RENT – EPILOGUE

Story by : huntress
Link : asianfanfics.com
Indo trans : JJ_arba_TOP

scalecopy2_zps37303d9f

 

SANDARA POV

 

That jerkkk!!!

Aku menarik nafas dalam dan menyilangkan tangan di dada sambil cemberut. Dia benar-benar tidak datang!

“Dude, kamu oke?”, Donghae menyenggolku pelan dan memberiku segelas sampanye, yang langsung dirampas Bom.

“No, dia tidak boleh meminumnya. Dara melarang Jiyong datang ke pesta karena gengsinya yang super besar itu,” katanya sambil menjaga jarak aman dariku.

Meski sudah bertahun-tahun kami bersahabat, aku masih tidak bisa memecahkan fisika kuantum yang terjadi dalam otak Bom.

“Jangan khawatir Dara, Aku yakin dia akan muncul”, Donghae tersenyum menenangkanku, betapa manisnya dia. Dia satu-satunya cowok yang kukenal yang kemungkinan terbuat dari permen kapas.

 

“Kalian bertengakar? Lagi?”, kudengar suara Krystal dari belakang. Aku tidak btuh menoleh ke belakang untuk memastikannya karena hanya ada satu suara setan di kantor, dan itu merupakan suaranya.

“Why hello there, Krystal. Tidak bisa mencari sesuatu yang menarik untuk dilakukanlagi?”, Bom menaikkan alisnya ke arah Krystal dan Krystal langsung beringsutt menjauh, mungkin takut rambutnya dijambak ke segala penjuru mata angin oleh Bom.

“Let’s go have some fun!”, sahabatku mengangkat tangannya ke udara dan meluncur ke lantai dansa.

 

 

“Come on, Dara”, Donghae menyenggolku dan aku menganggukkan kepala.

Aku membenarkan topengku dan mengikuti mereka. Ini adalah pesta Annual Company Acquaintance lagi dan konsep malam ini adalah pesta topeng. Waktu sungguh terbang sangat cepat. Banyak hal yang telah terjadi. Aku telah menghadiri banyak acara mobster dan telah dikenalkan pada petinggi organisasi-organisasi underground yang berbeda. Nana, Yakuza princess dan Kahi, Mafia heiress sering menghubungiku untuk ‘mengklaim’ kepemilikan simpanan di Triad sehingga kami bertiga bisa menjadi Black Flowers Triumvirate –para princesses dunia hitam. GILA, kan? Jiyong pasti akan mengamuk jika dia mengetahui apa yang mereka berdua sarankan.

 

 

daragonselcacopy_zps1fd2713c

Omong-omong tentang si jerk… Aku bertengkar dengan Jiyong pagi ini. Kau tahu, dia masih sangat setia dengan hobinya, yaitu membuatku jengkel setengan mati. Dia selalu mencari cara baru untuk menyiksaku. Pagi ini, aku memintanya pergi denganku ke toko roti dekat city plaza dan dia memaksa untuk naik mobil meski jaraknya hanya dekat. Senyum liciknya seharusnya sudah menjadi peringatan bagiku bahwa dia akan melakukan sesuatu tapi mengingat betapa mudah percaya dan bodohnya aku, aku duduk di kursi belakang.

Tiba-tiba, pintunya terkunci dan aku melihatnya menjauh, berakting seperti orang yang lewat. Alarm peringatan muncul di kepalaku saat aku melihatnya menekan tombol lain di kunci mobilnya.

Dan kemudian…DAN KEMUDIAN… alarm mobil sialannya bunyi dengan suara yang sangat keras! Ya, aku mendapat perhatian dari semua orang di sana, terima kasih banyak. GAHD! Betapa memalukannya! Aku mencoba keluar dari mobil tapi tentu saja, aku tidak bisa. Aku terkunci di dalam dan pintunya tidak terbuka. Satu-satunya cara untuk membuka pintu adalah meledakkan bom.

 

Selama tiga menit, aku duduk di dalam mobil seperti orang idiot mencoba segala cara untuk menghentikan alarm mobil yang terus berbunyi! Aku memukul jendela dan memanggil Jiyong dengan segala makian yang manusia ciptakan tapi dia hanya melihatku seakan tidak mengenalku.

 

Cinta? Makan itu cinta! I hate that evil ba$tard!

Hanya ada beberapa orang yang membuatku kesal di dunia ini dan Jiyong melompati ranking mereka. Aku sangat marah hingga aku bilang padanya untuk tidak hadir di pesta Annual CompanyAcquaintance denganku.

Jadi…dia tidak disini.

 

GAH! JERK!

