[Series] Crazy Love – 7

  cl

CRAZY LOVE
part 7

Author : KIMBAB

Cast : Kwon Jiyong, Sandara Park , Lee seung hyun, kim jinhwan, lee chaerin, ryu hyeju

Genre : Comedy, romance, School life

 
Author Pov

Dara melangkahkan kakinya malas keluar kelasnya Pelajaran baru saja selesai dan semua murid berjalan semangat untuk kembali kerumah masing-masing.

Namun tidak dengan Dara dia sangat bosan hari ini

“Kenapa si otak udang itu tak menghubungiku ya?” Gumam dara

“Kau itu saat dia ada kau marah-marah, Nah sekarang dia tidak menghubungi mu kau mencarinya, dasar.” Chaerin mengoceh pada temannya Dara yang sikapnya menurut dia akhir-akhir ini sedikit aneh. Ya sudah empat hari Jiyong tidak menghubungi maupun menemui Dara pasca mereka bertengkar di gerbang sekolah beberapa hari yang lalu kemarin Dara sudah mendatangi kelas Jiyong namun kata salah satu teman Jiyong dia tidak masuk

“Hey, Dara kau merindukan Jiyong ya?” Tebak Hyeju menunjuk temannya itu

“Cih, Merindukan Jiyong? Lebih baik aku merundukan ayam.” Dara mendengus kesal hari-harinya jadi membosankan kalau tak ada Jiyong dia mencari Jiyong bukan karena Dara merindukannya menurut Dara kemarin itu kelakuannya sangat keterlaluan dan dia ingin meminta maaf meski itu bukan gayanya

“Sudahlah kau itu jangan menyangkal, Kalau kau rindu dengan Jiyong lebih baik kau kerumahnya saja!” Dara menatap Hyeju

“Ryu Hyeju ku sayang aku tak merindukannya.” Dara mendelik pada Hyeju dan temannya itu hanya memutar bola matanya malas.

Dasar kalau rindu itu bilang saja, Kata Hyeju dalam hati

“Dan lagi aku mana tau rumah si arogan itu.” Kata Dara lagi

“Hey, Apa gunanya Seungri dan Jinhwan?” Dara berhenti seketika mendengar perkataan Chaerin barusan

“Maksudmu?” Kata Dara meminta Chaerin memperjelas perkataannya tadi

“Ck, Bodoh kau tanya pada mereka berdua pasti mereka tau rumah Jiyong.” Kata Chaerin Malas
Dan seketika Dara memeluk Chaerin dan dia memekik keras sambil berjingkrak-Jingkrak

“Hey, Aku tak bisa bernafas.” Teriak Chaerin pada sahabatnya itu dan Dara melepaskan pelukannya pada Chaerin “Ahhh, Chae kau itu memang sahabat ku yang paling pintar.” Teriak Dara menatap Chaerin Dan Hyeju yang berpegangan tangan melihat temannya yang tiba-tiba menjadi aneh

“Dara? Kau masih waras kan?” Kata Hyeju mendekat pada Dara dan memeriksa dahi Dara. Namun temannya itu hanya menatap Hyeju dengan senyum yang lebar

“Kalian berdua pulang saja duluan aku mau mencari ibu peri ku dulu.” Ucap Dara setelah itu dia berlari meninggalkan Chaerin dan Hyeju yang heran dengan perubahan sifat sahabatnya itu ya meski Dara memang aneh tapi ini belum pernah terjadi sebelumnya pada Dara

“Chae, Kau yakin dia tak apa-apa jika kita biarkan dia berkeluyuran sendiri?” Gumam Hyeju pada Chaerin

“Aku rasa agak berbahaya Hye.” Balas Chaerin

“Kita berdo.a Saja semoga tak ada razia orang gila.”

