[Oneshoot] Sorry, but I Love You

image

Tittle : Sorry, But I LOVE YOU

Author : Mella Septia

Lenght : Oneshoot

Perkenalkan namaku Sandara Park, cewek cantik yg sangat menyukai seorang namja dan berharap bisa menjadi pacarnya. Aku selalu mengikuti kemanapun namja itu pergi. Entah keajaiban apa yg membuatku bisa menjadi pacarnya. Namun kisah cintau ini tidak seperti yg aku harapkan

Dara pov

“Bomieee, ada pesan, “ teriak ku sambil membuka hp bom.

“baca aja daronggg,” jawab bom dari dalam kamar mandi

aku langsung ketawa setelah melihat pesan dari TOP, pacar bom. Ternyata aliens couple ini romantis juga.

“Kenapa kau senyum-senyum sendiri?” tanya bom setelah keluar dari kamar mandi, mengambil posisi duduk disampingku

“Ternyata Top romantis juga ya, aku jadi iri “ jawabku sambil memberikan hp pada bom

“Karna dia adalah my luv, jadi yahh dia pasti romantis. Tidak seperti jiyong mu itu darong sayang.”

Aku hanya mengerutkan keningku, karna tidak mengerti apa yg dimaksud bom

”Kalian beneran pacaran atau tidak sih dara? Bayangin saja kalian sudah pacaran dua minggu, foto jiyong bertebaran dimana-mana dikamar kamu, di dompet dan hp tapi sampai detik ini kamu belum pernah nonton berdua atau dinner bersama, atau yang paling sederhana ke kampus bersama aja belum pernah” Ucap bom panjang lebarrrr, aku tidak menjawab pertanyaan bom karna aku sedang memproses apa yg dikatakan bom. Dan apa yang dikatakan bom itu benar, aku dan jiyong belum pernah berkencan, kami hanya saling mengirim pesan dan kadang-kadang dia menelponku, heol

“DARA” teriak bom ditelinga ku.

“kau dengar tidak apa yg aku katakan?”

“yah, kenapa kau harus berteriak sih aku dengar kok apa yang kau katakan”

“apa yang sedang kamu pikirka….”

“apa menurutmu jiyong tidak mencintai aku ?” aku memotong bicara bom

“mungkin tidak” kata bom santai, aku melongo mendengar jawaban sahabat terbaik ku yang mulutnya kelewatan jujur ini -__-

“kalau jiyong tidak mencintai aku, kenapa dia dulu ingin aku menjadi yeojachingunya ?”

“mungkin jiyong terpaksa, mungkin dia kasihan sama darongku yang selalu menguntit kemanapun dia pergi” jelas bom sambil ketawa

Lagi-lagi aku hanya terdiam memikirkan jawaban bom. Apa benar jiyong cuma kasihan sama aku bukan karna dia mencintai aku. Apa karna itu jiyong tidak pernah bersikap romantis, waktu meminta aku jadi yeoja chingunya saja terkesan tidak niat.

FLASHBACK

Kuliah pun berakhir untuk hari ini, waktu terasa begitu lama karena bomie tidak masuk hari ini. Setelah memasukkan buku ke dalam tas aku langsung menuju pintu namun aku sangat terkejut melihat siapa yg ada didepan ku sekarang

“J-I-Y-O-N-G” aku berdiri kaku melihat jiyong berdiri manis didepan pintu kelas

“haii” sapa jiyong dengan senyum manisnya, oh my god aku meleleh senyumannyaaa

‘h-ai” balas ku terbata

“Dara, aku mau bicara sesuatu, kamu dengar baik-baik ya karna aku tidak akan me-ngu-la-ngi-nya-la-gi”ucap jiyong to the point dengan wajah berubah serius

“ka-mu ma-mau bi-cara apa jiyong?” oh bisakah mulut bodohku ini berhenti tergagap, jiyong menatap dalam mata ku beberpa detik sebelum dia bicara

“dara, kamumaujadiyeojachinguku?”

