Behind The Scene #18

hhhh

Author : Oktyas

~~~

 

Jiyong dan Dara dalam perjalanan menuju apartemen mereka berdua. Kesunyian menyelimuti sepanjang perjalanan. Terlalu lelah untuk bicara, menikmati pemandangan dari jendela kanan kiri mobil, dan alunan lirih lagu yang disetel dari radio. Dan kesunyian itu pecah ketika ponsel Jiyong berdering. Dengan malas Jiyong mengeluarkan ponselnya, dan melihat nama Youngbae.

“Halo, ada apa?”

“Oh thanks man. Tolong katakan padaku kau sudah dalam perjalanan pulang?” Tanya Youngbae, kepanikan terdengar dari suaranya.

“Ya, kami sedang dalam perjalanan ke apartemen. Youngbae ada apa?”

“Semuanya kacau. Aku tidak tahu siapa yang melakukannya tapi kau ada di seluruh berita!” Kata Youngbae sekali hembusan nafas, “Kau dan Krystal akan bertunangan minggu depan.”

“W-what?! Aku dan Krystal apa?” Kini Jiyong merasakan kepalanya mulai pening. Mengabaikan tatapan penasaran Dara yang berada di sebelahnya.

“Kau dan Krystal masuk dalam berita, karena akan mengadakan pertunangan satu minggu lagi.” Youngbae mengatakan kata per kata dengan hati-hati.

“WHAT.THE.FUCK?! Siapa yang membuat berita itu?”

“I don’t know Jiyong, tapi berita ini keluar dari pihakmu. Your fucking family did this.”

Mendengarkan penjelasan dari Youngbae hanya menambah amarah Jiyong yang siap meledak. “Oke man, aku akan ke kantor sekarang. Tolong tunggu aku di ruanganku bersama Seungri.”

Jiyong memasukkan ponselnya kembali ke dalam saku. Dadanya naik turun, nafasnya tidak teratur. He is really pissed. Baru saja ia mendapat waktu luangnya bersama Dara, dan hal tidak berguna ini datang untuk menyambut kepulangannya?

“Jiyong-ah, apa kau baik-baik saja?” Dara mengusap-usap lengan kekasihnya itu, menenangkannya. Ingin sekali ia bertanya ada masalah apa, tapi Dara akan menunggu sampai Jiyong ingin menceritakan sendiri.

“Ya.” Jiyong menghembuskan nafas dengan kasar.

“Apa kau mau menceritakannya padaku?” Tanya Dara menatap langsung kedua manik cokelat Jiyong yang tiba-tiba terlihat lelah.

Jiyong merasa mulutnya terkatup rapat dan tidak ada kekuatan untuk mengeluarkan satu kata patah pun. Ia tidak ingin membuat gadisnya menderita lagi, tapi menyembunyikan ini dari Dara juga bukan pilihan bagus. Sandara-nya bukan wanita lemah, tapi sebagai laki-laki ia ingin menanggung semuanya sendiri, menyelesaikan semuanya sendiri. Dan Jiyong tahu, jika ia melakukan ini, Dara tidak akan suka.

“Aku belum tahu siapa di balik ini, media memberitakan aku dan Krystal akan bertunangan minggu depan, dan Youngbae mengatakan padaku sumbernya ada pada keluargaku.”

“Ya Tuhan,” Bisik Dara.

“Dara, tolong tenanglah.” Jiyong merengkuh pundah Dara, dan menatap wanita itu dengan tatapan takut.

“Aku baik-baik saja Jiyong, aku khawatir padamu. Kau, apa yang akan kau lakukan?”

“Aku tidak yakin, tapi aku pasti akan menyelesaikan ini.” Gumam Jiyong. “Aku akan mengantarmu ke apartemen, dan aku akan pergi ke kantor.”

“Akan banyak wartawan di sana.”

“Tidak masalah. Youngbae akan mengurusnya.”

***

[Allkpop : Aktris Krystal Jung dan CEO Kwon Jiyong Dikabarkan Bertunangan Minggu Depan.]

[Hot News : Setelah 2 Tahun Pasangan Krystal Jung dan Kwon Jiyong akan Bertunangan.]

[Soompi : Pertunangan Krystal Jung dan Kwon Jiyong dikabarkan Habiskan Dana Jutaan Dollar.]