 

**************


Di tempat lain Dara berlari ke kelas Jiyong mencari seseorang yang kata Dara adalah ibu perinya. Dara mendobrak kelas itu dan bisa dia lihat disana ada beberapa anak laki-laki yang dia tau itu adalah teman-teman Jiyong disitu juga ada Seungri dan Jinhwan Dara menghampiri mereka dengan semangat

“Haiiiii?” Teriak Dara kepada mereka dan itu cukup membuat anak-anak yang ada disitu menganga melihat pacar dari temannya itu

“Dara kenapa kau ada disini?” Tanya teman Jiyong yang Dara tahu itu bernama Jinhwan

“Iya benar kenapa kau disini bayi besar?” Timpal Seungri yang juga teman Jiyong

“Hey apa kau bilang?” Kata Dara berkacak pinggang memelototi Seungri

“Ahh Tidak, Maksudku Dara nuna.” Kata seungri dengan cengirannya

“Ada apa Dara?” Tanya Jinhwan lagi kepada Dara

“Euhmm, Aku mau bertanya kenapa teman kalian yang arogan itu tidak masuk?” Tanya Dara pada teman Jiyong
Sungguh ini menjatuhkan image ku, batin Dara

“Ahh, Nuna merindukan Jiyong hyung ya?” Tebak Seungri.

Aishh kenapa dia sama seperti Hyeju Kata Dara dalam hati”Hey, Apa kau bilang? Kau mau ku kirim ke kuburan ya?” Teriak Dara pada Seungri

“Issh, Nuna kau sudah ketularan Jiyong hyung ya?” Dara memelototi Seungri yang terus merecokinya

“Diam kau atau ku tendang kau dari sini.” Desis Dara dan itu sukses membuat Seungri bergidik ngeri

“Jiyong? Dia sedang sakit.” Perkataan Jinhwan berhasil membuat Dara menolehkan kepalannya yang tadi menghadap Seungri kini melihat pada Jinhwan

“Apa? Jadi dia bisa sakit juga?” Kata Dara polos

“Issh, Dara nuna kau kira Jiyong hyung itu hantu yang tak bisa sakit?” Timpal Seungri

“Memang hantu tidak bisa sakit?” Tanya Dara dengan tampang yang polos. Jinhwan yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepalanya. Mereka berdua sungguh serasi menjadi adik kakak pikirnya

“Sudah-sudah kenapa kalian jadi membicarakan hantu.” Kata Jinhwan

“Jadi Jiyong sakit apa?” Tanya Dara lagi

“Jiyong demam karena dia hujan-hujannan kemarin.” Kata Jinhwan lagi

“Hujan-hujanan? Tak ada kerjaan sekali dia.” Gumam Dara mendengar perkataan Jinhwan

“Aduh nuna Jiyong hyung itu bukan tidak ada kerjaan, Dia kemarin mengin.” Perkataan Seungri terhenti seketika saat Jinhwan membungkam mulutnya cepat. Jinhwan memelototi Seungri yang hanya di balas cengiran dari sang empunya

“Diam kau panda!” Desis Jinhwan melepaskan dekapan tangannya di bibir Seungri

“Ada apa? Tadi kau mau bilang apa tengil?” Tanya Dara pada Seungri

“What? Nuna kenapa kau memanggil ku tengil?” Teriak Seungri murka pada Dara yang memanggilnya tengil

“Kau memang tengil bocah.” Dengus Dara malas

“Nuna apa kau sakit mata? Aku yang tampan dan manis ini kau Bilang tengil?” Kata Seungri dengan mimik muka tak percaya
Dan itu membuar Dara merinding. Percaya diri sekali bocah ini, pikir Dara

“Jadi Jinhwan sekarang Jiyong ada dimana?” Tanya Dara pada Jinhwan mengabaikan Seungri yang marah-marah padanya

“Dia dirawat di rumah sakit Dara!” Kata Jinhwan.

Jantung Dara berdetak kencang mendengar perkataan Jinhwan tadi

Sebegitu parahkah demamnya Jiyong?