Aku bersumpah, dia orang paling menyebalkan di dunia ini. Jika ada yang bisa mengalahkannya, aku akan memujanya.

Aku berdiri di atas tangga spiral dan melihat ke lantai bawah, diam sambil meminum minumanku, dan melihat hampir semua teman kantorku terrtawa sambil melihat ke arahku. Aku punya perasaan buruk tentang ini. Kurasa aku akan menemukan alasannya sesegera mungkin.

 

Aku mengenali Minzy dibalik topengnya dan langsung memojokkannya,”Apa ada yang terjadi? Mengapa orang sekantor memandangku?”

 

“Uhm…Unni, apa kau tidak melihat dinding tangga spiral ini?” tanya minzy sambil terkikik. Aku langsung turun ke bawah untuk melihat apa yang dikatakannya tadi dan saat mencapai bawah tangga, sebuah teriakan ketakutan meluncur dari bibirku..

GAAAAAAAAAAAAHHHHHHHH!!!

 

Mataku mungkin sebulat bola saat aku melihat banner raksasa terpampang di dinding tempat pesta ini dengan GAMBARKU tercetak di atasnya dan dengan tulisan: Apa kau masih marah padaku, Sandara Park?

 

Aku tercengang. Hanya satu orang yang bisa melakukan hal ini secara mendadak.

Aku menelan ludah dan mengepalkan tanganku. Nafasku memburu saat aku berlari keluar sambil menutupi wajahku dengan tanganku meski aku sudah memakai topeng.

 

ARGH! Aku akan menggoreng testismu Kwon Jiyong!! Dia bahkan memilih fotoku yang paling jelek dari akun facebookku!

Aku menghambur munuju pintu sambil berharap, tidak ada lagi kejutan dari si kupret yang menungguku karena aku bersumpah, aku akan meledak menjadi berkemping-keping.

Saat aku membuka pintu ruangan, aku hampir pingsan melihat dua teddy bear raksasa seukuran dinosaurus dengan GAMBARKU tercetak di perut mereka dan dengan caption Teddy Bears to guard you, Sandara Park.

OH MY GOD, aku benar-benar akan membunuhnya!

Ada apa dengan gambar dan caption Sandara Park itu?!! GaHH!! Cuacanya menjengkelkan dan hari ini menjengkelkan dan pacarku MENJENGKELKAN!!!!

Stupid boyfriend is STUPID!

Setiap tamu yang memasuki hotel dimana pesta Annual Company Acquaintance diadakan menatap ingin tahu ke arahku. Aku tahu si jerk itu ada di sini! Aku baru saja akan keluar mencarinya saat aku menabrak seseorang, membuat topengku jatuh ke lantai.

 

“Sorry”, gumamku saat laki-laki itu memungut topengku. Aku mengulurkan tangan untuk mengambilnya tapi secara mengejutkan, dia menahannya dan tersenyum licik padaku.

Eh?

“Senang akhirnya bertemu dengan anda, Nona Sandara Park”, katanya.

Eh???

Siapa laki-laki ini? Aku mengerutkan alisku dan mencoba mengingat-ingat siapa dia saat tiba-tiba sebuah ingatan muncul di kepalaku. Dia laki-laki yang seharusnya aku sewa dari Rent-A-Boyfriend Company! Laki-laki yang harusnya aku temui di restauran tahun lalu!

“Aku sekarang pemilik dari RAB Company dan aku mencari catatanmu. Aku sungguh penasaran mengapa kau meninggalkanku dan aku inngin menghubungimu  untuk menawarimu pelayanan kami lagi tapi aku rasa takdir ada di pihak kita. Aku tidak menyangka melihatmu di sini,” jelasnya.

Oke, ini sedikit menyeramkan. Beberapa skenario menakutkan berkeliaran di kepalaku saat mulutnya terbuka sampai sekarang saat dia memandangku seperti dia akan menelanku.

“Uh.. aku tidak butuh pelayanan RAB lagi. Tapi terima kasih tawarannya”, kataku sambil menyambar topengku dari tangannya. Aku baru akan berjalan menjauh saat dia menghalangi langkahku.

“Oh? Sayang sekali. Perusahaan kami menawarkan pelayanan lebih sekarang, Nona Park. Dan untukmu, aku dengan senang hati memberikannya secara gratis,” katanya dengan suara serak. Organ dalamku bergejolak dengan jijik saat aku menatapkan dengan terkejut. Aku mengambil langkah mundur saat dia mengangkat tangannya dan mendekatkannya ke wajahku.

“Kau sentuh gadisku, aku akan menghabisimu” suara amukan Jiyong mengagetkan kami berdua.