Reaction :

[+00 348 199] Wah akhirnya mereka bertunangan juga. Aku kira mereka sudah putus, karena akhir-akhir ini Krystal tidak pernah membawa Jiyong bersama.

[+18 557 102] Congrats Krystal Eonni! Aku bahagia untukmu. Yah, meskipun aku lebih suka kau dengan Minhyuk hehe. Tapi tidak masalah Kwon Ahjussi cukup tampan.

[+99 344 651] WOW! Selamat Krystal! Semoga bahagia! Kwon Jiyong tolong jaga ratuku!

[+54 008 227] Jadi mereka bertunangan? Sejujurnya aku punya firasat jika mereka hanya settingan? Lihatlah, Kwon Jiyong bahkan tidak pernah tersenyum saat bersama Krystal. Kita tunggu saja apa yang akan terjadi selanjutnya.

“Youngbae, apa kau sudah berhasil menghapus semua artikel omong kosong itu?” Jiyong memerintahkan pada Youngbae untuk menghapus artikel tentang dia dan Krystal sebelum datang ke kantor.

“Belum semua. Tapi kami sedang berusaha.”

“Apa pihak dari Krystal menghubungi kemari? Atau membuat pernyataan kepada media?”

“Tidak. Tapi kurasa tanpa pernyataan dari mereka berita itu sudah cukup menjelaskan jika kau dan bocah itu akan bertunangan minggu depan.”

“Shit! Kenapa saat dibutuhkan nomernya tidak aktif.” Jiyong menggerutu mendengar nada sambungan tidak aktif dari nomor Krystal.

“Mungkin banyak wartawan yang menghubunginya.” Sahut Youngbae yang duduk di sofa.

“Hyung!” Seungri masuk ke dalam ruangan dengan nafas terengah-engah. “Damn! Banyak sekali wartawan di depan. Kau yakin akan pergi sekarang?”

“Ya. Aku harus berbicara dengan ayah atau nenekku. Mereka pasti tahu, tidak, mereka yang melakukan ini, aku yakin.” Jiyong merapikan kemejanya yang terlihat kusut. “Kau sudah menyiapkan mobilnya?”

“Neh hyung. Semuanya sudah siap, meskipun ada bodyguard di sana, tapi sepertinya agak sulit untuk keluar dengan cepat.”

“Tidak masalah Seungri, gomawo.”

“Jiyong-ah, semoga berhasil.” Youngbae menepuk pundak Jiyong.

“Terima kasih. Bae-ah, tolong kau urus perusahaan sehari ini. Ah, jadi banyak merepotkanmu.” Jiyong merasa tidak enak, memberikan beban yang seharusnya menjadi tanggungannya kepada Youngbae.

“Haha noprob Ji. Beri aku satu minggu liburan ke Dubai setelah ini, dengan paket, mobil sport, hotel, tiket pesawat, oh dan beri aku kenalan teman wanitamu.”

“YAH! Baru saja aku merasa bersalah padamu, cih!” Youngbae tertawa melihat reaksi temannya itu. Bernafas lega karena Jiyong terlihat tidak setegang tadi.

“Jiyong Hyung! Kajja!” Seungri mengingatkan Jiyong. Laki-laki itu mengangguk, memukul dada Youngbae sebelum keluar dengan Seungri mengikuti di belakangnya. Dari luar, Jiyong bisa mendengar Youngbae menyebut namanya dengan berbagai umpatan. Laki-laki itu terkekeh pelan.

“Kita lewat pintu belakang Hyung. Mobilnya di sana.” Ujar Seungri memimpin jalan.

Sampai di sana, beberapa bodyguard dan sebuah mobil SUV sudah menunggu, dengan seorang pengemudi di dalamnya. Bodyguard juga sudah dikerahkan untuk mengamankan wartawan agar tidak masuk ke dalam gedung dan beberapa di pintu belakang, yang melewati jalan sempit di belakang gedung untuk berjaga-jaga apabila ada wartawan yang di sana.

“Good luck Hyung.” Seungri memeluk laki-laki yang sudah ia anggap sebagai seorang kakak.

“Terima kasih Ri. Aku ingin ketika kembali perusahaanku masih utuh berdiri di sini. Kau mengerti?”

“SIAP BOSS!” Seungri melakukan gerakan hormat seperti yang dilakukan para tentara.

“Oke, oke, jangan lakukan hal bodoh, Youngbae sudah cukup pusing kau tahu. Aku pergi dulu.”

