Daragon In Love Part 10 ^Big Bang And 2Ne1^^

2

Cast :

All Of member Big Bang and 2ne1 .

Appa YG

All Of YG Famz

*No Copas and don’t Be Silent Reader please 🙂

yang numpang baca ga di tag, wajib comment juga yaa 🙂

ehh FF ku sekarang di post juga di blog ku loh, numpang promosi ahh XD

visit yo. http://dralyndz.wordpress.com/

Dara POV

“jiyong, ku rasa aku harus masuk sekarang” ucapku pelan kepada jiyong. sudah 5menit mobil jiyong berhenti di bassement apartemenku, aku sudah siap untuk turun tapi tangan jiyong masih saja menggenggam tanganku sejak dari kantor YG tadi seakan tak membiarkan aku menjauh darinya. Wajahnya pun terlihat seperti memikirkan sesuatu. Selama perjalanan kesini pun jiyong tak membuka suaranya, membuatku benar-benar bingung.

“ah??ne…” ucapnya pelan lalu melepaskan tanganku.

“tidurlah begitu kau sampai di apartemenmu, kau terlihat lelah” tambahnya. Aku hanya mengangguk menanggapi lalu membuka pintu mobil dan berjalan keluar. Tiba-tiba aku mendengar suara pintu mobil dibuka. Apa itu jiyong?? aku baru hendak menoleh ketika aku merasakan ada sebuah tangan menarik tanganku dan membalik tubuhku cepat. Aku melihat jiyong sekilas sebelum namja itu memelukku, wajahku menekan dadanya erat. wangi tubuhnya menjalar di pikiranku. Deru napas jiyong terasa di telingaku, aku menikmatinya. Tapi kemudian aku tersadar kami ada di bassement, aku tak ingin ada orang yang melihatnya sehingga menimbulkan masalah lain lagi bagi kami.

“jiyong~” ucapku pelan. dia tak menjawab. Aku mendorong dadanya perlahan tapi jiyong tak mengendorkan pelukannya terhadapku.

“aku hanya tak tenang memikirkan rencana YG untukmu kau tau..”desahnya di telingaku.

“ji…”gumamku.

Jiyong menarik napas pelan sebelum melepas pelukannya terhadapku, wajahnya sudah kembali tenang. Jiyong mensejajarkan wajahnya dengan wajahku. Dia tersenyum tipis lalu merapikan rambut di dahiku. Dan selanjutnya yang ia lakukan benar-benar membuatku membeku di tempat. Jiyong mencium dahiku, dia menanamkan bibirnya di dahiku cukup lama,omoo~

“hanya memastikan kau tak terlalu dekat dengan fanboymu arra??” tanyanya seraya menatap kedua mataku lekat, wajahnya sangat dekat dengan wajahku membuatku hanya bisa mengangguk pelan. aku yakin wajahku saat ini pasti sudah sangat memerah.

“aku akan selalu mengawasimu~”tambahnya, nada suaranya terdengar mengancam.

“masuklah sekarang, sepertinya aku harus segera kembali ke ruangan rekaman. hanya memastikan kau tidur dengan nyenyak okei??good night”jiyong menegakkan tubuhnya dan mengusap kepalaku pelan. namja itu kemudian berbalik dan masuk ke dalam mobilnya meninggalkanku yang masih terdiam membisu tak mengerti perubahan mood namja itu yang terlalu misterius. Aku memegang dadaku, sekali lagi dada ini berdetak cepat saat aku bersama jiyong.

**

Dara POV

“unni ya??bukankah itu oppa??omo, kenapa oppa terlihat sangat dekat dengan sohee unni??”minzy menyikut lenganku saat melihat jiyong memasuki lift bersama dengan seorang yeoja. Aku tak menggubrisnya, aku tau jiyong dekat dengan sohee karena permintaan YG waktu itu. tapi entah kenapa tetap saja aku tak suka melihatnya.

“ya?!oppa tak mungkin selingkuhkan??aishh unii apa kau mendengar gosip di internet tentang mereka??fans bahkan menjodohkan mereka! Aku benar-benar tak menyukainya”chaerin tiba-tiba muncul menyela kami. dia mengernyitkan wajahnya tak setuju. Aku tersenyum tipis menanggapinya. Sudah seminggu ini aku memang tak bertemu jiyong, dan sudah seminggu ini pula aku melihat jiyong dekat dengan sohee. Aku tau jiyong melakukan ini untuk YG tapi tetap saja aku tak menyukainya dan harus ku akui juga ada sebagian kecil ruang dihatiku yang merasa sakit melihat mereka bersama.

