SUDDENLY — Go Away From Me, Kiko — #7

YellowJacket

Author : Kim_Nana

 ~~~

 

Pagi Hari Di Kelas Dara

Dara yang sendirian dan baru saja dateng serta baru saja duduk di tempat duduk tiba-tiba Genk Genit dateng menemui Dara dan Leader mereka Kiko menyiramkan minuman yang dibawanya ke muka Dara dan membasahi baju dara. Dara yang sedang memainkan HPnya kaget dan langsung berteriak “Yaaa. Kenapa kamu…” belum sempat dara menyelesaikan kalimatnya dara kaget karena dara baru mengetahui kalau yang menyiramkannya adalah Kiko. “Apa? Kau mau ngomong apa? Hah? Kau mau bilang kalau kenapa aku menyiramkan ini ke muka kamu (sambil menunjuk gelas teh minuman yang ditumpahkannya tadi)? Sebelum aku menjawab pertanyaan kamu, jawab dulu pertanyaanku? Yang pertama ada hubungan apa kamu sama jiyong? Dan yang kedua apa yang kalian lakukan di Parkiran kemarin?” tanya kiko kepada dara yang masih kaget dengan kedatangan Kiko. “aku tidak ada hubungannya dengan pacar kamu jiyong dan bukan aku yang menemuinya waktu di parkiran jadi kamu seharusnya tanya ke pacar kamu.” Jawab dara sekenanya. “Jinjja? Jeongmal? Tanya Jiyeon yang disertai tawaan member genk genit. “ingat ya kamu bisa mengelak sekarang tapi sampai aku memergoki kamu dengan jiyong lagi? Aku akan pastikan kamu dalam bahaya. Bukan hanya kamu tapi aku akan pastikan juga keluarga kamu bakal hancur. Perusahaan appa kamu sampai keluarga besar kamu. Ingat! Aku serius.” Ancam dara.

Setelah mengancam dara Kiko pergi, dan dara yang awalnya tidak merasa takut dengan ancaman itu tapi setelah mendengar kalau Kiko akan menghancurkan perusahaan appanya yang dibangun dari awal karir appanya, Dara tidak sanggup walaupun dara ingin sekali appanya meluangkan waktu untuknya tapi bukan seperti ini caranya. Appa akan merasa sangat sedih karena usaha yang appanya lakukan selama ini akan berakhir.

Setelah kepergian Kiko. “yoyoyoyoyoyo. What Up? Ya dara kau udah datang? Sejak jam rapa? “ Sapa CL.. “hai chaelin. Mana yang lainnya? Bom dan Minzy?” tanya dara yang memaksakan untuk tersenyum. “Bom dan Minzy mampir di Kantin dulu mengambil roti kesukaan BOM kau tau kan? Nah itu mereka?” jawab charin sambil menunjuk Bom dan Minzy. “hai dara.. hai CL.. apa kabar?” sapa BOM. “Hai dara ada apa dengan baju kamu?” tanya minzy heran. “yaa. Dara ada apa?” Bom yang mengetahuinya langsung menanyakannya. “ani. Ga kenapa-kenapa kok. Minuman aku tumpah.” Jawab dara. “ani. Kamu bohong dara? Jawab ada apa? Mana mungkin kalau kamu yang menumpahkannya dan rambut kamu lihat (sambil menunjuk rambut dara). Basah dara.” Tanya Minzy yang paling jeli diantara dua temannya. Dara hanya diam ga tahu harus menjawab apa karena temannya tau kalau dara sedang berbohong. “jawab dara? Jawab? Desak BOM. “Kiko.” Jawab dara. “Kiko? Kenapa dengan dia? Apa dia yang melakukan ini semua? Kenapa Dara? Dasar Kiko kenapa dia melakukan ini? Apa salah dara? Dara, apa perlu kita balas dendam dengannya?” kata CL dengan kesal dan marah. “ga usah. Aku tidak apa-apa kok.” Jawab dara. “ceritakanlah dara kenapa Kiko melakukan ini?” tanya BOM. “Kiko melihat aku dengan jiyong waktu di parkiran kemarin dia menanyakan apa hubunganku dengan jiyong. Dan dia mengancamku. Dia akan menghancurkan perusahaan appaku. Ottoke BOM. Aku tidak tahu harus bagaimana ini?” jelas dara. “Tenang dara. Tenang dara. Yang harus kamu lakukan kamu harus menghindari jiyong.” Ide BOM. “Ok. Ok BOM. Kenapa aku ga kepikiran itu.” Jawab dara yang disertai dengan senyuman. “Pak Lee datang.” Kata Minzy

Di Kantin Kampus dara

Setelah makul selesai. Dara dan teman-temannya menuju ke kantin. “Dara, besok kita ujian kenaikan semester. Bagaimana kalau kita belajar kelompok nanti malam?” ajak Minzy.”iya dara. Nanti malam di rumahku.” ajak BOM juga. “Mian BOM, CL, Minzy aku enggak bisa. Aku harus menemani ommaku belanja. Karena aku sudah berjanji.” Jawab dara terpaksa berbohong.