Mobil yang ditumpangi Jiyong melaju dengan lancar melalui jalan-jalan sempit belakang gedung. Pikirannya tidak bisa tenang. Siapa yang melakukan ini? Apa rencana sebenarnya? Apakah Krystal terlibat? Kenapa Dami Noona tidak mengabariku? Kepalanya terasa berat. Ia tidak mengira hal seperti ini akan terjadi. Jika memang terbukti yang melakukan ini adalah dari keluarganya sendiri, ia benar-benar merasa kecewa, merasa dikhianati. Mereka sudah melakukan hal di luar batas, semaunya tanpa memikirkan perasaan dirinya. Dan ia berjanji akan menyelesaikan ini dengan caranya sendiri, tidak peduli mereka suka atau tidak.

Dan setelah perjalanan selama 30 menit yang terasa lebih lama dari biasanya, mobil yang ditumpanginya memasuki halaman rumah mewah yang sangat ia kenali. Kediaman keluarga Kwon.

“Siapakah di antara kalian yang bertanggung jawab dengan berita omong kosong tentang aku dan Krystal?” Tanya Jiyong seketika ia menemukan ayah, nenek, dan kakaknya di ruang keluarga.

“Jiyong!” Dami langsung berdiri dan berjalan ke arah adik laki-lakinya itu. “Aku bersumpah aku akan memberitahumu jika aku tahu tentang rencana mereka.” Suaranya dipenuhi penyesalan.

“Jadi kemana kau selama seminggu ini?” Tanya neneknya.

“Itu masalah pribadiku, Halmeoni.”

“Kau tidak bisa pergi begitu saja dan meninggalkan perusahaan!” Suara Halmeoni Kwon meninggi.

“Aku bisa melakukan apa saja yang kumau! Tidak usah kau libatkan masalah perusahaan di sini, karena kau tahu aku menanganinya dengan baik.” Geram Jiyong. “Sekarang tidak usah mengalihkan pembicaraan, Halmeoni, apakah Halmeoni yang membuat berita itu?”

“Itu tidak penting siapa yang melakukan itu Jiyong. Karena kau dan Krystal akan bertunangan minggu depan, Mr. Jung juga sudah menandatangani kontrak kerja sama dengan perusahaanmu untuk satu tahun ke depan. Semuanya sudah diatur Jiyong. Bukankah kau pernah bilang bahwa kau bersedia bertunangan saat kontrak kerja sama habis? Kontrak kerja sama pertama sudah habis 3 bulan yang lalu Jiyong. Dan sekarang mereka ingin memperpanjang kontrak lagi.”

WHAT.THE.HELL! Bagaimana ia lupa tentang rencana awalnya untuk memutuskan Krystal saat kontrak kerja sama pertama selesai, dan sekarang mereka akan memperpanjang kontrak lagi. Dammit!

(*Part 12 : Jadi, ia sudah punya rencana. Dua tahun yang lalu, perusahaannya dengan SM Entertainment agensi tempat Krystal bernaung, yang dimiliki oleh ayah Krystal membuat kesepakatan kerja sama. SBC TV stasiun televisi milik Kwon Coorporation akan menanyangkan program acara yang diproduksi SM. Dan perjanjian itu akan berakhir bulan depan. Dengan berakhirnya perjanjian itu mereka tidak akan punya hubungan apapun lagi, dan pada saat itu dia akan memutuskan hubungannya dengan Krystal.)

“Halmeoni! Ini hidupku, kau tidak berhak untuk mengaturnya. Kau tahu aku tidak akan pernah bertunangan dengan bocah itu. Kau hanya memberinya harapan palsu. Dan perjanjian itu belum berlaku! Aku belum menyetujuinya!” Jiyong menarik nafas dalam-dalam. “Aku memberimu kesempatan untuk mengklarifikasi jika kabar itu tidak benar.”

Halmeoni Kwon menggelengkan kepalanya. “Jiyong, darling, dengarkan aku.” Ia meraih lengan Jiyong mencoba untuk menenangkannya.

“Kau tidak akan melakukannya, benarkan Halmeoni?” Jiyong menatap Halmeoni Kwon dengan tatapan kecewa. “Jadi jangan salahkan aku jika aku menyelesaikan ini dengan caraku sendiri Halmeoni.” Jiyong melepaskan genggaman neneknya.