“unni kau harus memarahi oppa kau tau??kau kan yeojanya!”tambah chaerin berapi-api. Aku terdiam mendengar ucapan chaerin. Apa aku bisa marah pada jiyong??apa aku memiliki hak??entahlah hubunganku dengan jiyong perlahan mulai terasa berat sebelah untukku. Aku suka bersamanya tapi ada beberapa saat aku merasa lelah saat bersamanya.

Jiyong POV

Aku melirik kesal ke arah layar handphoneku, entah untuk keberapa kalinya aku mengirimkan sms untuk dara hari ini tapi tak satupun sms itu dibalas olehnya. Tak seperti biasanya dia seperti itu. apa dia sesibuk itu??bahkan teleponku pun tak pernah diangkatnya membuatku benar-benar mengkhawatirkannya.

Sudah lebih dari seminggu aku tak bertemu dara, entah di sengaja atau tidak sepertinya jadwal kami selalu bentrok belakangan ini menyebabkan aku tak bisa menemuinya. Sepertinya YG sedang benar-benar berusaha menjauhkan kami beberapa hari ini. Aku tak bisa menyalahkan YG aku tau dia hanya tak ingin ada gosip yang beredar tentang hubungan kami.

“oppa??apa kau belum siap??bukankah kau akan menghadiri undangan acara yang diadakan stasiun TV malam ini??”sohee tiba-tiba muncul dihadapanku dan bertanya padaku. Aku tersenyum padanya, akhir-akhir ini aku memang melakukan saran dari YG untuk bergaul dengan beberapa yeoja.

“ne..”

**

Author POV

Dara dan 2NE1 lainnya memasuki ballroom hotel, mereka diundang untuk menghadiri sebuah acara yang di adakan oleh stasiun TV. Hampir semua artis berkumpul disini. Dara menatap berkeliling ruangan mencari sosok yang paling ingin dia lihat. Sebenarnya dia enggan untuk menghadiri acara ini, tapi karena dara tau kalau jiyong akan datang dia akhirnya menyetujui untuk ikut. Dia bahkan terlihat paling bersemangat membuat teman-temannya bingung karenanya. Sepertinya dirinya benar-benar merindukan namja itu.

Tubuh dara terpaku sesaat saat melihat orang yang dicarinya. Jiyong tengah duduk di sebuah meja bulat diujung ruangan bersama anggota big bang lainnya dan yang membuat dara kaget dia barusan melihat jiyong mendekatkan wajahnya ke arah sohee setelah itu keduanya tersenyum bahagia. Keduanya terlihat cocok satu sama lainnya.

“dara??are u okei??”bom tiba-tiba mengamit lengan dara untuk mengikutinya masuk ke dalam. Dara mengangguk pelan. dia memalingkan wajahnya saat melihat jiyong menoleh ke arahnya. Dia hanya duduk di tempat teman-temannya duduk.

“dara-ssi??sudah lama kita tak bertemu, annyeong..”sebuah suara mengagetkan dara, membuat yeoja itu menoleh. Senyum di bibir dara terukir saat melihat jaejong menyapanya. Dara mengangguk dan duduk tepat di samping mejanya bersama 2ne1 lainnya, mengobrol satu sama lain tak mempedulikan kalau sedari tadi jiyong menatapnya dengan pandangan tidak suka.

**

Jiyong POV

“oppa ya??are u oke??kau terlihat tak fokus pada acara ini??” suara sohee mengalihkan pandanganku sekilas dari dara. Aku hanya tersenyum sekilas padanya dan berkata aku baik-baik saja, sohee sepertinya mengerti dan dia tak bertanya padaku lagi. mataku kembali menatap ke arah dara. Tanganku mencengkeram pinggir meja erat berusaha mengontrol diriku untuk tak berjalan kesana dan menyeret dara pergi dari ruangan ini. cara dara dan jaejong saling menatap membuatku marah. Belum lagi melihat beberapa fanboysnya yang hadir malam itu menatap dara penuh kekaguman. Apa dara menikmatinya??menyukai setiap orang mengaguminya??belum lagi malam ini dia mengenakan rok?! Apa dia lupa pesanku untuk tak pernah menggunakan pakaian seksi dan itu termasuk rok??