Aku mengedip-ngedipkan mata dan menatap jiyong seperti anak anjing yg kelaparan,otakku sedang bekerja keras memproses ucapan jiyong yg secepat kilat, walaupun sangat cepat tapi aku tau apa yg dia katakan, tanpa sadar tanganku bergerak menuju pipi jiyong

“aw, sakit. Yah kenapa kau mencubitku ?” teriak jiyong kesakitan

“ohmygod, ternyata aku tidak sedang bermimpi” aku menutup mulut dengan tangan sambil loncat-loncat seperti fangirl ketemu idolanya mengabaikan jiyong yg memegangi pipinya sambil menahan sakit

“kamu tidak bercandakan jiyong? Ulangi sekali lagi biar aku yakin ” pinta ku dengan semangat

“ani, kan aku sudah bilang aku tidak akan mengulanginya lagi” jawab jiyong dengan wajah yg masih terlihat kesal, Aku mengerucutkan bibir karana jawabannya

“aku pergi dulu ya”

“pergi ? tapi akukan belum menjawabnya “

“aku sudah tau jawaban kamu dara, kamu pasti akan berkata ya“ ucap jiyong dengan smirk evilnya

“kenapa kamu yakin kalau aku pasti jawab YA ?”

“karna aku tau kau sangat menyukai ku,mengagumi ku” jawab jiyong bangga

“aww so sweet , ternyata kau diam-diam memperhatikan aku juga jiyong”

“bagaimana aku tidak memperhatikanmu,kalau setiap hari kau selalu mengekor kemanapun aku pergi “

Aku tersenyum kepada jiyong, sambil salah tingkah mengulung-gulung ujung rambutku

“ya sudah aku pergi dulu, di tunggu anak-anak mau latihan basket”

“ah ne, hati-hati jiyong “

Aku melambaikan tangan kepada jiyong tapi dia pergi begitu saja tanpa mengatakan apapun. Dara kamu sekarang resmi menjadi pacar seorang kwon jiyong, aku menari kegirangan.

FLASHBACK END

Keesokan harinya

Setelah jam kuliah selesai dara dan bom langsung pergi ke gerbang kampus karena top sudah menunggu mereka disana.

Hari ini dara akan melaksanakan misi yg di anjurkan bom untuk membuat jiyong cemburu untuk mengatahui jiyong mencintai dara atau tidak. mereka membicarakan misi ini semalaman sehingga dara harus menginap di rumah bom. Bom juga minta bantuan top, dan top setuju untuk membantu dara . Top juga sudah menghubungi temannya semalam untuk membantu dara dalam misi ini

“apa rencana ini akan berhasil?” tanya dara dengan tidak yakin saat mereka sudah didalam mobil top

“kamu tenang saja dara, kita sudah merencanakanya dengan baik” jawab bom semangat, top mengedipkan matanya kepada bom

“karena ini adalah rencana kalian oleh karena itu aku merasa tidak yakin “ ucap dara tertawa

“cukup melakukannya dengan baik dara” kata top sambil memacu mobilnya

Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di tempat tujuan, disana sudah ada seorang namja .

Top langsung ber highfive ria dengan namja tersebut

“dara, kenalkan ini youngbae. Dia teman kampus ku yang akan membantu kamu menjalankan misi ini” ucap top kepada dara

“annyeong, dara imnida” dara mengulurkan tangannya kepada youngbae

“youngbae,” ucap youngbae membalas uluran tangan dara

“ini dara sahabat terbaik ku, wajahnya memang cantik tapi kisah cintanya sangat tragis” ucap bom tertawa sambil merangkul pundak dara. Youngbae hanya tertawa menaggapi ucapan bom

“bae, kamu sudah tau kan apa yang harus kamu lakukan”

“neh hyung, dara aku sangat ahli dalam menjalankan tugas seperti ini” kata youngbae membanggakan diri pada dara

Tanpa basa-basi bom mendorong dara mendekat kepada youngbae, youngbae pun cepat beraksi dengan merengkul pundak dara.