“Aku sangat kecewa padamu Halmeoni. Aku mencintaimu, tapi aku rasa aku tidak bisa menatapmu dengan perasaan yang sama lagi.”

Sebelum Jiyong sempat keluar dari ruangan, suara ayahnya menghentikan langkahnya. “Im sorry Son. Go on, lakukan apa yang kau pikir itu yang terbaik.”

Jiyong berbalik dan menatap ayahnya dengan pandangan terkejut. Ia tidak menyangka ayahnya akan mendukungnya. “Appa..”

“Aku tidak pernah melakukan sesuatu untukmu selama ini Jiyong. Dan aku menyesalinya.” Kwon Sang Woo memberikan senyuman hangatnya sebagai seorang ayah kepada Jiyong.

“Gomawa Appa.” Jiyong memeluk ayahnya, mau tak mau Jiyong mengakui, mendapat dukungan dari seorang ayah adalah hal yang ia butuhkan sekarang.

“Kembalilah ke sini saat kau sudah berhasil. Dan bawalah Sandara, aku ingin berterima kasih padanya, sudah menyanyangimu, saat aku bahkan ayahnya sendiri tidak peduli.” Air mata sudah menggenangi sudut mata Sang Woo.

“Sekali lagi, gomawo Appa.” Jiyong tersenyum kemudian melihat ke arah Dami dan melambaikan tangannya, yang dibalas dengan anggukan kepala.

“Youngbae, tolong keluarkan pernyataan jika berita pertunangan itu tidak benar.” Ujar Jiyong sambil berjalan ke arah mobilnya yang masih menunggu di halaman.

“Apa yang harus aku tulis?”

“Ya terserah apa yang ingin kau tulis. Aku akan menemui Krystal terlebih dahulu.” Setelah sambungan telepon dengan Youngbae terputus, Jiyong segera menghubungi Mr. Jung karena nomor Krystal tidak aktif.

Yoboseoyo.

Syukurlah ia mengangkatnya.

“Yoboseoyo. Mr. Jung, aku ingin bertemu dengan anda dan Krystal sekarang.” Kata Jiyong dengan suara tegas.

“Jiyong-ah, apa yang ingin kau bicarakan? Sebenarnya aku sedang sibuk sekarang.”

“Banyak. Soal kontrak, soal pertunangan. Apakah anda berpikir hanya anda yang sibuk? Aku juga sibuk. Aku akan berada di rumah anda sekitar lima belas menit lagi. Sampai bertemu di sana.” Jiyong menutup panggilannya tidak memberi kesempatan Mr. Jung untuk menjawab. Meskipun begitu ia yakin, mereka berdua akan datang. Jika tidak, yeah, Jiyong akan melakukan sesuatu untuk membuat mereka datang.

Dan seperti yang Jiyong rencanakan, Mr. Jung sudah berada di ruang tamu rumahnya saat ia datang. Tapi tidak ada tanda-tanda Krystal di sini.

“Silahkan duduk Jiyong.” Jiyong lalu duduk berhadapan dengan Mr. Jung.

“Di mana Krystal?”

“Sebentar lagi ia akan turun. Akhir-akhir ini ia sangat sibuk.”

“Oke. Kita menunggu Krystal sebelum membicarakan ini.”

Tidak lama kemudian, Krystal memasuki ruang tamu dengan celana jeans, dan kaus oblong hijau. Tampilannya kasual, tapi tetap terlihat fashionable. Ia duduk di sebelah ayahnya, tanpa menyapa Jiyong seperti biasanya. Wajahnya terlihat murung, hal ini membuat kedua pria itu menatap Krystal dengan bingung. Ayahnya terlihat khawatir melihat putri semata wayangnya itu. Di sisi lain Jiyong merasa penasaran. Bukan berarti dia ingin Krystal bermanja-manja dengan dia, hanya saja perubahan sikap Krystal sangat aneh. Apalagi, setelah berita mereka bertunangan, bukankah seharusnya gadis itu sedang melakukan perayaan?

“Jadi apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Mr. Jung memaksa Jiyong berhenti memikirkan sikap gadis itu.

“Masalah kontrak, anda memutuskan untuk memperpanjang kontrak dengan perusahaanku tanpa persetujuan dari pihak kami, kontrak itu belum resmi Mr. Jung. Bahkan jika anda sudah mendapatkan persetujuan dari ayah atau nenekku. Karena aku adalah CEO-nya, aku yang memutuskan di sini.”