Aishhh, apa dia mengabaikan smsku hari ini untuk menyiapkan penampilannya sesempurna mungkin??ku rasa aku memang harus memperingatkannya lagi untuk menuruti pesanku.

“hyung ya! Kau lihat dara noona??she’s so perfect tonight, dan siapa namja di sebelahnya??jae hyung??aigoo mereka berdua terlihat sempurna satu sama lain.”seungri membisikkan sesuatu di telingaku, aku sontak menatapnya tajam. Apa seungri lupa kalau noonanya itu adalah yeojaku??

“omo~ miane hyung, aku tau dia yeoja mu aku hanya memberitahu bagaimana mereka terlihat. Hyung, kau harus hati-hati fanboys dara noona begitu bebas mengekspresikan perasaannya pada noona sedangkan kau harus bersembunyi.”seungri mengangkat bahunya enggan. Apa maknae ini tau saat ini aku ingin sekali mengunci kepalanya di ketiakku??atau ingin sekali aku menutup mulutnya dengan sesuatu??dengan isi perut chow-chow mungkin??aku menatapnya sekali lagi menyuruhnya diam tapi namja itu malah tersenyum kecil.

“meski tidak ada yang tau tapi setidaknya hati noona milikmu ne??dia mencintaimu dan kau mencintainya,kau tenang saja~” seungri menepuk pundakku. Perkataan seungri menampar pikiranku. Cinta??tentu saja kami terlihat saling mencintai di depan semua teman-temanku, tapi apa kami saling mencintai??dan lagi hati dara bukan milikku, hanya aku yang memaksanya menjadi milikku. Tapi kenapa aku ingin sekali dia menjadi milikku??apa aku mencintainya??pandanganku terpaku ke arah dara dan jaejoong, dadaku sekali lagi emosi melihat wajah keduanya berdekatan saling membisikkan sesuatu. Tanpa sadar kontrol diriku lepas, aku bangkit berdiri tiba-tiba.

“oppa??mau kemana kau??”sohee memegang tanganku lembut.

“aku hanya perlu melakukan sesuatu~”jawabku tak ku pedulikan pandangan penuh tanya dari teman-temanku. Aku mengambil handphoneku menelpon seseorang.

“chaerin ah??bisa kau memberikan telepon kepada dara??” tanyaku datar kepada chaerin. Ku dengar chaerin terkejut tapi dia langsung memberikan telepon dara.

“yoboseyoo??”

“temui aku 5menit lagi di bassement, pastikan tak ada yang melihatmu, tak ada wartawan disana, arraseo??” aku tak membiarkan dara menjawab perkataanku karena aku sudah menutup telepon. Lalu aku melangkahkan kakiku keluar dari ruangan ini.

**

Dara POV

Aku menutupi wajahku dengan syal yang jiyong berikan kepadaku, aku juga memakai kacamata miliknya berusaha menyembunyikan wajahku takut kalau di luar sana nanti ada wartawan yang melihatku. Namja itu sedari tadi hanya diam tak berbicara apa-apa sementara mengemudikan mobilnya cepat. Setibanya di luar banyak wartawan berkumpul, wartawan memang tak diijinkan masuk kedelam gedung. Untunnya wartawan itu tak ada yang mengenali kami, aku menghembuskan napas lega.

“jiyong ya??kemana kau akan membawaku??kurasa teman-temanku akan mencariku” ucapku akhirnya tapi jiyong tak menjawab. Ku lirik sekilas wajah tegasnya. Dia terlihat marah. Tapi apa salahku??

“ya!kwon jiyong?!sajangnim akan marah! Kau lupa kita dilarang untuk berdekatan untuk sementara waktu ini??”ujarku pelan.

“kau menikmatinya huh??kau menjadikan perintah YG sebagai alasan kau menjauh dariku!”jiyong membentak marah, matanya tajam menatapku dia mencengkeram kemudi mobil erat. Apa masalah namja di sampingku ini, apa maksudnya aku menikmatinya??aku sedikit merasa takut akan emosi jiyong yang tak terkontrol, aku masih ingat kasus video klipku bersama top waktu itu. Dia menakutkan!

