara teriakan wanita.

“Bukan aku” Dara menggelengkan kepala memasang wajah masamnya. Jiyong memiringkan kepalanya, ia bahkan tak menyalahkan gadis itu ia tak tau apa yang terjadi. Dara menatap Jiyong malu-malu.

“Lalu mengapa wanita didalam teriak-teriak.. maksudku kamu bisa melihat apa yang terjadi didalam” Jiyong menggeleng yak mengerti dengan perkataannya, ia tak mengerti kenapa ia tak bisa menyusun kata-kata dengan baik.

“Ah” Dara mendesah kesal, kening mengerut bibir cemberut. Jiyong menatap ekspresi Dara walaupun kesal gadis itu tetap masuk kekamar mandi. Gadis unik, polos atau.. cute pikir Jiyong. Ia sangat inhon tertawa melihatnya. Tak lama Dara keluar didahului Jessica, tangan kirinya memegan mainan tikus yang digunakan untuk menakuti Jessica tadi.

“Jiyong oppa” Jessica baru akan menghampiri Jiyong tapi Dara menahan kerah bajunya hingga ia tak bisa mendekati Jiyong.

“Yah!! Dara lepaskan aku”

“Apa yang terjadi?” Tanya Jiyong

“Dia membawa tikus kekamar mandi” kata Jessica menunjuk Dara.

“ini hanya mainan, kamu berlehihan” kata Dara kembali menyodorkan mainannya kewajah Jessica membuatnya kembali berteriak.

“Uh.. jessica wajahmu” Jiyong menunjuk wajah Jessica yang berantakan karena make up yang acak-acakan.

“wajahmu seperti badut hahaha..” kata Dara diiringi tawa. Jiyong menggeleng menatap kedua hobaenya. Jessica menatap Dara tajam. Wajahnya merah menahan malu ditambah ia dipermalukan didepan sunbae besar.

“Jessica” tiba-tiba salah satu traine berjalan menghampiri mereka.

“Omo wajahmu, hahahaha” katanya menunjuk wajah Jessica.

“diam kamu” bentak Jessica membuat wanita itu perlahan menghentikan tawanya.

“Mianhae, annyeonghaseyo sunbae” kata wanita itu membungkuk sopan pada Jiyong.

“Jessica sajangnim mencarimu” kata wanita itu. Kemudian ia bersama Jessica membungkuk pada Jiyong sebelum pergi. Dara menatap kepergian Jessica, tawa teman Jessica masih terdengar jelas. Dan sekarang ia hanya berdua bersama Jiyong disini, ia harus segera pergi jika tidak ia akan merasakan sesak berlebih didadanya. Dara mengangkat kaki kirinya lupa akan lukanya membuat luka itu berkontraksi menimbulkan rasa sakit, ia merintih hampir terjatuh.

“kamu kenapa?” Tanya Jiuong memegang kedua bahu Dara.

“Ne?” Kata Dara memejamkan matanya erat.

“Kenapa kakimu?” Tanya Jiyong melihat jalannya Dara terpincang.

“A..aku..” Dara baru akan menjawab tapi Jiyong lebih dulu menunduk, mengangkat celana trainingnya memperlihatkan luka dikaki Dara.

“Kamu terluka” kata Jiyong menatap gadis yang juga tengah menatapnya.

“luka itu hampir sembuh” kata Dara.

“Apa? Luka ini masih basah” Dara menatap Jiyong takut.

“Aku akan menelpon pelatihmu agar kamu bisa pulang” kata Jiyong mengambil ponselnya. Sekarang ia sudah berdiri sejajar dengan Dara.

“Aku baik-baik saja, kamu tidak perlu..” Dara berhenti berkata begiti ponsel Jiyong terlebih dulu berbunyi.

“Ne Chaerin” Dara mengerutkan keningnya mengetahui orang yang menelpon Jiyong. Tak mau menunggu lama mendengar percakapan Jiyong Dara berjalan menjauhi Jiyong masih dengan kaki terpincang.

“Kamu mau kemana?” Tanya Jiyong pada Dara. Tapi gadis itu sama sekali tidak menjawabnya. Jiyong jalan beberapa langkah lalu menarik tangan Dara membuatnya meringis.

“kamu..”

“Aku sama sekali tidak baik” kata Dara menatap tajam Jiyong, menarik kembali tangannya lalu berbalik pergi. Jiyong menatap punggung Dara tak mengerti. Ada apa dengan gadis itu? Ada apa juga dengannya? Segala pikirannya terhenti ketika mendengar ponselnya kembali berbicara.

“Ah.. ne mian”

*****

“Tak adakah topik hari ini” desis Jieun duduk disamping Bom. Melihat teman-temannya yang biasanya saat istirahat tengah bergosip ria tapi sekarang mereka hanya diam.

“Bom, Dara kalian orang dalam, apakah benar-benar tidak ada gosip” Kata Jieun menatap Dara dan Bom bergantian. Dara sibuk memainkan minumannya dan Bom sibuk memainkan makanannya.

“Berita terbaru adalah Dara menabrak Kiko lalu Kiko kritis dan Top menjenguknya sedangkan member lain belum terlihat menjenguknya” kata Jiyoung.

“BIGBANG dan Wonder Girls akan kaloborasi lagi” kata Bom tiba-tiba membuat teman-temannya juga Dara menatapnya. Bom beranjak bangun setelah membuat teman-temannya heboh. Dara ikut beranjak menghampiri Bom.

“Bomie..”

“Apa?”

“Aku..”

“Apa? Kamu hanya menggunakanku sebagai media informasimukan bukan temanmu” teriak Bom membuat orang-orang menatap mereka.

“Tidak! Kamu temanku Bom” kata Dara tegas, ia menunduk tak menatap Bom. Bom masih menatap Dara, jujur ia sangat marah dengan segala perbuatan gilanya, tapi ia tetap menyayanginya.

“Mereka akan makan malam direstaurant Itaewon jumat malam” jelas Bom.

“Oh.. aku punya ide bagus” Jiyoung menghampiri Dara dan Bom.

“Tidak! Jiyoung kamu gila” kata Bom.

“Ayolah Dara hanya rencana kecil untuk hiburan sekaligus peringatan” kata Jiyoung menaikan alisnya membuat Dara menatapnya ragu.

“Aku..”

“Jika kamu mengikuti rencana gilanya sebaiknya kamu tidak perlu menjadi temanku lagi” Ancam Bom membuat Dara menatap kedua orang itu ragu.

“Tapi Bomie..”

“Ne, aku benar kamu hanya memanfaatkanku, kamu tidak pernah mendengarkanku” kata Bom kemudian pergi.

“Bomie..” teriak Dara. Ia sama sekali tak bisa mengejar Bom, kakinya masih cukup sakit.

_Tbc

<<back next>>

Advertisements

28 thoughts on “Sasaeng!! [Chap. 6]

  1. Dara..bner2 sasaeng fans.. >,< coba aja dy sampe berani nabrak si Kiko..bagus sih #ehh.. tapi gmn kalo polisi tw id yg nabrak itu tiang listrik?..trs persahabatannya sm Bom jd rumit gtu kan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s