“Jadi kau ingin mengatakan kau keberatan dengan perpanjangan kontrak?”

“Sebenarnya tidak. Tapi perpanjangan kontrak ini tidak melibatkan hal lain, seperti pertunangan. Aku tidak menyetujui pertunangannya Mr. Jung, aku sudah meminta Dong Youngbae-ssi untuk menyampaikan kepada media bahwa pertunangan itu tidak benar.”

“Apa?! Bagaimana bisa Jiyong-ssi?” Mr. Jung terkejut. Wajahnya terlihat geram. Di sampingnya, Krystal hanya menatap Jiyong dalam diam. Matanya berkaca-kaca, tapi gadis itu tidak merengek atau pun memrotes seperti yang biasa ia lakukan.

“Aku tidak bisa bertunangan dengan putri anda. Apakah anda masih bersedia memperbarui kontrak dengan perusahaan kami?”

“Jiyong sebenarnya ada apa?”

“Berita pertunangan itu dibuat oleh nenekku tanpa berbicara padaku atau pun Krystal terlebih dahulu. Maafkan aku Mr. Jung jika aku mengecewakan anda. Dan sepertinya, anda tidak tertarik lagi untuk memperbarui kontrak dengan perusahaan kami benarkan? Karena sebenarnya anda ingin menguasai Kwon Coorporation melalui pertunangan.” Jiyong mengatakan sambil menatap Mr. Jung, dan memberikan senyum cibiran pada lelaki paruh baya itu.

Mr. Jung membuka mulutnya untuk mengatakan sesuatu, tetapi menutupnya kembali. Karena yang dikatakan Jiyong benar. Ia tidak memiliki alasan untuk menyanggahnya.

“Dan, Mr. Jung jika anda tidak keberatan, saya ingin berbicara dengan putri anda, empat mata.” Pinta Jiyong, yang disetujui Mr. Jung. Ia beranjak dari sofa, mencium puncak kepala putrinya, dan meninggalkan ruang tersebut.

“So, yeah kamu sudah mendengarnya. Aku tidak bisa bertunangan denganmu, atau pun melanjutkan hubungan denganmu Krys.” Jiyong berhati-hati menata kata per kata agar tidak menyakiti hati gadis itu. Melihat kondisinya yang seperti ini, membuat Jiyong bingung mengatasi Krystal. Jika ia manja, cerewet seperti biasa, mungkin akan lebih mudah.

Karena Krystal belum mengeluar sepatah kata pun, Jiyong melanjutkan bicara. “Jika aku hanya menolak rencana pertunangan kali ini, pasti akan datang rencana pertunangan lainnya. Dan jawabanku akan selalu sama, aku tidak bisa. Jadi sekarang, aku ingin mengakhiri hubungan ini dengan baik-baik. Karena aku rasa tidak ada yang diuntungkan. Tidakkah kau merasa lelah aku selalu mengabaikanmu, berkata kasar denganmu, dan aku yakin selama dua tahun ini, kau tidak pernah merasa dicintai, karena aku tidak mencintaimu Krys.”

“Kau benar Oppa, aku selalu merasa terabaikan, sakit, tapi aku bahagia. Tidak bisakah kau tetap di sampingku dan berpura-pura mencintaiku? Apakah itu terlalu sulit?” Pipinya sudah basah karena air mata yang pelan-pelan merembes keluar.

“Tidak Krys. Aku tidak ingin kita menjadi pengecut. Aku ingin kau bisa melihat kenyataan bahwa sebesar apa pun pengorbananmu aku tidak akan pernah mencintaimu, bahkan dalam kepura-puraan, dan kau berhak mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dariku. Dan aku tidak ingin menjadi pengecut karena tidak bisa memperjuangkan kebahagiaanku sendiri.” Kata Jiyong final. Gadis itu perlu sadar, jika hubungan yang mereka miliki adalah penjara. “Krys, jika kau terus bersamaku, kau tidak akan pernah tahu laki-laki yang diam-diam mencintaimu dengan tulus dan akan membahagiakanmu.”

“Tapi aku tidak akan bisa bahagia jika bersamamu Oppa.” Krystal menekankan kata ‘tidak akan’. “Karena aku hanya mencintaimu. Aku tidak akan bisa bersama dengan orang yang tidak aku cintai.” Sambungnya lirih.