“jiyong, kau menakutiku…”gumamku tanpa sadar menyuarakan apa yang ada di pikiranku. Aku menutup mulutku dengan tanganku menundukan wajahku tak berani melirik ke arah namja itu takut jiyong tiba-tiba meledak marah. Mobil perlahan berhenti, aku menyiapkan diri mendengarkan amukan jiyong.

“dara..”suara jiyong terdengar lembut, aku tetap tak menoleh mungkin setelah aku menatapnya dia akan meledak marah.

“dara??kau tak apa-apa??”panggil jiyong lagi. ada apa dengan nada suara khawatirnya??apa dia tak marah padaku??perlahan aku mengangkat wajahku, sedikit terkejut mendapati tatapan lelah dan khawatir jiyong untukku.

“miane, aku tak bermaksud menakutimu kau tau??”ucapnya mengelus tanganku lembut, jiyong menunduk memainkan tanganku matanya menerawang. Hangat tangannya terasa di tanganku dan aku menyukainya.

“hanya saja aku tak manyukai kau menghindariku dara, kau membuatku khawatir, aku terbiasa melihat kau di sampingku, tapi kau tiba-tiba menghilang, kau bahkan tak membalas smsku hari ini dan aku…” suara jiyong berhenti, namja itu melepaskan tanganku dia menyandarkan tubuhnya ke sandaran kursi mobil seperti seorang anak kecil yang sedang merajuk. Dia memejamkan matanya dan meletakkan tangannya di dahinya. Sekali lagi namja itu membuatku bingung dengan tingkah kekanakannya dan perubahan moodnya. Tadi dia terlihat menyeramkan dan entah bagaimana hanya beberapa menit kemudian dia terlihat manis seperti ini. omo~ dia manis??

“aku kesal saat melihat kau dengan jaejong, kau terlihat nyaman dengannya, akuu..”

“jiyong.. itu hanya karena YG kau tau??”ucapku pelan. apa yang ku lakukan??kenapa aku repot-repot menjelaskan itu pada jiyong??dan apa jiyong cemburu padaku??

“kau tak perlu melakukan apa-apa kau tau??aku tak menyukainya..”ucapnya masih merajuk. Aku mengangguk pelan.

“ne..” kenapa aku tidak boleh?? sedangkan dia tadi …

“kau sendiri terlihat sangat nyaman dengan sohee” gumamku lagi tanpa sadar, aishh aku harus benar-benar tau cara mengelem mulutku. Jiyong tiba-tibe tertawa kecil, aku menatapnya bingung. Dia menatapku dengan mata ‘puppy eyes’.omo~

”kau cemburu??kau terlihat sangat manis saat cemburu”ujarnya.

“tidak, aku tidak cemburu kau tau”bantahku, wajahku memerah. Aishh..

“hanya mengakui itu dara, tak ada salahnya kau cemburu dengan suamimu sendiri..”godanya lagi.

“jiyong yaa…”desahku.

“arra, arra, aku tak akan menggodamu lagi, wajahmu sudah memerah seperti apel” jiyong tertawa dalam mood yang baik. Dia mengacak-acak rambutku dan mencubit hidungku sebelum menyalakan mobil lagi. aku terus menunduk dengan wajah memerah sampai aku menyadari kalau arah yang dituju jiyong bukanlah ke apartemenku.

”ya! Kemana kita akan pergi??”

jiyong menoleh ke arahku, memutar bola matanya lalu mengeluarkan senyum tipis.

“setelah kita tak bertemu selama seminggu apa aku akan membiarkanmu pulang begitu saja hari ini??”ucapnya tegas.

“mwoo?!?!”

**

Jiyong POV

“ku rasa aku harus masuk ke dalam sekarang, annyeong~” ujar dara gugup. Wajah yeoja itu sangat merah membuatnya benar-benar terlihat lucu.

“ya! Apa kau tak berniat mempersilahkan suamimu masuk??” aku menggodanya lagi, dara menatapku sekilas dengan silau mematikan. Aku tertawa dalam hati melihatnya. Dara berlari kecil menuju lift bassement, gerakkannya terlihat kikuk. Senyumku bertambah lebar, perlahan tanganku menyentuh bibirku. Apa aku tadi menciumnya??ya, aku menciumnya, sampai sekarang pun aku masih bisa merasakan rasa bibirnya. Hangat dan manis seperti apel. Aku menyukainya. Tunggu.. aku menyukainya??apa aku mulai jatuh cinta pada dara??mungkin top hyung benar, tak ada alasan untuk tak menyukai dan tak jatuh cinta dengannya. Ku rasa aku harus membuatnya benar-benar menjadi milikku, karena aku sadar aku tak bisa melihatnya dengan namja lain. yah, meski harus ku akui sekarang pun dia milikku, setidaknya aku pernah mengklaimnya untuk menjadikanku namjanya meski saat itu aku hanya bercanda dan dia tak merespon, tapi kali ini aku serius, aku ingin memilikinya.