Jiyong, bersama dengan anak buahnya, berdiri di pintu masuk hotel terlihat saat mengintimidasi dan berbahaya. Satu lirikan dan kau akan tahu mereka bukan orang bisa kau cari masalah. Berpakaian dengan setelan hitam dengan tanda naga merah di lengan kanan mereka, mereka terlihat mematikan.

 

“Siapa kau? Aku bisa membuatmu dilempar keluar dari sini jika kau menyebabkan keributan,” kata laki-laki itu dengan bangga.

Uh-oh.

Jiyong menaikkan alisnya, “Aku justru senang jika kau mencobanya”. Dengan tenang Jiyong berjalan ke arah kami dan berdiri di depannya,memasukkan tangannya ke saku sambil menatap tajam ke arah laki-laki itu. UH-OH. Jika Jiyong mengamuk, laki-laki itu akan habis tak bersisa.

“Kau sebaiknya pergi dari hadapanku sebelum aku berubah pikiran. Aku bukan orang yang pemaaf jika menyangkut pacarku,” suaranya mengancam.

Laki-laki itu menelan ludah ketakutan, seakan Jiyong adalah monster yang bisa menelannya sekaligus.

Semua orang akan bereaksi sama saat menghadapi Jiyong yang mengamuk. Lagi pula, pacarku bukan Cuma gangster lokal. Dia SANG mobster. Dragon Head, pemimpin Triads.

someday_zps816c37b2

Dalam sekali kedipan mata, si laki-laki menjijikkan dari perusahaan RAB itu pergi. Jiyong menoleh ke anak buahnya dan mengangguk. Anak buahnya langsung menghilang hingga tersisa TOP, Youngbae, Daesung dan Seungri yang berdiri agak jauh dari kami.

Segera setelah hanya tinggal kami berdua, aku melotot pada Jiyong dan berkacak pinggang.

“Mencariku?” katanya sambil menahan senyum.

“Jerk”, gumamku, cemberut, dan melengos. Aku melirik ke arahnya dari sudut mataku dan berbalik memunggunginya. OMG! Mengapa dia harus terlihat sangat lezat menggoda saat memakai setelan jas?! Aku mendengarnya tertawa saat dia memelukku dari belakang meletakkan dagunya di pundakku.

“Apa aku harus menari lagi agar dimaafkan?” tanyanya sebelum memberiku kecupan cepat di pipi. Aku tidak bisa menyembunyikan cengiranku saat aku mengingat apa yang dia lakukan sebelumnya dengan kantong coklat di kepalanya. Ya, dia memang cowok paling menyebalkan yang aku tahu. Tapi pertahananku selalu menjadi butiran debu dengan hanya sedikit hal manis yang dia lakukan. Maksudku, ayolah! Apakah ada mahluk hidup yang dapat bertahan dari pesonanya?

Aku berbalik menghadapnya dan dengan pelan memukul tangannya. “Turunkan banner itu. Dan singkirkan dua monster ini dari sini,” kataku sambil menunjuk teddy bear.

“Arasso”, katanya sambil mengambil topeng dari tanganku dan dengan lembut memakaikannya ke wajahku. Dia kemudian mengambil sesuatu dari saku setelannya, mengeluarkan topengnya dan memakainya.

“Ready geek?”, dia memberiku senyuman cowoknya, matanya menyipit saat tersenyum sambil menggenggam jemariku.

Aku menatapnya terdiam.

“Apa?”, tanyanya.

“I love you”, godaku.

“Aku tahu”

“Conceited jerk”

“Cupumesum”

“Arrogant ba$tard”

“Miraculous non-virgin”

Kami berdua terkikik. Saat tawa kami mereda kami saling memandang.

breathremake_zpsc94fc0ab

 

“Hey Ji”

“Mmhhhmm?”

“Apa yang sesungguhnya kau harapkan dariku? Sebagai pacarmu…. sebagai wanita dari pemimpin Triad,” tanyaku.

 

“Aku punya beberapa permintaan egois,” mulainya.

Hening… suaranya seperti berbisik saat dia mengucapkan permintaan-permintaan nakalnya padaku.

 

“Aku mau kau selalu memakai cincin pasangan kita”, dia menggenggam tanganku dan dengan lembut mengusapnya dengan lembut.