“Sebegitu parahkah demamnya?” Tanya Dara khawatir.

Jinhwan tersenyum melihat kekhawatiran Dara pada Jiyong.

Jiyong memang sakit dan dirawat di rumah sakit tapi dia tidak parah. Sebenarnya Jiyong menolak untuk di bawa ke rumah sakit tapi Jinhwan dan Seungri memaksa Jiyong, dan akhirnya Jiyong mau ke rumah sakit dari pada mendengar ocehan dari dua temannya itu lebih baik menurut saja

“Kau mau menjenguknya?” Tawar Jinhwan

“Bolehkah?” Kata Dara berbinar Jinhwan tertawa ringan lalu berdiri dari duduknya menghampiri Dara dan merangkulkan tangannya di pundak Dara

“Tentu kau kan pacarnya Jiyong.” Dara tersenyum senang dan juga ikut merangkulkan tanganya di pundak Jinhwan

“Terus saja abaikan aku terus.” Teriak seungri melewati Dara dan Jinhwan dengan wajah di tekuk Dara dan Jinhwan tertawa melihat tingkah Seungri

.
.
.

Dara memasuki ruangan tempat Jiyong dirawat jantungnya berjalan dua kali lebih cepat saat ini, bisa terlihat dimata Dara Jiyong berbaring menggunakan baju rumah sakit sambil megang gadgetnya. Jiyong menoleh saat mendengar pintunya di buka dan kaget melihat Dara menghampirinya bersama teman-temannya

“Hai?” Kata Dara kikuk sungguh saat ini dia bingung harus bicara apa

“Hai?” Balas Jiyong cuek kembali memainkan gadgetnya. Dara mendengus melihat sikap Jiyong

“Kau sakit?” Kata Dara basa-basi

“Tidak.” Balas Jiyong masih dengan nada cuek kepadanya

“Ya, Kau marah ya?” Kata dara sedikit berteriak

“Tidak.” Jawab Jiyong masih dengan nada seperti tadi Dara memutar matanya malas

“Baiklah kalau begitu, Jinhwan antarkan aku pulang!” Kata Dara pada Jinhwan.

Mendengar Dara berkata begitu membuat Jiyong menoleh pada Dara yang kini juga sedang menatapnya geram

“Kau mau kemana?” Tanya Jiyong

“Pulang untuk apa aku disini? Kalau orang yang ku temui mengabaikan ku.” Kata Dara dengan menatap Jiyong sebal
Jiyong tersenyum melihat ekspresi Dara lucu, Pikirnya

“Kau tetap disini.” Kata Jiyong tak terbantahkan saat sedang sakit pun Jiyong tak bisa di bantah

“Cihh.” Dengus Dara mendengar perkataan Jiyong namun di dalam hati dia senang Jiyong memintanya tetap tinggal

“Jinhwan hyung? Bagaimana kalau kita keluar? Aku mual melihat Drama percintaan ini.” Teriak Seungri berjalan menuju pintu keluar dengan membanting pintu agak keras

“Aku mengurus panda ku dulu ya Dara, Takut ada razia hewan.” Kata Jinhwan Dara tertawa mendengar perkataan Jinhwan tadi.

Dara mengangguk dan Jinhwan melambaikan tangannya sebelum keluar dari ruangan itu. Dara tersenyum melihat tingkah mereka berdua

“Sepertinya kau sangat menyukai teman-teman ku.” Kata Jiyong tiba-tiba.