**

Dara POV

Aku melirik sekali lagi ke arah pergelangan tanganku. Sebuah gelang hitam melingkar manis disana, gelang yang sekarang pun melingkar dengan sempurna di tangan jiyong. namja itu memberikannya saat kami sedang berjalan-jalan di sungai han tadi. Cara dia memberikannya memang tak romantis, tapi tentu saja aku senang menerimanya, ini terlihat seperti kamu memiliki gelang pasangan. pasangan??tanpa sadar bibirku membentuk senyuman saat mengucapkan kata-kata itu. Aku sontak memegang bibirku, kenangan terakhir membuat kepalaku pusing dan wajahku memerah bila mengingatnya, dia menciumku,omo~

FlashBack..

Aku masih menunduk memandangi jiyong yang tiba-tiba memasangkan sebuah gelang ke tanganku.

“gelang itu terlihat manis ditanganmu, pastikan untuk menjaganya arraseo??”ucap namja itu seraya tersenyum manis ke arahku. Aku sedikit tersentak saat merasakan tangan namja itu beralih ke menyentuh telingaku, namja itu merapikan untaian rambutku yang berantakan tertiup angin disungai ini.

“apa kau tak akan menciumku karena memberikanmu hadiah??” tanya nya dengan mata jahil. Namja itu menyodorkan pipinya ke arahku, aku melotot ke arahnya.

“mwo??” ujarku sedikit kaget tapi jiyong tak merubah posisi pipinya masih mengarah ke arahku, hanya beberapa CM di wajahku. Entah apa yang merasukiku, wajahku perlahan mendekati pipi jiyong, tak ada salahnya aku mencium pipinya karena telah memberikanku hadiah ini. tapi saat bibirku sudah hampir menyentuh pipinya jiyong berbalik ke arahku, membuat bibir namja itu persis menempel dengan bibirku, mataku membelalak begitu juga dengan mata jiyong. omo~ aku memundurkan wajahku sedikit menjauh. wajah jiyong masi dalam posisi semula, dia menatapku sesaat dan tersenyum tipis lalu mata namja itu perlahan menutup tepat saat aku merasakan tangannya di pinggangku. Namja itu menarik tubuhku lebih dekat dengannya dan bibirnya mengklaim bibirku cepat. Aku tersentak kaget atas apa yang jiyong lakukan, dia menciumku begitu lembut. Tangannya memeluk pinggangku erat. Napasnya terasa hangat menerpa wajahku, bibirnya terasa manis menyentuh bibirku. Seharusnya aku menolaknya, seharusnya aku melepaskan ciumannya, kami bahkan tidak benar-benar dalam suatu hubungan. Tapi yang ku lakukan justru sebaliknya, aku menerimanya dan aku menyukainya. ku rasa aku sudah benar-benar jatuh untuk pesona namja ini. perlahan namja itu melepaskan ciumannya, dia memamerkan smirk evilnya saat melihat napasku yang berantakan dan wajahku yang memerah. Jiyong perlahan merundukkan tubuhnya ke telingaku, napas lembutnya terasa di telingaku saat dia berbicara.

“nice kissing chagi~” godanya. Omo!

“ya!!” pekikku kaget untuk menutupi rasa maluku. Jiyong tak menanggapiku dia sontak merangkulkan tangannya dibahuku, merangkulku sangat dekat.

“sudah malam, ku antar kau pulang. Seandainya saja aku bisa menculikmu sekali lagi ke jepang~” desahnya sangat pelan tapi aku masih bisa mendengar ucapannya. Alhasil selama perjalanan di mobil aku tak berbicara satu kata pun, terlalu malu dan kaget atas apa yang terjadi sebelumnya.

End Of Flashback…

Aku melirik ke arah handphoneku yang berbunyi menandakan ada sms masuk.