Dara POV

“mian teman aku harus membohongi kalian, hari ini appaku pulang dan aku mau membicarakan sesuatu dengan appaku karena aku sudah memikirkan ini satu harian ini.” Batin dara merasa bersalah. Dara menyadari kalau jiyong sedang menuju ke arah dara. “kenapa dia ke sini? Apa dia mau cari masalah baru denganku.” Gerutu dara.

Dara POV selesai.

“Hai Girls, apa kabar?” Sapa jiyong kepada dara dan teman-temanya. “Yaaa. Kenapa kau ke sini? Bukankah kelas sekaligus kantin kamu di sana (menunjuk kelas dan kantin jiyong sesungguhnya)? Kenapa kamu ke sini cepat pergi sana?” oceh BOM yang khawatir kalau Kiko melihat jiyong sedang bersama dara. “Yaa. Tenang BOM aku ke sini membawa perintah dari TOP untuk kamu. Orang yang paling disukai TOP di kampus ini. Benar kan dara?” kata jiyong dengan senyuman sinis. “Hah. Apa?’ tanya dara kaget karena sejak tadi dara tidak mempedulikan kehadiran jiyong. “Ani dara. Ga ada apa-apa.” Sela minzy yang sejak tadi melihat dara sedang menundukkan kepalanya sambil memainkan HPnya dan memikirkan sesuatu. “dara-ya aku bilang benarkan?” kata jiyong menjelaskan ulang pertanyaannya. “Ne.” Jawab dara yang kebingungan. “cepat katakan apa yang TOP perintahkan ke kamu untuk aku?” kata BOM mengalihkan pembicaraan antara jiyong dan dara. “Aish. Kau tidak sabar ya menunggu pesan apa yang disampaikan TOP kepadaku untukmu?” goda Jiyong. “terserah kau mau ngomong apa yang penting cepat katakan dan pergi setelah itu.” Jawab BOM yang mulai kesal dengan jiyong. “Ani. Aku ga mau ngomong sekarang, aku mau ngomong setelah aku makan dulu.” Kata jiyong dengan nada mengejek. “Yaaa. Katakan sekarang. Atau jangan-jangan kau berbohong? Yaaaa. Pergi sana?” BOM mulai kesal dengan Jiyong.

Di sela-sela pertengkaran antara BOM dan jiyong, dara yang mulai capek berpikir akhirnya memilih untuk pergi. “aku masuk pulang dulu.” Kata dara dengan nada datar. “Yaaaa Dara kau mau kemana?” tanya jiyong dan BOM bersamaan. Jiyong ternyata hanya menemui dara dan bukan untuk menyampaikan pesan dari TOP. Karena sebenarnya tidak ada pesan dari TOP untuk BOM. “Bommie aku mau pulang dulu. Ommaku menelepon, aku di suruh pulang cepat.” Jawab dara. “aku antar kau?” jiyong menawarkan tumpangan untuk dara pulang. “ani. Aku bisa pulang sendiri.” Jawab dara. “Kita antar kau dara.” Kata CL.