“dara fighting !!!” terikan bom meringkuk mesra dipelukan top

“fighting” balas dara dengan mengepal tangannya semangat

Mereka berdua masuk kedalam mobil youngbae, dan setalah itu mereka pergi ke lapangan basket di dekat rumah jiyong. Setibanya disana dara langsung menuju jiyong dan melambaikan tangannya kepada jiyong dan jiyong yg tadinya sedang latihan berhenti dan menghampiri dara, youngbae terlihat kaget hal yg sama juga terjadi kepada jiyong yg juga terkejut melihat dara bersama youngbae. tapi belum sempat jiyong bicara dara sudah memotongnya

“hai jiyong, kenalkan ini youngbae teman ku” ucap dara semangat sambil merangkul tangan youngbae

“hari ini aku mau pergi nonton dengan dia”tambah dara

“h-uh” jiyong terkejut dengan ucapan dara,dia menatap youngbae seolah bertanya namun youngbae hanya menggaruk tengkuknya dan mencoba tersenyum

“ah n-neh” lanjut jiyong tanpa bertanya kenapa dara bisa kenal youngbae

“ jaga dara ya bro” ucap jiyong sambil menepuk pundak youngbae

“okeh dara havefun ya, aku lanjut latihan dulu” ucap jiyong, dara ingin bertanya sesuatu namun jiyong sudah berlari ketangah lapangan

“dara sebenarnya aku-“

“sudahlah youngbae ayo kita pergi dari sini “ ucap dara memotong ucapan youngbae

Dara cemberut dan sangat kesal dengan reaksi jiyong, dia menyeret youngbae pergi. Karena bengong dara tidak melihat bola basket yg melayang ke arahnya dan PLAKK !!!

Dara pov

Aku mencoba membuka mata pelan-pelan, aku masih merasakan pusing semuanya terasa berputar-putar. Dan aku menyadari ini bukan kamar ku, dimana aku ? aku mendengar pintu dibuka dan melihat jiyong dan youngbae masuk

“dara kau sudah sadar ? ah syukurlah aku takut kamu kenapa-napa”

“aku dimana? ” ucapku ketus dan memalingkan wajah.

“kau dirumah ku dan dan sekarang kau sedang dikamar ku. Kamu tadi pingsan terkena bola basket” jelas jiyong sambil duduk di tepi tempat tidur

“aku mau pulang, youngbae bisa antarkan aku pulang” aku merasa pusing tapi aku tetap memaksakan diriku berdiri tetapi aku kehilangan keseimbangan dan hampir jatuh untung tangan jiyong cepat menangkap tubuh ku

“dara kamu tidak apa-apa ? apa masih pusing ?”

“kenapa sekarang kau mendadak perhatian kepada ku hu” aku berkata dingin, Sebenarnya aku senang, jiyong terlihat sangat khawatir tapi hati aku sakit mengingat apa yg terjadi tadi. Tanpa sadar airmata jatuh di kedua sisi mataku

“ dara kamu kenapa? Kenapa kau menangis? Apa kepalamu masih sakit?” tanya jiyong bertubi-tubi sambil memeriksa luka dikepala ku. Aku menepis tangan jiyong, aku melihat jiyong kaget dengan tindakanku

“ji, sepertinya aku harus pergi sekarang. Kalian harus menyelasaikan masalah kalian berdua. Dara aku pergi dulu, cepat sembuh ya.”