From: Yong-yongie^^

Tidurlah sekarang !

atau aku akan datang dan menciummu lagi, arraseo?!

Good night..

Aishh namja ini benar-benar bisa membuatku gila dengan perubahan sikapnya, atau aku memang sudah gila karena perlahan mulai menyukai keberadaannya untukku??kekeke

**

Author POV

“baiklah dara silahkan tenang dan katakan apa yang ingin kau katakan kepadaku..” YG berbicara dengan penuh wibawa kepada yeoja di hadapannya. Dara mengangguk dan mengambil napas.

“sa..jangnim, silahkan.. tolong membatalkan CF ini” ujar yeoja itu terbata-bata. YG mendesah dan menyipitkan matanya perlahan, dia sudah tau dara pasti akan datang kepadanya saat melihat script MV sekaligus yang akan dia bintangi bersama lee minho itu.

“seandainya aku bisa dara, tapi kontrak sudah disepakati jadi tak mungkin ini dibatalkan, perusahaan akan mendapat masalah kalau membatalkan kontrak secara sepihak” ucap YG tenang, dia juga kaget setelah melihat ada kiss scene di script itu.

“tapi..”dara masih terlihat tak tenang, wajahnya benar-benar pucat sekarang.

“dara, hanya bersikap profesional dan tak usah mengkhawatirkan jiyong. hanya melakukan shooting seperti biasa, seperti saat kau shooting MV gummy. Tak akan ada masalah dengan jiyong”

“tapi sajangnim..” dara memainkan jarinya gelisah.

“jiyong akan mengerti karena dia menyayangimu, ini bagian dari pekerjaanmu kau tau??”ucap YG lagi.

“ne..” desah dara lagi pelan.

“jadi pergilah ke tempat shooting dan menyelesaikan ini dengan profesional hari ini, arra??”YG menyemangati dara. Dara hanya mengangguk lemah kemudian pamit untuk pergi menuju lokas shooting.

**

Dara POV

‘Dara tenang okei, lakukan ini seperti biasa. Bukankah sebelumnya kau bisa melewati kiss scene dengan baik??ini adalah acting tidak lebih. Kau hanya berpura-pura mencium lee minho karena MV, lagipula minho itu temanmu jadi tak ada yang perlu kau khawatirkan. Tapi bagaimana dengan jiyong??apa yang akan dia lakukan kalau dia mengetahui ini??dia pasti marah padaku. Lakukan ini dengan sempurna sehingga kau tak perlu mengulang adegan ini berkali-kali.

Tiba-tiba aku teringat ucapan YG,kalau jiyong menyayangiku dia pasti akan mengerti diriku. Tapi apa dia menyayangiku?? Handphoneku tiba-tiba berbunyi. Jiyong. aku mengangkatnya hati-hati, apa dia sudah tau adegan yang akan kami lakukan??

“ji….”

“YA! SANDARA PARK! APA YANG KAU LAKUKAN?!APA KAU LUPA UCAPANKU UNTUK TAK MELAKUKAN APA-APA TENTANG PERINTAH YG?!” suara jiyong terdengar sangat marah, wajahku memucat. Apa yang harus ku lakukan.

“ji tenangkan dirimu, aku tak melakukan apa-apa kau tau” desahku pelan.

“dara hentikan itu, kau akan berciuman dengan namja lain! kau tak lupa perkataanku untuk tak bersama namja lain”geramnya ditelepon berusaha menahan emosinya.

“dara-ssi, shooting akan dimulai sutradara mencarimu” minho tiba-tiba muncul dihadapanku, aku tersenyum padanya dan mengangguk.

”siapa itu??apa itu minho??”desis jiyong.

“jiyong aku harus menyelesaikan MV ini, aku harus bertidak profesional kalau tak ingin YG mendapatkan masalah” desahku lagi, posisiku sulit saat ini.

“dara!” minho memanggilku lagi. aku memberi kode padanya untuk menunggu sebentar lagi.

”dara harap dengarkan permohonanku kali ini, jangan melakukannya, kembalilah ke apartemenmu dan aku akan mengurus sisanya” suara jiyong memohon kepadaku, suaranya terdengar sangat lembut dan kecewa. Aku hampir terbuai menurutinya andai saja aku tak ingat sajangnim akan mendapatkan masalah karenaku. Minho memberiku kode sekali lagi.

