Misteri Pohon Cinta [Chap. 11]

puter pohon copy

Author:@astarinur  

Misteri Pohon Cinta – chap 11

Jiyong POV

“Kalian sadis , kumohon aku tak sanggup jika duduk bersamanya. Sumpah aku tak sanggup ! Seungrat tukar tempat duduk denganku , aku janji satu minggu penuh aku akan membayar makanmu asalkan aku tak duduk dengannya!” Jelas youngbae lirih. Hahah baru kali ini aku melihat tingkah youngbae seperti anak kecil, tapi siapa yang akan tahan duduk dengan sohee. Damn that woman !! Selalu menempel dimanapun kapanpun , dia tak memberi ruang untuk kita bernafas. Sangat posesif dan sangat childish , akupun tak mengerti mengapa ibuku tetap menginginkanku bersamanya. Entahlah yang terpenting sekarang , aku harus sabar atas dara. Satu hal penting yang harus aku lakukan adalah meluruskan hubunganku dengan sohee , ini pula kesalahanku melibatkannya dalam masalahku. Aku harap sohee bisa mengerti dan memaafkanku. Sebenarnya sohee tidak terlalu buruk , jujur dia sangat cantik , baik dan perhatian walaupun kekanak – kanakan tapi dia sangat penyabar. Hah … ini salahku bagaimana aku menjelaskan semuanya padanya , aku takut menyakiti hatinya.

Teman – temanku asyik mengobrol , youngbae yang sedari tadi mengomel tentang sohee , TOP hyung daesung dan seungri yang puas mentertawakannya pun hanyut dalam pembicaraan mereka aku hanya menyunggingkan senyum kecil di setiap candaan mereka. Sejujurnya hatiku ini sedang rapuh , sedikit saja seseorang menggoyahkannya aku akan goyah dengan mudah. Ruangan kosong di hidupku hampir terisi lagi namun tetap hampa. Seseorang yang menempatinya tak suka berteduh lama didalamnya , kupu – kupu itu terbang lalu lalang dihati dan otakku. Dia pergi , kembali singgah lalu pergi lagi , tak ada kepastian apakah ruangan itu akan sepenuhnya terpenuhi atau akan menjadi ruangan kosong lagi. Menyedihkan rasanya menjadi orang kedua dalam kehidupannya yang pernah menjadi pertama baginya. Menyedihkan rasanya saat merasakan hangatnya di tempat sepi dikeramaian ketika dulu pernah menjadi keramaian dalam hati kecilnya.

Senyum kecilku ini tak bisa menutupi rasa sedihku. Lambat laun aku akan menjadi pilihannya , akankah bersama atau menjadi pencundang cinta dibelakangnya. Sedih saat seperti ini aku tak mempunyai kepercayaan diri , merasakan kalah diawal pertandingan. Berbeda , itulah yang kurasakan padanya. Hatinya sudah terbagi dua , dia tersesat antara kumbang dan merpati.

Dara….

“Hyung !” Tepukan seungri menyadarkan lamunanku. Mereka melihatku cemas , seperti mengetahui apa yang kurasakan karena terlihat jelas pada bola mataku bahwa aku sedang dalam keadaan tak berdaya. “Hyung , aku janji akan membantumu kembali dengan dara nona! Jadi hyung pun jangan menyerah , aku yakin kalian berjodoh. Fighting!!” Dengan senyum lebar dan semangatnya seungri menyemangatiku. “Jiyong~ah walaupun aku tak menyetujui rencanamu untuk kembali pada dara karena secara tidak langsung kamu berusaha memisahkan dan merebut dara dari jaejoong , tapi setelah mendengarkan cerita dari youngbae sekarang aku yakin aku akan mendukungmu seribu persen!” Aku langsung melihat ke arah youngbae yang berpura – pura tak mendengarkan perkataan TOP hyung serta memalingkan wajahnya bersembunyi dari tatapanku. “Aku tahu kamu hanya menceritakan masalahmu pada youngbae jadi aku bertanya padanya walaupun secara terpaksa youngbae menjelaskannya tapi akhirnya aku , daesung dan seungri tahu masalahmu. Aku tak tahan melihatmu hancur maka dari itu , Come on jiyong!! Kamu leader kami jadi jangan pernah menyerah seperti kemarin lagi!! Kamu bukan pecundang , aku yakin jika kalian masih mempunyai perasaan yang sama lambat laun kalian akan disatukan kembali.” Aku tersenyum dan terharu mendengar TOP hyung berkata seperti itu. Tiba – tiba seungri menarikku dan yang lainnya untuk berpelukan.