Dara menolehkan kepalanya kepada Jiyong

“Tentu mereka sangat ramah dan baik tidak seperti.” Dara menggantungkan kata-katanya. Jiyong mendelik pada Dara

“Jadi kau bisa sakit juga?” Tanya Dara duduk di bangku sebelah ranjang Jiyong

“Kau kira aku ini apa?” Kata Jiyong kesal

“Setan.” Jawab Dara dengan tampang yang di polos-poloskan

“Muka mu sungguh mengerikan.” Kata Jiyong

“Kenapa kau tidak menghubungiku?” Tanya Dara khawatir melihat kekhawatiran di wajah Dara membuat Jiyong senang

“Malas.” Kata Jiyong memainkan Gadgetnya

Dara merampas gadget Jiyong paksa

Jiyong mendelik pada Dara

“Apa-apaan kau?” Kata Jiyong tetap mendelik pada Dara

“Kau mau aku benar-benar pulang ya?” Jiyong menghela nafas

“Iya-iya kembalikan.” Bukanya mengembalikan gadget Jiyong Dara malah mengantonginya

“Jadi kenapa kau bisa sakit?” Tanya Dara santai

“Kehujanan.” Jawab Jiyong juga dengan santai

“Terus kenapa kau hujan-hujanan?” Tanya Dara lagi “Kenapa kau cerewet sekali sih?” Dara menaruh dagunya di telapak tangan yang dia tumpukan di pinggiran ranjang Jiyong.

Dara menatap Jiyong lekat wajah Jiyong kelihatan lelah mata yang sayu rambut yang berantakan kenapa Jiyong sexy sekali

“Hey, Dara roh mu masih ada kan?” Jiyong melambaikan tangannya di depan wajah Dara yang menatapnya sambil melamun

“Ah, Aku?” Dara terkaget dan sadar dari lamunannya

“Aku tau aku itu sangat tampan tapi bisa tidak kau itu biasa saja saat melihatku.” Dara menatap Jiyong remeh.

Tuhan kenapa species-Species Jiyong percaya diri semua.

Jiyong Seungri sama saja

“Kau itu percaya diri sekali sih? Gantengan juga ayam tetangga ku.” Kata Dara yang sukses membuat Jiyong melongo seorang Kwon Jiyong di samakan dengan seekor ayam?

“Hey, Kau itu tak bisa ya memujiku sedikit saja?” Kesal Jiyong

“Tidak.” Jiyong menatap geram Dara dan mengalihkan pandangannya ke depan kenapa setiap bertemu cewek ini aku selalu ingin mematahkan lehernya?, batin Jiyong

“Ji, Maaf ya soal yang kemaren.” Jiyong menatap Dara

“Soal apa?” Tanya Jiyong pelan

“Yang aku membentakmu, saat itu aku dalam mood buruk jadi aku kehilangan kendali.” Ucap Dara sambil menunduk dia sangat menyesali perbuatannya yang membuat Jiyong berhari-hari tak menghubunginya itu

“Hey, Aku tak marah padamu.” Kata Jiyong yang kini duduk Jiyong mengangkat dagu Dara untuk melihatnya

“Kau menjauhiku.” Dara berkata sambil menatap Jiyong sedih

“Tidak, Aku tidak menjauhimu.” Ucap Jiyong menggelengkan kepalanya pelan Jiyong menatap Dara lembut tatapan Jiyong mengunci Dara detak jantungnya berpacu sangat kencang.

Jiyong memajukan wajahnya mempersempit jarak diantara mereka berdua. Dara memejamkan matanya saat wajah

Jiyong Mulai mendekat pada wajahnya.

Jiyong memiringkan kepalanya

Dara bisa merasakan deru nafas Jiyong yang menerpa wajahnya

Jiyong semakin mendekat dan

“HYUUUUUUNG~”

TBC

 

 

<<Back Next>>

Advertisements

20 thoughts on “[Series] Crazy Love – 7

  1. Agak lupa sama chap sblmnya mungkin efek klmaan updatenya ya unn kkkk *kodee* klo bisa updatenya jgn lama2 ya unn^^
    ituuuu lagi dikit aja kenaaaa kenapa ada peganggu sihhh-.- poor daragon

  2. Yaelaaah ganggu drama romantis aja nih seungri . Udh dikit lagi malah di ganggu . Kan kasian mreka berdua gak jadi . Hahahha .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s