“jiyong, mengertilah ini hanya pekerjaan kau tau. Sampai ketemu nanti, minho memanggilku..”ucapku lemah. Aku harap jiyong mengerti diriku sekali ini saja.

“dara ! akuuu..” ucapan jiyong terputus karena aku segera mengakhiri panggilan teleponnya. Aku berlari ke arah sutradara dan meminta maaf karena keterlambatanku

**

Jiyong POV

“jiyong, mengertilah ini hanya pekerjaan kau tau. Sampai ketemu nanti, minho memanggilku..”ucap dara pelan. tapi aku tetap bersikeras, dia harus menghentikan ini. aku tak akan mengijinkannya berciuman dengan namja lain. kenapa sekali lagi dia tak mendengarkan permohonanku??setelah kami berciuman kemarin??dan tunggu, apa dia bilang minho memanggilnya??apa mereka benar-benar dekat seperti yang seungri bilang. Dara kau harus membatalkan CF itu!!

“dara ! aku menyukaimu…” ucapanku menggantung begitu saja karena sambungan telepeon telah terputus. Sial ! apa dia tak mendengar ucapanku kali ini??

“aishhh !!!” aku mencengkeram ponselku erat kemudian membantingnya ke sofa. Kenapa yeoja itu tak menurutiku?!ini kedua kalinya aku memohon padanya ! dan sekali lagi dia tak menurutiku?!

“hyung??mau kemana kau??” seungri memanggilku saat aku berpapasan dengannya di lorong. Aku menatap tajam ke arahnya, aku tak perlu menjelaskan padanya kalau aku akan ke tempat dara dan membatalkan shooting itu kan?! Aku tak perlu memberitahunya kalau aku akan menyeret dara pergi dari sana meskipun yeoja itu tak mengininkannya??

”hyung anggap aku tak bertanya okei, aku hanya mengingatkan sejam lagi kita memiliki wawancara dengan sebuah majalah” ucap seungri lalu bergegas pergi karena tatapanku. Seakan aku peduli pada wawancara itu??yang benar-benar aku pedulikan adalah tentang dara ! ya, semenjak mengenalnya yang aku pedulikan selalu tentang dara, tentang keberadaan yeoja itu disampingku. Aku mengendarai mobilku cepat menuju tempat dara shooting, selama di perjalanan aku berkali-kali mencoba menelpon yeoja itu. Tapi dara tak pernah mengangkatnya, apa mereka sudah mulai adegan itu?! Ku pacu mobilku lebih cepat, bahkan aku tak mempedulikan kalau aku menyalip lampu hijau.

Saat aku sampai di tempat shooting aku terburu-buru keluar dari mobil, pikiran warasku masih mengingatkan diriku untuk memakai masker dan tudung hoodieku. Aku melangkah masuk, aku akan menyeret dara pergi dari sini saat aku melihatnya nanti. Langkahku tiba-tiba berhenti, mataku membelalak. Ku rasa jantungku pun berhenti selama sepersekian detik sebelum itu berdetak lagi dengan sangat cepat. Di tengah-tengah kerumunan kru shooting, kamera tampak terfokus pada dua orang. Dara dan minho ! dara menarik kerah baju minho dan bibir mereka menempel! Semua organ tubuhku terasa mati, semuanya lemas, hanya jantungku yang berfungsi, berdetak dengan sangat cepat. Ada apa dengan diriku??aku bahkan tak bisa melangkahkan kakiku ke arah dara untuk menyeretnya pergi dari sini.

“G-dragon??” sebuah suara terdengar di belakangku. Aku merapikan maskerku dan berbalik mendapati seorang yeoja berdiri disana. Mungkin kru film. Aku menggelengkan kepalau kemudian berjalan cepat menuju mobil dengan susah payah. Seluruh tubuhku tak mengikuti perintahku lagi. semuanya terasa mati rasa. Aku memukul stir mobil cepat.

”shit !!”

**

TBC.

Credit : https://twitter.com/mhelyndzVIP

Advertisements

7 thoughts on “Daragon In Love Part 10 ^Big Bang And 2Ne1^^

  1. Wowww mrka dh kissing,,,pi syng mrka lom mngungkap perasaan mrka msing2,,,,,,oh My,,,aku ga mao Ji lepas kendali,,,dy hrus profesional!! Nexxtttt

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s