Setelah dara dan teman-temannya pergi jiyong memikirkan sesuatu tentang sikap dara kepadanya. “ada apa dengannya kenapa dia seperti itu?” batin jiyong. “ada sesuatu yang mengganjal di hati jiyong.

Di Mobil

“dara, kau tidak apa-apa kan? Apa kau sakit? Sejak tadi pagi kau tidak bicara banyak seperti biasa.” Tanya BOM khawatir dengan dara. “Ani BOM. Aku enggak apa-apa. Aku hanya capek dan malas.” Jawab BOM. “Ok. Istirahatlah besuk kita ujian kenaikan semester. Kau harus cukup istirahat buat persiapan besuk. Jangan belajar malam-malam.” Jelas BOM. “Arasso. Aku tau BOM. Aku akan istirahat cukup.” Jawab dara. “istirahatlah temanku, jangan terlalu capek belajar.” Khawatir CL. “Arasso CL.

Sesampainya di rumah dara. “aku masuk dulu ya guys. Ati-ati di jalan” kata dara kepada teman-temannya. Dara masuk ke dalam rumah. “omma, aku pulang.” Teriak dara. Omma langsung tergesa-gesa kaget kenapa anaknya pulang cepat. “anak omma kenapa? Kenapa jam segini sudah pulang?” tanya Omma. “Ani omma. Aku hanya capek besuk aku ada ujian kenaikan semester jadi aku harus pulang cepat untuk istirahat dan belajar. Omma, apa appa sudah pulang?” Jawab dara. “Appa belum pulang tapi tadi appa telepon katanya mau pulang jam 4. Ada apa kamu mencari appa? Tumben-tumben kamu mencari appa biasanya enggak.” Kata omma kepada dara penasaraan. “aku mau ngomong sesuatu aja omma sama appa.” Jawab dara santai. “hal apa yang akan kamu omongin sama appa? Kayaknya ada hal penting yang mengganggumu?” Omma tambah penasaran. “nanti omma kalau appa sudah pulang aku akan memberitahu appa. Omma, dara mau istirahat dulu. Oiya omma kalau appa udah pulang nanti tolong bangunin dara ya?” Jawab dara seraya mencium ommanya.

Selama dara tidur appa dara sudah pulang dan omma memang sengaja tidak membangunkan dara karena kelihatan dara begitu capek. “aku pulang Yeobo. Dimana dara?” tanya appa dara kepada omma dara. “dia tidur sayang.” Jawab omma. Karena merasa khawatir dengan dara akhirnya omma berkata dengan appa dara. “Honey.” Tanya omma manja tapi masih khawatir. “ada apa yeobo? Kok kayaknya kamu kayak ketakutan gitu pas aku pulang?” tanya appa dara ke omma dara. “Ani. Aku bukannya takut tapi aku khawatir dengan dara?” jawab omma dara sambil membantu appa dara melepaskan dasinya. “dara, dara anak kita.” Kata omma dara yang membuat appa penasaran. “ada apa dengan dara? Bukankah dara sejak tadi tidur dikamarnya? Apa yang perlu dikhawatirkan?” tanya appa dara. “ada hal yang akan dara katakan padamu, honey.” Jawab omma dara. “apa?” tanya appa dara singkat. “molla.” Jawab omma dara singkat juga. “kenapa kamu khawatir, yeobo? Kamu saja tidak tahu apa yang akan dara katakan. Udah aku mau mandi. Mending kamu siapin makan malam sana.” Jawab appa.

Apa yang akan dikatakan Dara kepada Omma dan Appanya?

<<back next>>

Advertisements

11 thoughts on “SUDDENLY — Go Away From Me, Kiko — #7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s