“Hyung saranghae!!” Teriak seungri , namun youngbae langsung menjitak kepalanya.

“Aww … hyung??” Seungri mengelus kepalanya seraya merengek.
“Yaaa… itu karena kamu telah mempermalukan kami ! Saranghae , saranghae !! Apa kamu gila kami masih normal dan parahnya kamu malah berteriak kencang seolah – olah mengumumkan ketidaknormalanmu itu aishhhhtt …!!” Dan dari itulah aku mulai tersenyum lepas lagi . Perlahan melupakan resah hati yang ku alami saat ini.

“Ngomong – ngomong apa kalian melihat dara ? Aku tak melihatnya dimana – mana.” Aku memperhatikan sekelilingku namun dara tak ada sama sekali .

Dengan seksama aku mencari dara di setiap sudut namun tetap aku tak menemukannya.

————–

Dara POV

“Shh… !” Terdengar suaranya yang sedikit serak . Namun karena ketakutanku yang besar aku berusaha berontak semaksimal mungkin.

“Emp… asfkfjfkdkb!!”

“Dara , ini aku !” Aku langsung terdiam mendengar suaranya , dengan pelan dia melepas cengkramannya dan memutar tubuhku untuk menghadapi tubuhnya. Saat itu juga aku melihat senyuman yang tak asing lagi bagiku. Dengan tanpa ragu – ragu aku memeluknya kencang .
Tak sadar jika aku tengah menangis dalam pelukannya.

Dia melepaskan pelukanku dan melihat wajahku yang penuh air mata. Sungguh semua rasa bercampur saat ini. Takut , gundah , bahagia serta kesal menghampiriku. Dengan kesal aku memalingkan wajahku darinya bertingkah tak memperdulikannya.

“Heyy !!” sapanya pelan , namun kesalku tetap tak mau melihatnya serta tak mau menjawabnya.

“Dara…. !! Baby ? Baiklah aku minta maaf karena telah menakut – nakutimu tadi. Aku hanya ingin memberikanmu surprise! Hey.. lihat aku !” Dia berjalan menghadapku , melihatku yang saat ini sedang marah padanya.

“Lihat !! Uh.. wajahmu cute jika marah seperti ini , maafkan aku hmm ??” Rayunya lembut menghapus air mataku seraya membelainya dan aku pun tak tahan berlama – lama marah padanya. Akhirnya aku melihat wajahnya jelas yang saat ini sedang tersenyum manis padaku.

“Kamu sangat ketakutan tadi , maafkan aku !” Tanyanya memeluku seraya membelai rambutku.

“Aku sangat takut tadi , aku pikir ada orang jahat yang akan menculikku. Ternyata itu kamu!! Apa yang kamu lakukan disini jae , apa kamu mengikutiku ?” Aku mendongak ke atas melihat wajahnya.

“Aku hanya takut meninggalkanmu , aku juga tak sanggup sehari tak melihat wajahmu. Jadi aku putuskan untuk mengikutimu ke sini.” Dengan wajah shock aku melepaskan pelukannya. Dengan pelan aku memukul dadanya.
“Aishht … !! Kamu ini ! Lalu bagaimana ? Nanti kamu tidur dimana ?”

“Tenang , nanti ada orang yang mengantarkan barang – barangku. Tadi aku terburu – buru menyusulmu.”