“Begitu juga dengan aku. Aku tidak bisa bersama dengan orang yang tidak aku cintai.” Jiyong bangkit dari kursinya. “Aku memberi waktu dua hari untuk mengumumkan pada media, fans-fansmu jika hubungan kita berakhir. Lakukan dengan caramu, tidak masalah jika kau mengarang cerita dan menjelekkan namaku. Buat aku sebagai si brengsek di ceritamu.” Dan tanpa berbalik Jiyong pergi meninggalkan Krystal yang menangis sesenggukan di ruang tamu besar itu.

Kau memang brengsek! Teriak Krystal di hatinya.

Seberapa keras dirinya mencoba, dia tidak bisa melihat masa depan tanpa Jiyong. Jika saja Sandara tidak datang dalam kehidupan Jiyong, Jiyong pasti masih menjadi miliknya meski dalam kepura-puraan.

“Dasar wanita jalang.” Desis Krystal.

***

“Dara tolong ambilkan bir untukku.” Bom berteriak dari ruang ruang televisi.

“Neh.” Dara mengambil beberapa kaleng bir dari lemari es, dan membawa beberapa camilan. “Apa yang sedang kau tonton?” Dara duduk di sebelah Bom dan membuka kaleng bir kemudian memberikannya pada Bom.

“Drama.”

“Drama apa? Kau kan sedang melihat acara gosip?”

“Drama bocah barbie sialan itu dengan Kwon Jiyong. Semakin ke sini, dramanya semakin menarik saja.”

“Kenapa kau mengingatkan itu pada masalah itu?” Dara merengek. “Aku datang ke apartemenmu untuk melupakannya.”

“Minumlah bir Dara, kau akan merasa baikan.” Bom menyodorkan kaleng bir pada Dara.

“Tidak. Aku sedang tidak mood untuk minum.” Tolak Dara. “Kau tahu Bom kepalaku rasanya hampir pecah. Saham perusahaan Jiyong turun, skandalnya dengan Krystal tidak berhenti meskipun Krystal sudah mengkonfirmasi pada media jika hubungan mereka sudah berakhir. Auw, Jiyongku pasti kelelahan.”

“Dara, aku rasa ada yang aneh dengan Krystal.” Ujar Bom tiba-tiba. “Bocah itu bukan tipe orang yang mengalah begitu saja tanpa perlawanan. Tapi satu minggu yang lalu dia tiba-tiba muncul dan mengatakan bahwa ia dan Jiyong sudah putus.”

“Dia memang sudah putus dengan Jiyong. Mau diapakan lagi Bom-ah?”

“Kenapa kau sepolos itu sih? Krystal, dia mana mungkin mau mengakui jika sudah putus dengan Jiyong? Bahkan Jiyong sudah meminta Krystal untuk mengakhiri hubungan mereka berkali-kali dan gadis itu tidak pernah menurutinya, ia malah berakting sebagai kekasih yang terus menempel pada Jiyong. tapi ini, dang! Dia menurut, bocah itu pasti memiliki rencana Dara!” Jelas Bom panjang lebar dengan wajah seriusnya.

“Aigoo, kau terlalu banyak menonton drama. Sebaiknya kita keluar segarkan otakmu itu.”

Flashback

One Week Ago

“Krys, apa kau baik-baik saja?” Tanya Victoria melihat aktrisnya melamun. Mereka sedang dalam perjalanan untuk menghadiri acara Premiere Movie Me Before You.

“Neh, aku baik-baik saja.” Jawab Krystal sambil memandang ke arah jendela.

“Baiklah kalau begitu.” Sejak berita tentang pertunangan Jiyong dan Krystal keluar, gadis itu selalu terlihat murung. Beberapa jadwalnya pun terpaksa dibatalkan karena banyaknya wartawan yang mengincar penjelasan dari pihak Krystal. Namun malam ini, Krystal memilih untuk datang, meskipun pihak manajemennya menyarankan untuk membatalkannya dikarenakan banyaknya wartawan yang nanti pasti akan membombardir gadis itu dengan pertanyaan tentang hubungannya dengan Jiyong.

Setelah mobilnya berhenti, Krystal tiba-tiba melepas cincin pasangannya dengan Jiyong dan memberikan pada Victoria.

“Simpankan ini untukku.” Kata Krystal sebelum turun dari mobil dan berjalan di karpet merah. Sesuai dugaan para wartawan tidak membuang waktu dan langsung bertanya padanya.