Aku mendengar youngbae berbicara, aku heran kenapa youngbae dan jiyong terlihat sangat akrab

“ dara apa kepala mu masih sakit ?” ucap jiyong membuyarkan lamunanku

“yang sakit itu disini” ucapku menepuk-nepuk dada, aku tidak tahan lagi aku harus mengatakan nya sekarang

“kalau kau tidak mencintai ku kenapa kau menginginkan aku untuk jadi yeojachingu mu? Apa aku ini seperti boneka yg bisa kau main-mainkan jiyong ? kita sudah pacaran 2 minggu tapi tidak ada apa-apa yg terjadi kepada kita maksud ku kau belum pernah mengajak aku pergi kencan, atau menjemputku untuk pergi kekampus bersama ” aku menangis dengan keras, aku mengeluarkan semua yg aku rasakan,aku tidak tahan lagi, semua yg dikatakan bom terngiang ditelingku aku melihat jiyong hanya menggaruk-garukan kepalanya

“dara, kau bicara apa ? aku tidak mengerti apa yg kamu katakan “

“tadi aku sengaja pergi nonton dengan namja itu untuk membuat mu cemburu, aku melakukannya karna bomie bilang kalau kamu jadian sama aku Cuma karna kasihan kepada ku bukan karna kamu mencintai aku. Dan ternyata bomie benar, kamu tidak pernah mencintai aku jiyong” aku mengatakannya walaupun itu menyakitkan bagi ku

Author pov

Jiyong membiarkan dara menangis dan Setelah dara sedikit tenang dan jiyong sudah mengerti apa maksud perkataan dara akhirnya jiyong berbicara

“maafin aku dara, telah membuat kamu berpikir seperti itu “ pinta jiyong sambil membawa dara kedalam pelukannya

“dengar, kalau aku tidak sayang sama kamu aku tidak mungkin meminta kau untuk jadi yeojachinguku”

“kalau kamu sayang, kenapa kamu tidak cemburu waktu aku bilang kalau aku mau pergi nonton dengan youngbae tadi ?” setelah manangis dara tidak merasa kesal lagi kepada jiyong

Jiyong tersenyum mengingat kejadian sore tadi, jiyong melepaskan pelukannya dan mengangkat dagu dara agar menatapnya

“bagaimana aku bisa cemburu kalau namja yg kamu jadikan bahan percobaan tadi adalah sepupu ku” jelas jiyong tertawa sambil mencubit pipi dara

“youngbae itu sepupu ku dara”

“HAA?? Jadi youngbae itu sepupu kamu” jiyong menganggukkan kepalanya, pantesan saja mereka keliahatan akrab kata dara didalam hatinya, dara menyembunyikan wajah dengan tangannya karena malu lalu jiyong mengacak-ngacak rambut dara mesra

“maafin aku dara, sebenarnya aku terlalu pemalu untuk mengajakmu pergi kencan, bahkan untuk mengatakan aku mencintaimu saja aku tidak bisa” jelas jiyong memeluk dara erat

“Tapi sekarang aku akan mencoba menjadi namjachingu mu yg baik,dan hal pertama yg harus aku lakukan adalah mengajakmu berkencan dan untuk seterusnya aku akan menjemput kamu setiap hari untuk pergi ke kampus bersama.”

“ji…” dara terharu dengan apa yang dikatakan jiyong matanya terlihat berkaca-kaca

“besok aku kan menjemputmu, berdandanlah yang cantik karna besok adalah first date kita baby”

Dara tersenyum dan menganggukkan kepalanya semangat

“Oh wait, kamu tadi manggil aku baby ?”

“neh, my baby girl”

Dara menutup mulutnya tidak percaya, jiyong kembali mengacak-ngacak rambut dara

“saranghae jiyong” ucap dara tersipu, dara membenamkan wajahnya didada jiyong, dan jiyong memeluk dara erat

“nado, nado saranghae dara”

Jiyong melepas pelukannya dan memandang bibir mungil dara.dara yang tahu apa yg jiyong pikirkan menutup kedua matanya, Jiyong menempelkan bibirknya ke bibir dara, dan merasakan lembut bibir dara.setelah beberapa lama Dara melepaskan ciuman mereka karena kehabisan nafas

“our first kiss” ucap jiyong mengedipkan matanya dan membawa dara kedalam pelukannya

END

 

Advertisements

16 thoughts on “[Oneshoot] Sorry, but I Love You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s