“Apa kamu menggunakan motor jae ?” Dia mengangguk pelan.
“Lihat ! kamu hanya menggunakan pakaian tipis seperti itu!” Dengan tanpa pikir panjang aku melepaskan syal yang kupakai dan langsung memakaikannya pada jaejoong.

“Gomawo !! Oh iya lebih baik kamu kembali ke rombonganmu nanti orang – orang mencarimu dara!” Aku mengangguk dan beranjak pergi .

Namun entah apa yang kupikirkan , tiba – tiba aku berbalik arah dan berlari ke arah jaejoong.

Cup…
Aku mencium pipinya!
“Jangan lupa kabari aku ya !”
Dia hanya tersenyum manis dan melambaikan tanganya.

—————-

No one POV

Sementara itu dari kejauhan seseorang sedang mengamati dara dan jaejoong. Dengan seksama dia memperhatikan mereka dengan diam – diam , walaupun hatinya hancur dia hanya tersenyum pahit melihatnya. Dengan berat hati dia memalingkan wajahnya dan berjalan pergi.

———–

Jiyong POV

“Damn hyung ! Tak bisakah kamu diam sebentar . Pusing aku melihatnya!” Tanpa balasan apapun dariku seungri hanya mendapat jitakan pada kepalanya.

“Aww… hyung! Mengapa kalian senang sekali menjitakku , kepalaku ini belum aku asuransikan !” Rengeknya mengusap – usap kepalanya.

“SHUT UP SEUNGRAT!!”
Teriakku yang saat ini sedang cemas karena dara menghilang. Aku tak bisa duduk manis jika belum menemukan dara. Tadi aku bertanya kepada minzy namun minzypun tak mengetahui dimana dara. Bom pun tak tahu entah dimana. Aku sangat cemas saat ini.

“Oh.. bukankah itu dara nona hyung?” Aku melihat ke arah yang ditunjuk seungri dan benarlah dia ada disana bersama minzy dan temannya yang lain.

Tak sadar aku menjitak kepala seungri lagi. “Aww.. arghhh hyung mengapa kamu menjitakku lagi? Salah atau benar tetap saja kamu menjitakku ?” Rintih seungri namun aku hanya memberikan senyuman maaf kepadanya terlalu senang melihat dara.

“Youngbae~ah lihat ! Wajahnya berubah menjadi ceria secara otomatis saat melihat dara. Aigoo… orang yang jatuh cinta memang bisa membuat orang yang gila menjadi lebih gila!!” Gerutu TOP hyung melihat tingkahku.

“Biarkanlah hyung ! Ini lebih baik daripada dia murung dan uring – uringan!” Balas youngbae menyindirku .

“Yaaa … berhenti membicarakanku. Lihat saja nanti kalian akan merasakan apa yang kurasakan saat ini! Aku siap mentertawakan kalian saat kalian meminta tolong padaku untuk mendapatkan hati seorang wanita !!” Sindirku memanas – manasi TOP hyung dan youngbae.

“Benar ! Aku setuju dengan jiyong hyung. Yaaa… dengarkan !! Saat orang jatuh cinta itu sangat wajar jika kita menjadi gila dan buta bahkan ayahku saja pernah mengalaminya!!” Daesung my smart dongsaeng berpihak padaku.

“Ahh.. aku tak berpihak pada siapapun kali ini karena aku memang selalu gila pada wanita wkwkwkw!!” Tawa seungri terbahak – bahak. Dengan kesal aku akan menjitak kepalanya namun kali ini dia berhasil menghindar.

“Eitsss !! Aku sudah menebaknya , jiyong hyung pasti akan menjitakku jadi aku sudah tahu cara mengantisipasinya hhehe!”

“Sudahlah lupakan anak ini , biarkan dia tertawa sendiri dengan puas!” Gerutu youngbae .

“Oh iya , kalian duduk berpasangan dengan wanita atau dengan laki – laki?” Tanyaku sambil memperhatikan gerak – gerik dara.