“Krystal-ssi, bagaimana hubungan anda dengan Kwon Jiyong?”

“Apa kau dengan Kwon Jiyong sudah putus?”

“Apakah benar hubunganmu dengan Kwon Jiyong adalah media play?”

“Apa penyebab batalnya pertunangan kalian berdua?”

“Kemarin saat acara perilisan brand parfum baru, kenapa Kwon Jiyong tidak mendampingi anda seperti peluncuran-peluncuran sebelumnya?”

Dan masih banyak lagi yang ditangkap oleh telinga Krystal. Dengan senyum lemah di bibirnya, Krystal berhenti di atas panggung, dan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

“Senang sekali bisa diundang pada movie premiere Me Before You.” Ujar gadis itu. “Euh, aku dan Kwon Jiyong memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami karena masalah pribadi. Banyak tekanan dan kejadian yang tidak diinginkan terjadi akhir-akhir ini pada hubungan kami, jadi kami mengambil jalan tengahnya.” Krystal menyunggingkan senyum lemahnya yang tidak terlewat tertangkap kamera.

“Apa ada orang ketiga di hubungan kalian?”

Satu dari beribu pertanyaan yang membuat Krystal tersentak. Hatinya berguncang karena rasa sakit yang kembali muncul.

“Terima kasih, aku harus masuk ke dalam.” Krystal memilih mengabaikan pertanyaan tersebut sebelum terdiam beberapa saat menciptakan moment hening di mana para wartawan menanti-nanti jawaban dari mulutnya.

Tidak perlu menunggu lama, berita tentang berakhirnya hubungan Krystal dan Jiyong pun beredar.

[HOT NEWS]

KRYSTAL JUNG DAN KWON JIYONG PUTUS KARENA ORANG KETIGA!

Pasangan aktris-pengusaha paling populer Krystal Jung dan Kwon Jiyong telah berakhir. Hal ini diutarakan sendiri oleh aktris cantik berusia 22 tahun itu saat menghadiri movie premiere Me Before You malam ini. Dengan balutan dress berwarna hijau tosca , ia menjawab pertanyaan tentang hubungannya yang diajukan oleh wartawan. “Euh, aku dan Kwon Jiyong memutuskan untuk mengakhiri hubungan kami karena masalah pribadi. Banyak tekanan dan kejadian yang tidak diinginkan terjadi akhir-akhir ini pada hubungan kami, jadi kami mengambil jalan tengahnya.” Ujar Krystal dengan memamerkan senyumnya yang terlihat letih.

Dalam penampilannya pun, aktris muda ini tidak mengenakan cincin pasangannya dengan Kwon Jiyong yang selalu tersemat di jari manisnya. Sebelum mengakui putus, netizen dan media sudah curiga akan berakhirnya hubungan mereka berdua, karena Krystal Jung tidak membawa serta Kwon Jiyong ke acara perilisan parfum barunya. Dan postingan-postingan aneh Krystal di instagram dan twitternya membuat fans khawatir karena Krystal terlihat depresi.

‘Jika ini film aku yakin pasti semua penonton ingin membunuhmu dan dia.’

‘Berapa banyak topeng yang kau punya?’

‘Ah memang benar kata ibu guru. Merebut itu mudah, tapi bertahan itulah yang sulit. Dan sepertinya aku gagal bertahan. Karena kau sudah merebut dia yang aku pertahankan.’

Beberapa fans bahkan menduga jika ada orang ketiga pada hubungan mereka. “Jiyong pasti menyelingkuhinya! Lihat semua status yang ditulis Krystal, dia seperti orang yang tidak berdaya.”

“Krystal stay strong! Jiyong tidak pantas mendapatkanmu!” “Siapa pun perempuan yang merebut Krystal dari Jiyong dia adalah perempuan murahan tidak tahu diri!”

Tapi sayangnya, saat ditanyakan apakah ada orang ketiga dalam hubungannya, Krystal Jung memilih mengabaikan pertanyaan itu. “Terima kasih, aku harus masuk ke dalam.”

Jadi, bagaimana pendapat kalian? Semoga Krystal menemukan pengganti yang lebih baik!

 

 

 

 

TBC

***

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN YAH…. MOHON MAAF TELAH HEHE
*UDAH MASUK KONFLIK, TOLONG PASANG SABUK PENGAMAN*

 

Advertisements

56 thoughts on “Behind The Scene #18

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s