“Aku ingin SMS lucumu dengan emoticon aneh itu”

“Aku ingin kau mencium bahuku saat aku lelah”

“Aku ingin selalu mendengar tiga kata bodoh itu dari bibirmu”

“Aku ingin kau selalu aman dan bahagia”

Ekspresinya melembut saat dia menatap mataku. “Jika nanti semua berubah menjadi buruk, aku ingin kau mengingat saat kita berdua tersenyum…dan aku ingin kau selalu ada di sampingku”

saem-elle_zps89a86306

Aku memeluknya dan tersenyum. Saat kedua anak buahnya membukakan pintu untuk kami, pikiranku melayang ke saat-saat yang kuhabiskan dengan Jiyong— kencan percobaan, pelatihan pacar, Kung Pao ayam peliharaan, perjalanan kami ke China, makan malam dan acara Triad, pengalaman hampir-matiku… Banyak yang telah terjadi, dan kami masih bersama. Aku menoleh ke kiri dan melihat Daesung dan Seungri ribut tentang sesuatu. Sebelah kanan, kulihat TOP dan Youngbae mengangguk penuh persetujuan ke arah kami.

 

 

“Lucu, bukan? Kita seperti berputar lagi ke waktu kita mulai,” kataku menatap pintu masuk ruangan.

“Yeah. Tapi petualangan itu sepadan dengan hasilnya”, balas jiyong.

Suara musik mengalun lembut saat kami berjalan masuk… mata kami berbinarr dengan cahaya hangat, senyum tersungging di bibir kami.

 

“Apa Tiffany diundang?”, tanyanya tiba-tiba.

“YAH!”, aku memukul tangannya sambil melotot.

“Jealous geek”

“yang kau cintai!”, kataku dengan bangga.

Dia terdiam saat kami berjalan ke kerumunan, matanya tertuju ke depan, tidak melihatku sama sekali.

“…yang aku cintai,” katanya dengan lembut.

 

 

 

Aku menggigit bibirku untuk menahan senyum lebar yang akan terbentuk di bibirku ini. Laki-laki ini bisa sangat manis kadang-kadang.

 

 

daragon6_zpsbba5b6ee

 

Aku ingin bilang kisah kami seperti dongeng.. tapi aku sudah lama menerima jika dongeng itu tidak ada. Jiyong bukan pangeran tampan, dan aku bukan putri yang butuh pertolongan.

Dia adalah rasa sakit sekaligus kebahagiaanku. Aku ingin bilang selama kami saling mencintai, kami akan hidup bahagia selama-lamanya.. tapi hanya anak kecil yang mempercayai hal itu.

 

 

Bersama dengannya adalah perpaduan dari berbagai penderitaan. Kami tidak selalu bahagia, tapi kami mampu melewatinya.

Orang-orang mungkin menertawakanku.. atau mengejekku karena keputusan yang kubuat ini. Aku bisa mendapatkan bintnag, tapi aku sengaja tidak melihat ke langit malam dan menjaga pandanganku dimana aku akan selalu melihatnya. Untuk beberapa orang ini adalah kegilaan. Dan aku setuju. Aku mungkin membuat kesalahan dengan bertahan dengannya. Yapi… mencintainya adalah kesalahan favoritku.

 

Dia mobster…dan aku memilih untuk bersamanya. Selamanya.

bfvmlgycaaab0s2_zpse890d06e

 

== THE END ==

 

 

halloo…

long (LOOOOONNNGGG) time no see

finally i can post this chapter setelah sekian lama file translate.nya terpendam jauh di lubuk laptop (tidak tersentuh sama sekali)…

translate cerita ini merupakan pengalaman yang seru apalagi ini ff dari salah satu best writer daragon a.k.a huntress. well, ff ini udah tamat, tapi kamu bisa baca ff huntress lainnya (yang nggak kalah bagus dari ini) di akun asianfanfics-nya. dijamin ceritanya seru-seru semua.

terima kasih juga buat @kei_is_crazy yang udah bolehin manip2nya saya comot buat ditaruh disini , follow akun twitter-nya ya , kekekek

last,

thanks buat readers DGI yang sudah setia, sabar, dan merana nunggu update translate ini ff yang postingnya ala2 kalender-nya YG (lamaaaa+g ketebak).

thanks all

 

 

 

Advertisements

32 thoughts on “RENT – EPILOGUE

  1. Ehh ff ini aku baru baca lagi dr awal. Ceritamya ga ngebosenin. Sangat sangat menarik dan keren. Ini ff paling fav buat aku. Hmmm kayanya ini jg baru aku baca deh. Apa udah ya haha lupaa.. saking nunggunya dulu sampe lupa xixixi
    Tapi ini bagi gue ff yg bener2 nginspirasi. Lebih suka alur cerita yg begini bikin kebawa suasana hahaha

    Gomawo min dan author.
    Fighting buat ff barunya yg lain ^^

  2. Ini kali ke 3 baca ff ini ,
    Dan tiap kali baca ff ini , aku selalu membaca 2kali untuk eps 34 sampai eps terakhir , itu bner2 part fav , dan ini ff daragon fav banget ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s