“Ah… jangan bahas itu! jelas – jelas kamu tahu siapa pasangan dudukku!” Lirih youngbae .

“Ah aku dengan minzy , hyung ! Ternyata dia sangat pendiam!” Balas daesung.
“Mungkin minzy belum mengenalmu dengan baik dae , minzy itu sangat periang dan suka bercanda!” Jelas youngbae dan daesung hanya mengangguk paham.

“Aku duduk dengan wanita yang maniak dengan jagung! Setiap detik dia mengomel terus karena jagungnya habis! Tapi manis juga orangnya!”

“Ah itu bom , hyung. Temannya dara , aku mengenalnya dari dara. Memang dia sangat penyuka jagung bahkan saat kita punya masalah dengannya semuanya akan cepat tuntas dengan jagung !” Balasku pada TOP hyung.

“Bagaimana denganmu seungri?” Tanyaku menoleh ke arahnya.

“Ah.. aku tak tahu namanya! Dia sangat menyeramkan. Aku bahkan takut bertanya padanya. Jadi kita hanya diam dan duduk dengan tenang disana tanpa percakapan apapun!”

Tak lama kemudian bus sudah selesai diperbaiki dan kamipun melanjutkan perjalanan kami.

———-

Dara POV

Saat ini aku sangat gugup sekali. Karena sejak tadi jiyong tak henti menanyakanku pergi kemana. Aku juga tak bisa mengeluarkan alasan ‘dengan temanku’ karena sudah jelas jiyong tahu jika aku tak bersama mereka .

“Tadi kamu pergi kemana? Aku sangat khawatir saat tak dapat melihat wajahmu dimana – mana. Apalagi saat temanmu pun tak tahu kamu dimana , aku hampir akan menelpon polisi untuk mencarimu!!” Gumamnya , terkadang aku sangat senang mendengarkannya mencemaskanku tapi aku juga kesal terhadap sikap berlebihannya itu. Jiyong dan jaejoong sama – sama berlebihan!!

“Dara… jawab aku!!” Aku menoleh ke arah wajahnya yang saat ini penuh dengan penasaran. Dia memegang tanganku dan menjalinkan jari kami serta memasukannya kedalam saku jaketnya seperti tadi. Dia menyunggingkan bibirnya ke depan memperlihatkan wajah cute nya sambil menunggu jawaban dariku.

Ahhh.. jiyong dan jaejoong sama – sama kekanak – kekanakan. Aku tersenyum mengingat tingkah mereka.

“Kenapa tersenyum seperti itu dara ? Apa yang lucu? Jawab pertanyaanku tadi dara !” Gerutunya tak sabar. Maaf kali ini aku harus berbohong padamu jiyong.

“Tadi aku hanya pergi mencari udara segar sebentar namun aku tak sadar jika itu agak jauh dari bus kita!” Jawabku berhati – hati .

“Oh, baiklah kalau begitu. Lain kali kamu harus memberitahuku dulu jadi aku tak akan khawatir seperti tadi. Kamu hampir membunuhku !” Aku hanya mengangguk dan tersenyum padanya.

Namun tiba – tiba jiyong memperhatikan leherku. “Dara dimana syalmu bukankah tadi kamu memakainya , jangan dibuka nanti kamu kedinginan! Ayo pakai lagi syalmu dara” Oh my god aku tak sadar jika syal tadi aku berikan pada jaejoong terlebih lagi itu adalah syal pemberian dari jiyong!!!!!!

 

TBC..

 

Nih aku update super cepetttt!!
Enjoy !
Hengsho!!
Comment yoooow !!

Follow me on twitt & IG
@astarinur

 

 

<<back  next>>

Advertisements

13 thoughts on “Misteri Pohon Cinta [Chap. 11]

  1. Ni skrg jd kasian sama posisiny jiyong. Sungguh ga suka sama dara yg brbhong. Hahahaha…. Kasian jiyong, udah tau knyataan , tp masi harus pura”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s